Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fisioterapi Bukan Sekadar Pemulihan, UMS Ajarkan Pencegahan Sejak Dini untuk Lansia

Fisioterapi Bukan Sekadar Pemulihan, UMS Ajarkan Pencegahan Sejak Dini untuk Lansia

  • account_circle Andi Rezti Maharani
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap 29 Mei, Kaprodi Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, M.Fis., S.Fis., Ph.D., menekankan pentingnya peran fisioterapi dalam menjaga kesehatan fisik dan kemandirian para lansia.

Fisioterapis merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertujuan untuk mencegah, mengembalikan, memelihara, atau meningkatkan fungsi dan gerak tubuh seseorang yang terganggu akibat cedera, penyakit, atau kondisi medis tertentu. “Fisioterapis tidak hanya bersifat reaktif dalam proses pemulihan, tetapi juga proaktif dalam mencegah penurunan fungsi fisik serta cedera, terutama pada kelompok lansia,” jelas Dwi Rosella, Kamis (29/5).

Ia menyampaikan bahwa melalui program latihan yang terstruktur dan edukasi yang tepat, fisioterapis mampu membantu lansia mempertahankan kemandirian, mengurangi rasa sakit, dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik di usia senja.

Ilustrasi pentingnya fisioterapi dalam menjaga kesehatan fisik dan kemandirian lansia. Foto: Canva

Beberapa masalah umum yang kerap dihadapi lansia, seperti osteoporosis dan nyeri sendi, dapat berdampak serius pada kualitas hidup. Fisioterapis dapat membantu mengurangi nyeri tersebut melalui berbagai teknik, seperti terapi panas menggunakan infrared, kompres panas, terapi TENS, terapi ultrasound, hingga teknik massage.

“Gerakan sendi, peregangan otot, hingga penguatan otot sekitar sendi merupakan bentuk intervensi fisioterapi yang bertujuan mengurangi kekakuan, mencegah spasme otot, dan meningkatkan stabilitas sendi,” tambahnya.

Dwi Rosella juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga atau caregiver dalam keberhasilan terapi. “Pasien lansia lebih sering berinteraksi dengan keluarga atau pendamping, sehingga edukasi kepada mereka menjadi kunci untuk keberlangsungan terapi yang efektif,” paparnya.

Sebagai bentuk kontribusi nyata, Program Studi Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS telah membentuk komunitas lansia yang menjadi bagian dari kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Salah satunya adalah melalui mata kuliah Fisioterapi Komunitas yang mengajarkan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan lansia dalam skema fisioterapi komunitas.

“Komunitas ini juga menjadi wadah untuk menjalankan program-program fisioterapi yang dirancang secara khusus bagi para lansia,” terangnya.

Memperingati HLUN 2025, ia pun mengajak masyarakat untuk membiasakan olahraga ringan minimal 30 menit setiap hari. Aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat membantu menjaga kebugaran dan metabolisme tubuh.

“Namun hindari olahraga berat seperti lari cepat, lompat-lompat, atau angkat beban yang dapat menimbulkan cedera. Dengan olahraga teratur, risiko penyakit seperti stroke dan jantung dapat diminimalkan, dan masa tua bisa dijalani dengan sehat, mandiri, dan bahagia,” pesannya.

Dengan pendekatan menyeluruh dan kolaboratif, fisioterapi tidak hanya menjadi solusi pemulihan, tetapi juga bagian dari gaya hidup lansia yang sehat dan produktif.

Red : Fika/Humas | Ed : ARM

  • Penulis: Andi Rezti Maharani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar Opening Ceremony Pelatihan Kader Paripurna Taruna Melati Utama (PKPTMU) dan Regional Meeting Batch 3, pada Jumat (9/5/2025) di Gedung Kuliah Bersama 1 Universitas Muhammadiyah Semarang.  Dengan mengangkat tema “Impactful Leadership: Igniting Creativity, Embracing Diversity” diharapkan nantinya akan lahir pemimpin yang berdampak dengan jiwa kreativitas […]

  • Workshop Penyusunan Panduan PPKS Diselenggarakan Sebagai Upaya Pemperkuat Kapasitas Guru dan Kader Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo melalui Kolaborasi Strategis bersama Rahima

    Workshop Penyusunan Panduan PPKS Diselenggarakan Sebagai Upaya Pemperkuat Kapasitas Guru dan Kader Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo melalui Kolaborasi Strategis bersama Rahima

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Upaya memperkuat lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak terus digalakkan melalui Workshop Penyusunan Panduan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bagi guru dan kader Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di PPTQ Muhammadiyah Shiratunnajah. Workshop ini merupakan kolaborasi antara Rahima, Nasyiatul Aisyiyah, dan PPTQ […]

  • Wujud Humanitas Kader, PK IMM Salahuddin Al-Ayyubi Gelar Aksi Sosial

    Wujud Humanitas Kader, PK IMM Salahuddin Al-Ayyubi Gelar Aksi Sosial

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PADANG – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Salahuddin Al-Ayyubi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang menggelar aksi sosial yang bertajuk _“Salahuddin Muda Berbagi”_. Kegiatan ini diwujudkan melalui pembagian takjil gratis yang berpusat di Jalan By Pass menuju Lubuk Buaya, Kota Padang, Sumatera Barat pada hari Kamis, 12 Maret 2026. […]

  • Rombongan UMSU dan PDM Kota Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah Muhammadiyah

    Rombongan UMSU dan PDM Kota Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR, 5 September 2026 – Silaturahmi antara warga Muhammadiyah lintas negara kembali terjalin. Rombongan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mengunjungi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dalam rangka memperkuat ukhuwah, membangun jejaring, sekaligus mempererat hubungan antarkader Muhammadiyah di Indonesia dan Malaysia. Rangkaian silaturahmi tersebut berlangsung […]

  • Tim UMS Dorong Literasi Kesehatan, Latih Penggunaan Sistem Poskestren Digital dan Pembuatan Edukasi Digital

    Tim UMS Dorong Literasi Kesehatan, Latih Penggunaan Sistem Poskestren Digital dan Pembuatan Edukasi Digital

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program pengabdian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong yang dihadiri oleh seluruh warga pesantren, termasuk 27 santri dan 9 pengurus pesantren.   Ketua tim pengabdian masyarakat Ayu Khoirotul Umaroh S.K.M., M.K.M., mengungkapkan kegiatan […]

  • Modernisasi Pendidikan Islam dalam Gagasan dan Gerakan K.H. Ahmad Dahlan

    Modernisasi Pendidikan Islam dalam Gagasan dan Gerakan K.H. Ahmad Dahlan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh: Kukuh Prakosa Agustian, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu K.H. Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh pembaharu Islam paling berpengaruh di Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan. Ia lahir di Kauman, Yogyakarta, pada tahun 1868 dengan nama kecil Muhammad Darwis. Sejak kecil, ia hidup di lingkungan keluarga religius dan mendapat pendidikan agama secara tradisional. Perjalanan intelektualnya berkembang pesat […]

expand_less