Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seminar Nasional IQT Fair XII 2026 Ajak Generasi Muda Belajar dari Sejarah dan Al-Qur’an

Seminar Nasional IQT Fair XII 2026 Ajak Generasi Muda Belajar dari Sejarah dan Al-Qur’an

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pelajaran untuk membentuk generasi yang berpikir kritis, menjunjung keadilan, dan memahami akar perpecahan. Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional dan Kajian Akbar yang menjadi puncak IQT Fair XII 2026 di Gedung Graha 58 Serbaguna Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (26/9/2026).

Mengangkat tema “Membaca Sejarah, Membentuk Generasi Berakal: Kuasa, Keadilan, dan Akar Perpecahan”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk memahami sejarah sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan umat terdahulu. IQT Fair XII 2026 merupakan ajang kompetisi Al-Qur’an dan keislaman tingkat nasional yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA, santri pondok pesantren, mahasiswa, serta masyarakat umum berusia 15-24 tahun.

Kompetisi tersebut menghadirkan empat cabang perlombaan, yakni Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ), Pidato Bahasa Indonesia, dan Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ). Perlombaan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Ahad (20/9/2026), dilanjutkan babak final pada Sabtu (26/9/2026). Rangkaian kemudian berlanjut dengan seminar nasional, kajian akbar, serta pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

Ketua Panitia IQT Fair XII 2026, Muhammad Hidayat Yunus, berharap kegiatan tersebut mampu mendorong mahasiswa dan masyarakat untuk membaca sejarah secara objektif. Menurutnya, pemahaman sejarah perlu diarahkan menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“Sejarah tidak hanya menjadi pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga harus menjadi bekal dalam membentuk generasi berakal yang mampu menegakkan keadilan serta mengatasi berbagai bentuk perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membentuk generasi berakal atau ulul albab sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Ia mengawali sambutannya dengan membacakan Surah Ali Imran ayat 190-191 yang menjelaskan karakter orang-orang berakal, yakni senantiasa mengingat Allah dan merenungkan penciptaan langit dan bumi. Menurutnya, generasi berakal tidak hanya menggunakan akal untuk berpikir, tetapi juga menghubungkan pemikiran dengan kesadaran spiritual.

Lebih lanjut, Kharis mengutip pesan gurunya, K.H. Hasan Abdullah Sahal. “Kita jangan hanya membaca sejarah, tetapi juga harus bisa menciptakan sejarah,” kutipnya.

Pesan tersebut dikaitkan dengan kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang mengandung pelajaran bagi kehidupan manusia, termasuk perjalanan umat terdahulu dan peradaban Islam hingga mencapai kejayaannya.

Seminar nasional dan kajian akbar menghadirkan dua narasumber, yakni Ustadz Doni Riw, seorang seniman dan budayawan, serta Ustadz Tholhah, pengajar Qiraat Asyrah. Dalam pemaparannya, Doni Riw mengibaratkan sejarah seperti sebuah foto yang merekam peristiwa untuk dilihat kembali pada waktu berbeda.

Ia menambahkan, sejarah akan memiliki makna lebih mendalam ketika seseorang menyadari keterlibatan dirinya dalam rangkaian peristiwa masa lalu. “Sejarah itu sama halnya dengan foto, keduanya sama-sama merekam suatu peristiwa yang dapat dilihat kembali pada waktu yang berbeda. Jika foto mengabadikan peristiwa dalam bentuk gambar, sejarah merekam kejadian masa lalu yang dapat dipelajari oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Tholhah menyoroti pentingnya menuntut ilmu sebagai ibadah sepanjang hayat. Ia menjelaskan bahwa proses belajar dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat.

“Menuntut ilmu itu merupakan salah satu ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia, yang dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat,” ujarnya.

Proses belajar, menurutnya, tidak terbatas pada pendidikan formal, tetapi dapat berlangsung dalam berbagai aspek kehidupan dan perlu dijaga secara istiqamah.

Rangkaian IQT Fair XII 2026 ditutup dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian peserta. Melalui kompetisi dan kajian tersebut, IQT Fair XII 2026 diharapkan menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya generasi berkarakter Qur’ani, berwawasan luas, serta mampu mengambil pelajaran dari sejarah dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan. (Unais/Didin)

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Indonesia

    Mengenal Pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

         Oleh : Zeriflita Aura Rinjani (202110230311054) Era globalisasi tidak lepas dengan adanya modernsasi yang dapat kita simpulkan dari berbagai sudut pandangan yang berbeda-beda mencakup berbagai aspek kehidupan. Keinginan untuk melakukan perubahan menjadi salah satu bentuk adanya modernsasi yang didasari oleh dasar pemikiran juga ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, tidak jarang bahwa setiap manusia […]

  • Arsitektur UMS Segera Buka Program Profesi Arsitektur Februari Mendatang

    Arsitektur UMS Segera Buka Program Profesi Arsitektur Februari Mendatang

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Solo – Kegiatan Archfest 2024 yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menuai banyak perhatian pengunjung Solo Paragon Mall. Pada Archfest 2024 ini, Ketua IAI Jawa Tengah Dr. Ar Resza Riskiyanto, S.T., M.T., IAI., menyampaikan proyeksi ke depan terkait dengan lulusan dari Arsitektur. Resza menanyakan, apakah lulusan Program Arsitektur […]

  • HMP IQT UMS Gelar Tasmi’ Asghor dan Bukber, Mahasiswa Antusias Sambut Ramadan dengan Al-Qur’an

    HMP IQT UMS Gelar Tasmi’ Asghor dan Bukber, Mahasiswa Antusias Sambut Ramadan dengan Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Memasuki hari ke-5 Ramadan, Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara Tasmi’ Asghor Bil Ghaib 1 Juz dan buka bersama pada hari Rabu, 5 Maret 2025 bertempat di Masjid Fadlurrahman, Kampus 1 UMS. Tasmi’ Asghor adalah kegiatan mendengarkan hafalan Al-Qur’an secara bergantian, di mana […]

  • Sinergi Kebaikan di Hari Raya Iduladha: PCM Muara Aman Gelar Qurban dan Khitanan Massal, Bupati Apresiasi Peran Muhammadiyah

    Sinergi Kebaikan di Hari Raya Iduladha: PCM Muara Aman Gelar Qurban dan Khitanan Massal, Bupati Apresiasi Peran Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Suasana di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti dan menyaksikan dua kegiatan besar yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman bersama Kantor Layanan (KL) LAZISMU Muara Aman, yaitu pemotongan hewan qurban dan khitanan massal pada Sabtu (7/6/2025). Tahun ini, […]

  • KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Satukan Pengusaha Muhammadiyah, Perkuat Ekosistem Industri

    KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Satukan Pengusaha Muhammadiyah, Perkuat Ekosistem Industri

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan sukses menggelar KOPDAR SUMU Pekalongan Raya 2026 pada Ahad (12/7) di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus ruang bertukar gagasan bagi 150-an pengusaha Muhammadiyah, pelaku UMKM, dan pegiat ekonomi di Karesidenan Pekalongan Raya & sekitarnya. Sekretaris […]

  • Simposium dan Milad Pemuda Muhammadiyah Ke-94: Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya

    Simposium dan Milad Pemuda Muhammadiyah Ke-94: Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TASIKMALAYA – Peringatan hari jadi yang ke-94, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Tasikmalaya menggelar rangkaian acara khidmat dan edukatif. Salah satu agenda utamanya adalah Simposium Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 yang diselenggarakan pada Ahad, 17 Mei 2026. Acara ini dhadiri langsung oleh Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Cecep Fikri Pajar P, S.M dan […]

expand_less