Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Pita Hitam di Lengan Kanan, Bentuk Penghormatan dan Aksi Keprihatinan

Pita Hitam di Lengan Kanan, Bentuk Penghormatan dan Aksi Keprihatinan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
  • visibility 938
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Narasumber : Ns. Taharuddin, M. Kep., CWCS (Ketua DPK PPNI Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)

Dok : MCCC Kaltim (Pos Koordinasi, Jl. Siradj Salman Samarinda). dari kanan; Ns. Taharuddin, Ns. Maridi dan Ust. Kusyanto.

Aksi penolakan pemakaman jenazah perawat oleh sekelompok oknum masyarakat di Jawa Tengah yang telah gugur dalam mengemban tugas mulianya untuk menangani pasien Covid-19 di RS Karyadi, Jawa Tengah menimbulkan keprihatinan yang mendalam. Hal ini ditunjukkan para tenaga kesehatan, khususnya yang tergabung dalam PPNI Samarinda dengan mengenakan pita hitam di lengan sebelah kanan.   Hal ini sebagai bentuk solidaritas dan rasa duka yang mendalam kepada rekan rekan-rekan sejawat perawat yang telah gugur dan sebagai bentuk simpati dan empati serta satu semangat perjuangan perawat-perawat yang tergabung dalam PPNI. Seluruh perawat se-Samarinda mengenakan pita hitam mulai tanggal 12 – 15 April 2020 sebagai bentuk penghormatan.

Selain itu, PPNI Samarinda mengecam keras tindakan tidak terpuji tersebut. PPNI Samarinda akan memberikan dukungan terhadap proses hukum yang dilakukan oleh rekan rekan sejawat di daerah Jawa Tengah. Diharapkan dengan adanya payung hukum yang jelas, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat sehingga tidak terulang lagi.

Selain dengan kejelasan payung hukum, masyarakat perlu disadarkan tentang penanganan jenazah pasien Covid-19. Penanganan jenazah pasien Covid-19 sudah melewati SOP sesuai standar WHO (Badan Kesehatan Dunia) sehingga sudah aman dimakamkan. Prosedur perawatan jenazah pasien Covid-19 dimandikan lebih dahulu dengan penyemprotan cairan desinfektan, dibungkus dengan plastik yg kedap air sehingga cairan tubuh pasien tidak bisa keluar, kemudian baru dikafani. Setelah itu, jenazah kembali dibungkus plastik, dimasukkan dalam kantung mayat standar medis, kemudian dimasukkan ke dalam peti mayat. Dengan penanganan sedemikian ketat, jenazah CoviD-19 dapat dimakamkan di manapun dengan aman tanpa khawatir dapat menyebarkan virus kepada masyarakat di sekitar area pemakaman.

PPNI Samarinda  sangat menyayangkan tindakan penolakan sebagian oknum masyarakat tersebut karena tim kesehatan, khususnya perawat, telah mengorbankan segalanya, bahkan membahayakan nyawanya karena perawatlah harus bersentuhan langsung dengan pasien. Perawat harus melakukan tindakan medis dan tindakan perawatan langsung ke pasien, seperti memasang infus, injeksi/ penyuntikan obat, memasang selang makan dan selang kecing, membantu pasien makan dan minum, memandikan pasien yang tidak bisa mandiri. Tindakan ini membuat mereka kontak langsung dengan cairan tubuh pasien Covid-19 sehingga rentan terpapar virus yang membahayakan nyawanya.

Sebagai antisipasi dari tindakan tersebut, perawat diwajibkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) setiap masuk ke ruang isolasi pasien. APD yang gunakan untuk pasien infeksi bakteri dan virus yang menular hanya boleh digunakan sekali pakai. Karena keterbatasan APD, perawat menggunakannya sejak awal masuk kerja hingga selesai, sekitar 8 jam bahkan ada yang sampai 12 jam. Selama penggunaan APD tersebut, perawat harus merasakan panas yang luar biasa.  Gerah, gatal, dan sakit di kulit, bahkan sampai luka merupakan hal sering mereka dapat. Selain itu, para perawat pun sering menahan lapar, haus, BAK, BAB bahkan ada yang terpaksa menggunakan diaper.

Di samping ketidaknyamanan fisik yang mereka tanggung, perawat juga harus rela mengisolasi diri untuk tidak berinteraksi dengan orang termasuk keluarganya selama menangani kasus Covid-19. Mereka mengetahui bahwa sangat besar risikonya untuk tertular.

Tenaga kesehatan telah mempertaruhkan nyawa dengan segala risiko bukan hanya karena tugas, melainkan juga rasa kemanusiaan yang tertanam dalam diri seorang perawat.  Sangat menyedihkan jika pengorbanan yang diberikan para perawat harus dibalas dengan penolakan jenazah mereka. Sehingga bentuk penolakan ini tidak beralasan karena perawatan jenazah sesuai dengan prosedur yang ditentukan. Sudah selayaknya, para tenaga medis mendapat dukungan penuh oleh masyarakat, bukan penolakan.

Sekali lagi, jauhi virusnya bukan orangnya, dengan menjaga jarak.

| Editor : FMR |

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkunjung ke Maroko, Rektor UMRI Singgung Peran Gen-Z dalam Menghadapi Arus Pemikiran Global

    Berkunjung ke Maroko, Rektor UMRI Singgung Peran Gen-Z dalam Menghadapi Arus Pemikiran Global

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Maroko – Kunjungan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Riau ke Maroko pada 26 April 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring intelektual Muslim global. Bertempat di Sekretariat Perhimpunan Pelajar Indonesia di Rabat, rombongan disambut hangat oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah melalui kegiatan bertajuk “Pengajian dan Bincang Santai: Dinamika Intelektual Muslim Global”. Kegiatan ini menjadi ruang […]

  • Jelang Masta PMB 2026, UMS Perkuat Sinergi untuk Sambut Ribuan Mahasiswa Baru

    Jelang Masta PMB 2026, UMS Perkuat Sinergi untuk Sambut Ribuan Mahasiswa Baru

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan persiapan Masa Ta’aruf (Masta) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 melalui Rapat Koordinasi Panitia Besar yang digelar di Ruang Kelas 802 Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Senin (27/7/2026). Rapat tersebut diikuti oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama jajaran pimpinan universitas, direktorat, fakultas, […]

  • UMS Lahirkan Doktor Pendidikan, Kembangkan Inovasi Media B’Math Atasi Rendahnya Kemampuan Berhitung Siswa SD

    UMS Lahirkan Doktor Pendidikan, Kembangkan Inovasi Media B’Math Atasi Rendahnya Kemampuan Berhitung Siswa SD

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Program Doktor, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Sidang Promosi Doktor pada Rabu, (11/2). Promovendus Anton Adi Suryo, memaparkan disertasinya yang berjudul Pengembangan Media “B’Math” Untuk Menumbuh Kembangkan Kemampuan Berhitung Permulaan Siswa SD Muhammadiyah di Surakarta. Di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Anton menjelaskan […]

  • Pendaftar UMS 2025 Naik Hampir 30 Persen, Catat Tren Positif Penerimaan Mahasiswa Baru

    Pendaftar UMS 2025 Naik Hampir 30 Persen, Catat Tren Positif Penerimaan Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Tren jumlah pendaftar mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, terjadi kenaikan hampir 30 persen dari tahun 2023 hingga 2025. Hal ini disampaikan oleh Staf Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, Fefy Sheilla Putri, S.I.Kom., saat ditemui di ruang […]

  • Keynote Penutupan Akademi Riset IMM Jateng, Ode Rizki Prabtama Soroti Rendahnya Budaya Ilmiah

    Keynote Penutupan Akademi Riset IMM Jateng, Ode Rizki Prabtama Soroti Rendahnya Budaya Ilmiah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Minggu, 1 Februari 2026, Ruang Siti Badillah Perpustakaan UMS masih tampak seperti sehari sebelumnya sejak dimulainya Riset Bootcamp Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah. Setelah melewati 2 hari satu malam, akhirnya Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah resmi usai pada sore hari di hari kedua. Dalam seremonial penutupan Akademi Riset, DPD IMM […]

  • PDM Ponorogo: Al-Qur’an sebagai Sumber Inspirasi Keilmuan

    PDM Ponorogo: Al-Qur’an sebagai Sumber Inspirasi Keilmuan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Griya Qur’an Al-Inayah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan seiring dengan semakin meningkatnya jumlah santri yang menimba ilmu di griya. Salah satu prasarana yang ditingkatkan adalah pembangunan asrama. Untuk itu, Griya Qur’an Al-Inayah Pulung Ponorogo mengadakan kegiatan launching asrama lantai 2 asrama dan mushola santri VIP class 1 asatidzah/pendamping yang dirangkai […]

expand_less