Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

Setan Mengganggu dalam Beribadah, Begini Penjelasan UAH

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Najihus Salam
Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Terdapat banyak kalam Allah Swt. yang menyatakan bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi umat manusia salah satunya dalam surah al-Baqarah ayat 168 “innahu lakum aduwwummubin”. Setan pasti selalu bersungguh-sungguh dalam menggoda serta menjerumuskan manusia untuk berbuat dosa dan menjauhkan diri dari Allah Swt. agar dapat menemani mereka di dalam neraka.

Allah Swt. juga menyebutkan di dalam kalam-Nya surah al-An’am ayat 112 bahwa setan itu ada dari jenis manusia dan ada juga dari jenis jin, dan itu semua musuh yang nyata bagi manusia,

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوْهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُوْنَ

“dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan” (Q. S. Al-An’am: 112)

Setan yang Memberikan Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan karakteristik setan yang sering di tampilkan dalam menggoda manusia yaitu yang memberikan was was dalam kehidupan seperti yang di sebutkan dalam surah an-Nas  ayat 5 “alladzi yuwaswisu fii shudurinnas”.

Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani ada 9 nama setan berdasarkan tugasnya untuk menjerumuskan seluruh umat manusia. Salah satunya ada yang dinamakan walhan, sering dikenal setan pembisik atau pemberi rasa was-was dalam wudhu khususnya atau segala yang bergantung dengan air sehingga setan ini memberikan bisikan-bisikan yang berpotensi bagi manusia untuk menghambur-hamburkan atau boros dalam menggunakan air.

Cara Mengusir Rasa Was-was

Ustadz Adi Hidayat dalam kajian pendeknya menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan petunjuk untuk mengusir rasa was-was ini.

Pertama, Allah SWT menyebutkan dalam kalam-Nya surah al-Mu’minun ayat 97-98 untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan berdo’a ketika ingin mengerjakan sesuatu, terutama khususnya ketika ada rasa was-was yang di rasakan. Do’a tersebut adalah

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

“rabbi a’udzubika min hamazatisy-syayatin, wa a’udzubika rabbi ayyahdhurun”

“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (Q. S. Al-Mu’minun: 97-98).

Surah an-Nas juga secara spesifik menunjukkan doa agar terhindar dari rasa was-was setan yang di bisikkan.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ مَلِكِ النَّاسِۙ اِلٰهِ النَّاسِۙ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia,  sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (Q. S. An-Nas: 1-6)

Bentuk perlindungan dengan berdoa tidak cukup hanya sampai di lisan, tapi di kuatkan dengan segenap keimanan dan di fokuskan dalam pikiran sehingga apa yang di mohonkan kepada Allah terasa sampai ke jiwa. Ketika telah memohon perlindungan kepada Allah sampai bisa menghunjam dan menggetarkan jiwa, sehingga di harapkan bisa timbul motivasi kuat dari dalam diri untuk mempertahankan kebaikan dan pada saat yang bersamaan sekaligus juga mencegah dari berbagai keburukan termasuk juga di dalamnya melawan rasa was-was yang timbul dari bisikan-bisikan setan.

Kedua,yaitumenghadirkan semangat keyakinan yang utuh dan totalitas terhadap sesuatu yang telah di kerjakan. Dengan memegang kaidah ushulfiqh “alyaqinu la yuzalu bissyakki” keyakinan tidak akan hilang dengan keraguan. Semisal setelah selesai melakukan wudhu kemudian muncul rasa was-was batal atau tidak, maka ambil lah yang paling yakin di dalam diri dan lupakan apa yang meragukan.

Ketiga, yaitu menghadirkan kekhusyu’an dalam beribadah dengan mempelajari kaifiyah, mempelajari makna apa yang di kerjakan baik itu wudhu, shalat, dan ibadah lainnya. Maka, di isyaratkan agar ibadah tidak hanya sekedar formalitas tapi juga harus penuh pemaknaan baik dari bacaan-bacaan ataupun gerakan-gerakan. Lisan mengucapkan, pikiran bisa menerjemahkan, dan hati bisa merasakan, karena paham apa yang di ucapkan sehingga pikiran tidak sibuk memikirkan hal-hal lain atau mengikuti was-was setan tetapi pikiran fokus terhadap apa yang di ucapkan ketika beribadah sehingga hati bisa memaknai dan meresapi apa yang di ucapkan.

Maka, dapat di simpulkan bahwa untuk mengusir rasa was-was setan itu adalah dengan berlindung kepada Allah SWT dari godaan-godaan setan dengan berdoa dan mohonkan perlindungan itu dengan segenap jiwa dan keyakinan. Kemudian hadirkan keyakinan yang kuat terhadap sesuatu yang dikerjakan dan lupakan segala hal yang meragukan. Yang terakhir, yaitu berusaha untuk mempelajari kaifiyah tata cara ibadah, baik dari bacaan maupun gerakan sehingga sesuatu yang di kerjakan apa yang di ucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan gerakan anggota tubuh sekaligus di iringi dengan pikiran yang paham terhadap bacaan dan di harapkan timbul lah hati yang merasakan atau meresapinya, maka disitulah di harapkan kekhusyu’an bisa tiba.

Wallahu a’lam bisshawab. Semoga bermanfaat dan bisa sedikit memberikan pencerahan serta bisa di praktekkan, semoga Allah menghilangkan rasa was-was yang di rasakan dan mengembalikan kepada ketenangan jiwa. Aamiin allahumma aamiin. Baca selengkapnya disini.

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Muslim berzikir khusyuk dengan mata terpejam di masjid, ilustrasi amalan anti panik dan doa penghilang rasa takut dari Ustadz Adi Hidayat.

    Sering Cemas Berlebihan? UAH: Obatnya Ada di Bacaan Astaghfirullah yang Dihayati

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDUNG – Ustadz Adi Hidayat (UAH) menegaskan bahwa kunci kesembuhan  bukan sekadar ucapan lisan, melainkan getaran ketenangan yang hadir saat hati tersambung kepada Allah. Dalam kajian di Masjid Istiqomah Bandung yang dihadiri 1.500 jamaah, beliau membedah metode zikir pasca sholat sebagai amalan anti panik yang paling efektif untuk meredam kegelisahan jiwa. Ustadz Adi Hidayat […]

  • Mahasiswa Pascasarjana UMKT Dibekali Ideologi dan Tata Aturan Muhammadiyah

    Mahasiswa Pascasarjana UMKT Dibekali Ideologi dan Tata Aturan Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kegiatan Baitul Arqom Magister Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda kembali menjadi ruang strategis penguatan ideologi Persyarikatan Muhammadiyah. Pada Kamis, 23 Januari 2026, para peserta mendapatkan Materi 6 bertajuk Organisasi dan Ideologi Muhammadiyah (Muqaddimah AD/ART dan Hirarki Tata Aturan Muhammadiyah). Materi disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, Ir. H. Amir Hady, yang […]

  • Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 429
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada hari senin 8 Januari 2024 telah melaksanakan agenda WOW TIME yang merupakan singkatan dari (Ways Of Working) dengan tujuan merundingkan kinerja organisasi yang akan dilakukan oleh HMP IQT pada periode 2024. HMP IQT Periode 2024 memiliki bidang baru […]

  • 135 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Ikuti Seminar Wirausaha Muda

    135 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Ikuti Seminar Wirausaha Muda

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KABARMUH, Balikpapan – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Seminar Wirausaha Muda di Aula Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan pada sabtu (23/09/2023). Seminar dengan tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda Menuju Pemuda Kaltim yang Berdaulat” tersebut diikuti oleh 135 Siswa kelas 12 SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin. Ketua Panitia, Rusmulyadi dalam laporannya menyampaikan bahwa […]

  • Rapim LLHPB ‘Aisyiyah Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Respon Krisis Iklim dan Bencana

    Rapim LLHPB ‘Aisyiyah Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Respon Krisis Iklim dan Bencana

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perempuan dalam merespons krisis iklim dan kebencanaan yang kian kompleks. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) LLHPB PP ‘Aisyiyah, 20–21 Desember 2025, di Yogyakarta. Melalui Rapim ini, anggota pimpinan LLHPB PP ‘Aisyiyah melakukan konsolidasi untuk meninjau […]

  • Rombongan UMSU dan PDM Kota Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah Muhammadiyah

    Rombongan UMSU dan PDM Kota Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR, 5 September 2026 – Silaturahmi antara warga Muhammadiyah lintas negara kembali terjalin. Rombongan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mengunjungi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dalam rangka memperkuat ukhuwah, membangun jejaring, sekaligus mempererat hubungan antarkader Muhammadiyah di Indonesia dan Malaysia. Rangkaian silaturahmi tersebut berlangsung […]

expand_less