Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seminar Nasional IQT Fair XII 2026 Ajak Generasi Muda Belajar dari Sejarah dan Al-Qur’an

Seminar Nasional IQT Fair XII 2026 Ajak Generasi Muda Belajar dari Sejarah dan Al-Qur’an

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pelajaran untuk membentuk generasi yang berpikir kritis, menjunjung keadilan, dan memahami akar perpecahan. Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional dan Kajian Akbar yang menjadi puncak IQT Fair XII 2026 di Gedung Graha 58 Serbaguna Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (26/9/2026).

Mengangkat tema “Membaca Sejarah, Membentuk Generasi Berakal: Kuasa, Keadilan, dan Akar Perpecahan”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk memahami sejarah sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan umat terdahulu. IQT Fair XII 2026 merupakan ajang kompetisi Al-Qur’an dan keislaman tingkat nasional yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA, santri pondok pesantren, mahasiswa, serta masyarakat umum berusia 15-24 tahun.

Kompetisi tersebut menghadirkan empat cabang perlombaan, yakni Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ), Pidato Bahasa Indonesia, dan Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ). Perlombaan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Ahad (20/9/2026), dilanjutkan babak final pada Sabtu (26/9/2026). Rangkaian kemudian berlanjut dengan seminar nasional, kajian akbar, serta pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

Ketua Panitia IQT Fair XII 2026, Muhammad Hidayat Yunus, berharap kegiatan tersebut mampu mendorong mahasiswa dan masyarakat untuk membaca sejarah secara objektif. Menurutnya, pemahaman sejarah perlu diarahkan menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“Sejarah tidak hanya menjadi pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga harus menjadi bekal dalam membentuk generasi berakal yang mampu menegakkan keadilan serta mengatasi berbagai bentuk perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membentuk generasi berakal atau ulul albab sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Ia mengawali sambutannya dengan membacakan Surah Ali Imran ayat 190-191 yang menjelaskan karakter orang-orang berakal, yakni senantiasa mengingat Allah dan merenungkan penciptaan langit dan bumi. Menurutnya, generasi berakal tidak hanya menggunakan akal untuk berpikir, tetapi juga menghubungkan pemikiran dengan kesadaran spiritual.

Lebih lanjut, Kharis mengutip pesan gurunya, K.H. Hasan Abdullah Sahal. “Kita jangan hanya membaca sejarah, tetapi juga harus bisa menciptakan sejarah,” kutipnya.

Pesan tersebut dikaitkan dengan kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang mengandung pelajaran bagi kehidupan manusia, termasuk perjalanan umat terdahulu dan peradaban Islam hingga mencapai kejayaannya.

Seminar nasional dan kajian akbar menghadirkan dua narasumber, yakni Ustadz Doni Riw, seorang seniman dan budayawan, serta Ustadz Tholhah, pengajar Qiraat Asyrah. Dalam pemaparannya, Doni Riw mengibaratkan sejarah seperti sebuah foto yang merekam peristiwa untuk dilihat kembali pada waktu berbeda.

Ia menambahkan, sejarah akan memiliki makna lebih mendalam ketika seseorang menyadari keterlibatan dirinya dalam rangkaian peristiwa masa lalu. “Sejarah itu sama halnya dengan foto, keduanya sama-sama merekam suatu peristiwa yang dapat dilihat kembali pada waktu yang berbeda. Jika foto mengabadikan peristiwa dalam bentuk gambar, sejarah merekam kejadian masa lalu yang dapat dipelajari oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Tholhah menyoroti pentingnya menuntut ilmu sebagai ibadah sepanjang hayat. Ia menjelaskan bahwa proses belajar dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat.

“Menuntut ilmu itu merupakan salah satu ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia, yang dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat,” ujarnya.

Proses belajar, menurutnya, tidak terbatas pada pendidikan formal, tetapi dapat berlangsung dalam berbagai aspek kehidupan dan perlu dijaga secara istiqamah.

Rangkaian IQT Fair XII 2026 ditutup dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian peserta. Melalui kompetisi dan kajian tersebut, IQT Fair XII 2026 diharapkan menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya generasi berkarakter Qur’ani, berwawasan luas, serta mampu mengambil pelajaran dari sejarah dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan. (Unais/Didin)

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koordinator Mentoring Fakultas Ekonomi & Bisnis (KMF-EB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan Seminar dan Talkshow dengan tema “Dari hati ke aksi” yang dilaksanakan pada Minggu, (8/12) di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS. Seminar dan Talkshow ini menghadirkan narasumber yang luar biasa seperti M. Atiatul Muqtadir, drg (Founder & Ketua BEM […]

  • Dukung Warga ISOMAN, Muhammadiyah Paser Gelar Kegiatan Kemanusiaan!

    Dukung Warga ISOMAN, Muhammadiyah Paser Gelar Kegiatan Kemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 707
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tana Paser – Sampai saat ini, peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Paser terus melonjak naik (13/8). Tentunya, hal ini berdampak pada masyarakat yang terpapar virus mematikan ini. Salah satunya, karantina mandiri atau yang sering kita sebut ISOMAN (Isolasi Mandiri). Masyarakat yang melakukan ISOMAN memiliki ruang gerak yang terbatas. Bahkan cenderung sulit untuk melakukan kegiatan […]

  • SMP Islam At-Tanwir Muhammadiyah Lamandau Tekankan Esensi Pendidikan dan Ajak Kolaborasi Wali Murid

    SMP Islam At-Tanwir Muhammadiyah Lamandau Tekankan Esensi Pendidikan dan Ajak Kolaborasi Wali Murid

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMANDAU, 18 Juli 2026, SMP Islam At-Tanwir Muhammadiyah Lamandau menekankan esensi pendidikan yang terimplementasi dengan adanya perubahan karakter, pihak sekolah mengajak wali murid untuk berpartisipasi dengan mendukung program sekolah yang sudah dicetuskan lewat pertemuan wali murid. Dalam sambutannya, Luthfi Al-Ghoffar selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa kolaborasi antara guru dan wali murid sangat penting di […]

  • Mendunia! Pelajar SMA M 2 Al-Mujahidin Balikpapan Ikuti Program Pertukaran Pelajar Internasional

    Mendunia! Pelajar SMA M 2 Al-Mujahidin Balikpapan Ikuti Program Pertukaran Pelajar Internasional

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 251
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Kiprah SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan dalam program pertukaran pelajar antar negara, semakin diakui eksistensinya hingga kancah internasional. Kali ini, Lucky Andi Fadhilah, Siswa Kelas 12 A SMA Muhammadiyah Al-Mujahidin Balikpapan tersebut berangkat keluar negeri mengikuti American Field Service (AFS), Program Pertukaran Pelajar Internasional. Selayaknya pelajar lain, Lucky telah melewati serangkaian seleksi […]

  • Ekstra Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Semarakkan Puncak FORTASI SMUFEST IPM Gaungkan Tema “IPM: Home of Future Leaders”

    Ekstra Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Semarakkan Puncak FORTASI SMUFEST IPM Gaungkan Tema “IPM: Home of Future Leaders”

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, WONOSOBO – Ekstra Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo sukses memukau para peserta dan tamu undangan melalui penampilan istimewa pada acara puncak FORTASI SMUFEST IPM dengan tema “IPM: Home of Future Leaders”. Penampilan tersebut menjadi salah satu sajian budaya yang menambah semarak rangkaian kegiatan penyambutan peserta didik baru sekaligus memperkuat semangat pelajar Muhammadiyah […]

  • Refleksi Milad Muhammadiyah Ke-113 dalam Kacamata Pelajar

    Refleksi Milad Muhammadiyah Ke-113 dalam Kacamata Pelajar

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Oleh: Hakim Muttaqie Azka (Kader PW IPM Jawa Barat) Organisasi Muhammadiyah didirikan pada tanggal 18 November 1912, dan pada 18 November 2025 Muhammadiyah ini sudah genap berusia 113 tahun dalam tahun Masehi. Milad ke 113 bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, tema ini menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak hanya mengurusi persoalan organisasi semata, tetapi bergerak dalam pengabdian untuk […]

expand_less