Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • visibility 608
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Najihus Salam
Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Terdapat banyak kalam Allah Swt. yang menyatakan bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi umat manusia salah satunya dalam surah al-Baqarah ayat 168 “innahu lakum aduwwummubin”. Setan pasti selalu bersungguh-sungguh dalam menggoda serta menjerumuskan manusia untuk berbuat dosa dan menjauhkan diri dari Allah Swt. agar dapat menemani mereka di dalam neraka.

Allah Swt. juga menyebutkan di dalam kalam-Nya surah al-An’am ayat 112 bahwa setan itu ada dari jenis manusia dan ada juga dari jenis jin, dan itu semua musuh yang nyata bagi manusia,

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوْهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُوْنَ

“dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan” (Q. S. Al-An’am: 112)

Setan yang Memberikan Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan karakteristik setan yang sering di tampilkan dalam menggoda manusia yaitu yang memberikan was was dalam kehidupan seperti yang di sebutkan dalam surah an-Nas  ayat 5 “alladzi yuwaswisu fii shudurinnas”.

Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani ada 9 nama setan berdasarkan tugasnya untuk menjerumuskan seluruh umat manusia. Salah satunya ada yang dinamakan walhan, sering dikenal setan pembisik atau pemberi rasa was-was dalam wudhu khususnya atau segala yang bergantung dengan air sehingga setan ini memberikan bisikan-bisikan yang berpotensi bagi manusia untuk menghambur-hamburkan atau boros dalam menggunakan air.

Cara Mengusir Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat dalam kajian pendeknya menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan petunjuk untuk mengusir rasa was-was ini.

Pertama, Allah SWT menyebutkan dalam kalam-Nya surah al-Mu’minun ayat 97-98 untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan berdo’a ketika ingin mengerjakan sesuatu, terutama khususnya ketika ada rasa was-was yang di rasakan. Do’a tersebut adalah

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

“rabbi a’udzubika min hamazatisy-syayatin, wa a’udzubika rabbi ayyahdhurun”

“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (Q. S. Al-Mu’minun: 97-98).

Surah an-Nas juga secara spesifik menunjukkan doa agar terhindar dari rasa was-was setan yang di bisikkan.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ مَلِكِ النَّاسِۙ اِلٰهِ النَّاسِۙ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia,  sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (Q. S. An-Nas: 1-6)

Bentuk perlindungan dengan berdoa tidak cukup hanya sampai di lisan, tapi di kuatkan dengan segenap keimanan dan di fokuskan dalam pikiran sehingga apa yang di mohonkan kepada Allah terasa sampai ke jiwa. Ketika telah memohon perlindungan kepada Allah sampai bisa menghunjam dan menggetarkan jiwa, sehingga di harapkan bisa timbul motivasi kuat dari dalam diri untuk mempertahankan kebaikan dan pada saat yang bersamaan sekaligus juga mencegah dari berbagai keburukan termasuk juga di dalamnya melawan rasa was-was yang timbul dari bisikan-bisikan setan.

Kedua,yaitumenghadirkan semangat keyakinan yang utuh dan totalitas terhadap sesuatu yang telah di kerjakan. Dengan memegang kaidah ushulfiqh “alyaqinu la yuzalu bissyakki” keyakinan tidak akan hilang dengan keraguan. Semisal setelah selesai melakukan wudhu kemudian muncul rasa was-was batal atau tidak, maka ambil lah yang paling yakin di dalam diri dan lupakan apa yang meragukan.

Ketiga, yaitu menghadirkan kekhusyu’an dalam beribadah dengan mempelajari kaifiyah, mempelajari makna apa yang di kerjakan baik itu wudhu, shalat, dan ibadah lainnya. Maka, di isyaratkan agar ibadah tidak hanya sekedar formalitas tapi juga harus penuh pemaknaan baik dari bacaan-bacaan ataupun gerakan-gerakan. Lisan mengucapkan, pikiran bisa menerjemahkan, dan hati bisa merasakan, karena paham apa yang di ucapkan sehingga pikiran tidak sibuk memikirkan hal-hal lain atau mengikuti was-was setan tetapi pikiran fokus terhadap apa yang di ucapkan ketika beribadah sehingga hati bisa memaknai dan meresapi apa yang di ucapkan.

Maka, dapat di simpulkan bahwa untuk mengusir rasa was-was setan itu adalah dengan berlindung kepada Allah SWT dari godaan-godaan setan dengan berdoa dan mohonkan perlindungan itu dengan segenap jiwa dan keyakinan. Kemudian hadirkan keyakinan yang kuat terhadap sesuatu yang dikerjakan dan lupakan segala hal yang meragukan. Yang terakhir, yaitu berusaha untuk mempelajari kaifiyah tata cara ibadah, baik dari bacaan maupun gerakan sehingga sesuatu yang di kerjakan apa yang di ucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan gerakan anggota tubuh sekaligus di iringi dengan pikiran yang paham terhadap bacaan dan di harapkan timbul lah hati yang merasakan atau meresapinya, maka disitulah di harapkan kekhusyu’an bisa tiba.

Wallahu a’lam bisshawab. Semoga bermanfaat dan bisa sedikit memberikan pencerahan serta bisa di praktekkan, semoga Allah menghilangkan rasa was-was yang di rasakan dan mengembalikan kepada ketenangan jiwa. Aamiin allahumma aamiin. Baca selengkapnya disini.

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Investasi Rp5–8 Miliar: SUMU Buka Akses Networking Strategis bagi Brand D2C

    Raih Investasi Rp5–8 Miliar: SUMU Buka Akses Networking Strategis bagi Brand D2C

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat komitmennya dalam membuka akses permodalan sekaligus memperluas jejaring strategis bagi para anggotanya. Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah diupayakan adalah memfasilitasi koneksi antara pelaku usaha anggota SUMU dengan investor modal ventura (venture capital/VC) yang memiliki ketertarikan khusus pada sektor consumer brand di Indonesia. Inisiatif […]

  • Iman dan Amal Saleh, Pilar Utama dalam Pemanfaatan Waktu

    Iman dan Amal Saleh, Pilar Utama dalam Pemanfaatan Waktu

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – KH Ahmad Dahlan pernah mengajarkan surah Al-Ashr kepada murid-muridnya selama delapan bulan. Meskipun pada awalnya mendapat protes karena dianggap terlalu lama untuk mempelajari surat yang hanya terdiri atas tiga ayat, para murid akhirnya memahami kedalaman makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam acara Peresmian Gedung […]

  • Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pimpinan Komisariat Pondok Hajjah Nuriah Shabron mengadakan bedah buku “Biru Laut”yang di tulis oleh Laila Salikha Chudori, acara tersebut berlangsung di Kedai Karta Universitas Muhammmadiya Surakarta (UMS), Sukoharjo, pada Minggu, 3/03/2024. Alfin Nur Ridwan, sebagai pemantik bedah buku berpesan untuk merefleksikan kembali diri kita sebagai […]

  • Puasa Ramadhan Membentuk Manusia Menjadi Insan Bertaqwa

    Puasa Ramadhan Membentuk Manusia Menjadi Insan Bertaqwa

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Farhan Choirullah, MA (Dosen, Praktisi dan Peneliti Bidang Hukum Islam) Kata takwa secara bahasa dapat diartikan sebagai bentuk rasa takut, hati-hati dan memelihara diri. Dalam bahasa Arab kata taqwa merupakan isim dari kata atqa yang dalam bentuk mashdarnya al-itqa yang diberasal dari kata waqa. al-wiqayah memiliki arti menjaga diri dari sesuatu yang dapat […]

  • Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Yusuf R. Yanuri, S.Ag., mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membagikan pengalamannya saat menempuh program S2 double degree dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan University of Edinburgh yang kini sedang menempuh pendidikan internasional di bawah skema beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama. Program yang ia jalani merupakan dual master degree selama […]

  • Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 pada 23-27 November 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek di Universitas Hasanuddin, Makassar, tim UMS berhasil meraih dua medali perunggu sekaligus untuk kategori presentasi dan kategori poster. Prestasi ini diraih oleh […]

expand_less