Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Risalah Gerakan Berkemajuan: Memperingati 103 Tahun Muhammadiyah Pekajangan (1922-2025)

Risalah Gerakan Berkemajuan: Memperingati 103 Tahun Muhammadiyah Pekajangan (1922-2025)

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penulis: H. Sofwan Sumadi (DPRD PROVINSI JAWA TENGAH)

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang dengan rahmat-Nya kita dapat berkumpul pada hari yang penuh berkah ini. Di bawah langit Pekajangan yang menjadi saksi bisu, kita tidak sekadar merayakan angka, melainkan menghirup kembali aroma sejarah yang berusia lebih dari satu abad. Tepat pada tanggal 15 November 2025, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, genap berusia 103 tahun. Ini adalah kisah tentang keteguhan, keikhlasan, dan semangat pantang menyerah.

Bayangkanlah suasana tahun 1922, di mana semangat pembaharuan baru saja bersemi dari Yogyakarta. Di tengah suasana kolonialisme dan stagnasi pemikiran, lahirlah inisiasi mulia dari para tokoh pendahulu, khususnya K.H. Abdurrahman. Inisiasi ini kemudian diperkuat dan diresmikan langsung oleh sang maestro pembaharu, K.H. Ahmad Dahlan, pada tahun 1922.

Berdirinya Muhammadiyah di Pekajangan, hanya satu dekade setelah berdirinya di kota kelahirannya, sungguh mengesankan. Ia bukan hanya menjadi salah satu cabang tertua di Pantura, tetapi juga menjadi cikal bakal berdirinya PDM Kabupaten Pekalongan. Kehadiran ini menegaskan betapa kuatnya akar gerakan pembaharuan Islam yang disemai di bumi Pekajangan, menjadi mercusuar pertama yang menyala di tengah kegelapan, jauh sebelum fajar kemerdekaan menyingsing.

Gerak Abadi: Manifestasi Nilai dalam Tiga Ranah Kehidupan

Selama 103 tahun, Muhammadiyah Pekajangan telah menjelma dari sekadar gagasan menjadi mercusuar peradaban. Konsistensi dan komitmen dalam melayani umat dan mencerahkan bangsa adalah janji yang terus dipegang teguh. Inilah wujud nyata dari spirit Islam Berkemajuan, sebuah ideologi yang menolak kemandegan dan selalu menuntut inovasi.

Pertama, Membangun Akal Budi, Rahmat dalam Pendidikan. Pendidikan di Muhammadiyah adalah jembatan menuju martabat. Di Pekajangan, pilar ini berdiri kokoh, membentang dari ranah kanak-kanak hingga gerbang perguruan tinggi. Dari playgroup yang menanamkan karakter dasar, hingga Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)  yang melahirkan intelektual masa depan. Institusi-institusi ini bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi wadah penanaman nilai. Di sinilah generasi muda dibentuk, tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral dan semangat kepedulian sosial—fondasi untuk ikhtiar menyelamatkan semesta.

Kedua, Mengobati Raga dan Jiwa, Keikhlasan dalam Kesehatan. Muhammadiyah percaya bahwa dakwah tidak bisa terlepas dari kesejahteraan jasmani. Kehadiran RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dan RSIA ‘Aisyiyah Pekajangan  adalah terjemahan paling puitis dari surah Al-Ma’un. Ia adalah wujud nafi’ li ghairihi (bermanfaat bagi yang lain), melayani tanpa pandang bulu, menjadi oase penyembuhan di tengah masyarakat. Setiap pasien yang terlayani, setiap kesembuhan yang terjadi, adalah pahala yang mengalir, cerminan dari praktik Fiqh kontemporer yang relevan dengan kebutuhan umat.

Ketiga, Menguatkan Sendi Umat, Keberkahan dalam Ekonomi. Kemandirian gerakan ditopang oleh kemandirian umat. Oleh karena itu, Muhammadiyah Pekajangan juga aktif mengembangkan ekonomi kerakyatan. Ini adalah upaya filosofis untuk memastikan bahwa pencerahan tidak hanya terjadi di ruang kelas dan rumah sakit, tetapi juga di pasar, sawah, dan sentra-sentra produksi. Ekonomi yang berbasis kerakyatan menjamin kesejahteraan yang merata, mencegah ketimpangan, dan menjadi basis sosial yang kuat bagi dakwah.

Melangkah Maju: Menghadapi Abad Disrupsi

Perayaan Milad ke-103 adalah panggilan untuk refleksi mendalam. Ia mengajak kita menengok masa lalu, dari perjuangan di era kolonialisme, hingga tantangan berat di era disrupsi digital saat ini.

Bagaimana Muhammadiyah Pekajangan bisa terus menjadi penuntun moral dan intelektual umat  di tengah banjir informasi dan pergeseran nilai?

Jawabannya terletak pada semangat Berkemajuan yang tak pernah padam. Ini bukan waktu untuk berpuas diri, melainkan momentum untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan menghadirkan kemakmuran untuk semua. Kita harus memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan dakwah, mempercepat pelayanan AUM, dan memperkuat basis kaderisasi. Tantangannya adalah bagaimana menjaga kemurnian ideologi di tengah modernitas teknologi, sebuah dialektika yang selalu ditekankan oleh pemikir-pemikir Muhammadiyah.

Komitmen Menyelamatkan Semesta

Di usia yang matang ini, komitmen Muhammadiyah Pekajangan untuk “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”  harus semakin mantap dan terinternalisasi dalam setiap denyut langkah.

Mari kita jadikan Milad ke-103 ini sebagai pelecut semangat. Pelecut untuk memperkuat ukhuwah di antara sesama, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dan terus mengalirkan manfaat bagi Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dan Indonesia.

Semoga Muhammadiyah Pekajangan terus menjadi cahaya yang tak pernah redup, menjadi sumber inspirasi bagi generasi selanjutnya, dan menjadi motor penggerak kebaikan. Billahi Fi Sabilil Haq, Fasfabiqul Khairat.

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKM NAMLAH UMS Tingkatkan Kemampuan Debat Bahasa Arab lewat Studi Banding ke UNIDA Gontor

    UKM NAMLAH UMS Tingkatkan Kemampuan Debat Bahasa Arab lewat Studi Banding ke UNIDA Gontor

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Unit Kegiatan Mahasiswa Nādyul Munāzoroh lil Lughoti Al-‘Arabiyyah (NAMLAH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan studi banding ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan bertema “Membangun Argumentasi dan Ekspresi: Menyatukan Debat dan Bahasa Arab” ini melibatkan seluruh anggota UKM NAMLAH periode 2025. Ketua Umum UKM NAMLAH, Muhammad Thoriq Al Farisi, dalam sambutannya […]

  • Hanum Rais di Milad ke-62 IMM: Ubah Mentalitas Strawberry Menjadi Generasi Coconut

    Hanum Rais di Milad ke-62 IMM: Ubah Mentalitas Strawberry Menjadi Generasi Coconut

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta ( UMS) menyelenggarakan Seminar Inspirasi dalam rangka milad IMM ke-62, pada Minggu (12/4) bertempat di Auditorium Djazman kampus 1 UMS. Mengusung tema “Healing the Nation: Perempuan, Empati dan Transformasi Peradaban di Tengah Arus Globalisasi”, seminar ini menghadirkan Drg. Hanum Salsabiela […]

  • Layanan Pendidikan Anak Inklusif Sobat Ceria UMS Sabet Juara 3 KMI Expo 2025

    Layanan Pendidikan Anak Inklusif Sobat Ceria UMS Sabet Juara 3 KMI Expo 2025

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Sobat Ceria mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali mengharumkan nama almamater dengan meraih Juara 3 dalam kategori Bisnis Usaha Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI Tahun 2025 di Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, 19–21 November 2025. Ajang […]

  • SUMU Surabaya Gelar Company Visit ke Finest Garment

    SUMU Surabaya Gelar Company Visit ke Finest Garment

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Koordinator Daerah (Korda) Surabaya menggelar kunjungan perusahaan (company visit) ke Finest Garment yang berlokasi di Jalan Gembong Gang 5 Nomor 6, Kapasan, Surabaya, pada Sabtu (23/8/25). Rombongan SUMU Surabaya yang dipimpin oleh Korda, Slamet Raharjo, diterima langsung oleh Direktur Finest Garment, Firdaus Nurfauzan. Slamet, yang juga merupakan pemilik […]

  • DAD IMM FAI UMS Soroti Peran Kader sebagai Penggerak Dakwah Ilmiah Kontemporer

    DAD IMM FAI UMS Soroti Peran Kader sebagai Penggerak Dakwah Ilmiah Kontemporer

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABAR.MUH, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pembukaan perkaderan Darul Arqom Dasar (DAD) pada Kamis, (13/11), yang berlokasi di SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali. Dengan mengusung tema “Internalisasi Ilmu Amaliah & Amal Ilmiah dalam Proyek Sosial Dakwah Kontemporer.” DAD PK IMM […]

  • Kepala LLDIKTI VI Bekali Pejabat Struktural UMS 2025-2029 dengan Strategi Kampus Berdampak

    Kepala LLDIKTI VI Bekali Pejabat Struktural UMS 2025-2029 dengan Strategi Kampus Berdampak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Pejabat Struktural UMS Masa Jabatan 2025–2029 pada Rabu (13/8) di Kampus UMS. Acara ini menghadirkan pembicara utama yaitu Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, yang membawakan materi bertema Strategi Implementasi dan Pelopor Kampus Berdampak. Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya mengajak seluruh […]

expand_less