Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Pita Hitam di Lengan Kanan, Bentuk Penghormatan dan Aksi Keprihatinan

Pita Hitam di Lengan Kanan, Bentuk Penghormatan dan Aksi Keprihatinan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
  • visibility 881
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Narasumber : Ns. Taharuddin, M. Kep., CWCS (Ketua DPK PPNI Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)

Dok : MCCC Kaltim (Pos Koordinasi, Jl. Siradj Salman Samarinda). dari kanan; Ns. Taharuddin, Ns. Maridi dan Ust. Kusyanto.

Aksi penolakan pemakaman jenazah perawat oleh sekelompok oknum masyarakat di Jawa Tengah yang telah gugur dalam mengemban tugas mulianya untuk menangani pasien Covid-19 di RS Karyadi, Jawa Tengah menimbulkan keprihatinan yang mendalam. Hal ini ditunjukkan para tenaga kesehatan, khususnya yang tergabung dalam PPNI Samarinda dengan mengenakan pita hitam di lengan sebelah kanan.   Hal ini sebagai bentuk solidaritas dan rasa duka yang mendalam kepada rekan rekan-rekan sejawat perawat yang telah gugur dan sebagai bentuk simpati dan empati serta satu semangat perjuangan perawat-perawat yang tergabung dalam PPNI. Seluruh perawat se-Samarinda mengenakan pita hitam mulai tanggal 12 – 15 April 2020 sebagai bentuk penghormatan.

Selain itu, PPNI Samarinda mengecam keras tindakan tidak terpuji tersebut. PPNI Samarinda akan memberikan dukungan terhadap proses hukum yang dilakukan oleh rekan rekan sejawat di daerah Jawa Tengah. Diharapkan dengan adanya payung hukum yang jelas, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat sehingga tidak terulang lagi.

Selain dengan kejelasan payung hukum, masyarakat perlu disadarkan tentang penanganan jenazah pasien Covid-19. Penanganan jenazah pasien Covid-19 sudah melewati SOP sesuai standar WHO (Badan Kesehatan Dunia) sehingga sudah aman dimakamkan. Prosedur perawatan jenazah pasien Covid-19 dimandikan lebih dahulu dengan penyemprotan cairan desinfektan, dibungkus dengan plastik yg kedap air sehingga cairan tubuh pasien tidak bisa keluar, kemudian baru dikafani. Setelah itu, jenazah kembali dibungkus plastik, dimasukkan dalam kantung mayat standar medis, kemudian dimasukkan ke dalam peti mayat. Dengan penanganan sedemikian ketat, jenazah CoviD-19 dapat dimakamkan di manapun dengan aman tanpa khawatir dapat menyebarkan virus kepada masyarakat di sekitar area pemakaman.

PPNI Samarinda  sangat menyayangkan tindakan penolakan sebagian oknum masyarakat tersebut karena tim kesehatan, khususnya perawat, telah mengorbankan segalanya, bahkan membahayakan nyawanya karena perawatlah harus bersentuhan langsung dengan pasien. Perawat harus melakukan tindakan medis dan tindakan perawatan langsung ke pasien, seperti memasang infus, injeksi/ penyuntikan obat, memasang selang makan dan selang kecing, membantu pasien makan dan minum, memandikan pasien yang tidak bisa mandiri. Tindakan ini membuat mereka kontak langsung dengan cairan tubuh pasien Covid-19 sehingga rentan terpapar virus yang membahayakan nyawanya.

Sebagai antisipasi dari tindakan tersebut, perawat diwajibkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) setiap masuk ke ruang isolasi pasien. APD yang gunakan untuk pasien infeksi bakteri dan virus yang menular hanya boleh digunakan sekali pakai. Karena keterbatasan APD, perawat menggunakannya sejak awal masuk kerja hingga selesai, sekitar 8 jam bahkan ada yang sampai 12 jam. Selama penggunaan APD tersebut, perawat harus merasakan panas yang luar biasa.  Gerah, gatal, dan sakit di kulit, bahkan sampai luka merupakan hal sering mereka dapat. Selain itu, para perawat pun sering menahan lapar, haus, BAK, BAB bahkan ada yang terpaksa menggunakan diaper.

Di samping ketidaknyamanan fisik yang mereka tanggung, perawat juga harus rela mengisolasi diri untuk tidak berinteraksi dengan orang termasuk keluarganya selama menangani kasus Covid-19. Mereka mengetahui bahwa sangat besar risikonya untuk tertular.

Tenaga kesehatan telah mempertaruhkan nyawa dengan segala risiko bukan hanya karena tugas, melainkan juga rasa kemanusiaan yang tertanam dalam diri seorang perawat.  Sangat menyedihkan jika pengorbanan yang diberikan para perawat harus dibalas dengan penolakan jenazah mereka. Sehingga bentuk penolakan ini tidak beralasan karena perawatan jenazah sesuai dengan prosedur yang ditentukan. Sudah selayaknya, para tenaga medis mendapat dukungan penuh oleh masyarakat, bukan penolakan.

Sekali lagi, jauhi virusnya bukan orangnya, dengan menjaga jarak.

| Editor : FMR |

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Wasathiyah Dalam Muhammadiyah: Menjaga Keseimbangan Puritanisme dan Kemajuan

    Islam Wasathiyah Dalam Muhammadiyah: Menjaga Keseimbangan Puritanisme dan Kemajuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Awaluddin Rahmat (Kader IMM FAI UMY) Islam hadir sebagai ajaran yang memberikan pedoman hidup bagi umat manusia dengan menekankan keseimbangan antara nilai-nilai spiritual dan realitas kehidupan. Dalam sejarah perkembangannya, Islam sering dihadapkan pada tantangan bagaimana mempertahankan kemurnian ajarannya di tengah dinamika sosial dan kemajuan zaman. Di Indonesia, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam […]

  • Muhammadiyah Lebong Umumkan Daftar Khatib dan Imam Salat Idulfitri 1447 H

    Muhammadiyah Lebong Umumkan Daftar Khatib dan Imam Salat Idulfitri 1447 H

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong resmi mengumumkan daftar khatib dan imam yang akan memimpin pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Lebong. Penetapan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut hari kemenangan sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan khidmat. Salat Idulfitri yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah di […]

  • Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Penulis: M. Nur Isholattudin Pernahkah anda ketika sesorang meminta bantuan kepada kita, kita menghambat tidak bisa menolaknya padahal ingin menolak? Ya, itu perasaan sungkan atau sering kita sebut tidak enakan (orang pleser) yang mungkin tanpa sadar kita sudah termasuk golongan orang senang. Sering terjadi dalam kehidupan kita, mungkin sesorang akan menganggap kita orang yang jahat […]

  • Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Masyarakat di kawasan transmigrasi daerah 3T, tepatnya di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terus menunjukkan semangat keagamaan dengan menggelar pengajian rutin setiap Senin. Sejak sore, warga dari berbagai usia sudah memenuhi mushala desa sambil membawa Al-Qur’an dan kitab pegangan. Pengajian kembali digelar dengan fokus kajian pada […]

  • Kopdargab ke-1 Bikersmu Korwil Jawa Barat sekaligus Memperingati Milad Muhamnadiyah ke 113

    Kopdargab ke-1 Bikersmu Korwil Jawa Barat sekaligus Memperingati Milad Muhamnadiyah ke 113

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. JAWA BARAT – Hari senin,17/11/2025 seluruh member Bikersmu se-jawa barat bertolak ke ciwidey, tepatnya di Emte Highland Resort untuk menghadiri silaturahmi “Kopdargab BikersMu Korwil Jabar ke 1”, acara ini di gelar sebagai ajang silaturahmi antar chapter bikersmu se-jabar sekaligus pra pembentukan pengurus bikersmu korwil jabar,dan juga dalam mwnyambut Milad Muhamadiyah ke 113 thn. Pkl.14.00 wib […]

  • Terbuka Untuk Umum: Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah Akan Digelar di Yogyakarta

    Terbuka Untuk Umum: Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah Akan Digelar di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – (18/12/25) Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) akan kembali menggelar agenda nasional melalui Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah yang direncanakan berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di Kaliurang, Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu, konsolidasi, dan penguatan jejaring pelaku usaha Muhammadiyah dan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia. Bagi para pelaku usaha dari berbagai […]

expand_less