
KABARMUH.ID, Tasikmalaya — SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya menggelar kegiatan tasyakkur atas diterimanya bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Sekolah, Selasa (13/1)
Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus peresmian hasil pembangunan fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan.
Kepala SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya, Yudi Purwanto, A.S., S.Pd.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian program revitalisasi tersebut sebelumnya telah diawali pada Ahad lalu dan digabungkan dengan beberapa sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 terdapat sekitar 1.600 sekolah di Indonesia yang menerima bantuan revitalisasi. Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, menyampaikan bahwa program pembangunan sekolah akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2026 dengan target mencapai 6.000 sekolah, mencakup pembangunan ruang kelas baru, gedung baru, lapangan olahraga, laboratorium, serta fasilitas penunjang lainnya.
“Alhamdulillah, SMA Amanah mendapatkan dua ruang kelas baru dan satu laboratorium baru dengan total pembiayaan sekitar Rp1 miliar, Peresmian pembangunan ini dilakukan pada 11 Januari 2026 oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atif Latiful Hayat,” ujarnya.

Ust. Yudi Purwanto A.S, S.Pd.I
Yudi menambahkan, program revitalisasi ini berbeda dengan Dana Alokasi Khusus (DAK). Jika sebelumnya bantuan disalurkan melalui pemerintah provinsi, program revitalisasi ini langsung dari pemerintah pusat melalui Direktorat SMA. Dari sisi pelaporan dan pengawasan pun dilakukan secara ketat oleh Direktorat SMA serta pihak kampus, sehingga banyak pihak yang terlibat dalam pengawasan pelaksanaannya.
“Atas nama sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya pembangunan ini,” sambungnya.
Sementara itu, Mudir Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya, KH. Arip Somantri, M.Ag., menjelaskan bahwa terpilihnya Pesantren Amanah sebagai penerima bantuan revitalisasi tidak lepas dari berbagai proses dan komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya.
“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami sempat mengundang Menteri Dikdasmen ke Pesantren Amanah. Selain itu, pada acara Pimpinan Pondok Pesantren di Lombok, tepatnya di Pesantren Dea Malela, terdapat komunikasi dan lobi yang kemudian dicatat oleh staf beliau,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, di Kota Tasikmalaya hanya dua pesantren yang mendapatkan bantuan revitalisasi, yakni Pesantren Amanah dan Pesantren At-Tajdid. Sejak berdiri pada tahun 2018, Pesantren Amanah terus melakukan pembangunan fisik secara bertahap dan kini dinilai telah memiliki fasilitas yang cukup memadai.
Perwakilan Badan Pembina Pesantren (BPP), Drs. H. Uun Harun Syamsuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan yang diterima SMA Amanah. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri dengan hati, lisan, dan perbuatan.
Ia juga berpesan agar bangunan dan fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara dengan sebaik-baiknya.
“Membangun itu penting, tetapi memelihara jauh lebih sulit. Dengan pemeliharaan yang baik, sekolah ini bisa menjadi sekolah yang bermutu,” tuturnya.

Mengutip pendapat AR. Fahruddin, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah harus menjadi sekolah bermutu.
“Sekolah bermutu itu ditandai dengan kedisiplinan guru, murid, dan pengelolanya, sehingga masyarakat tertarik menyekolahkan anak-anaknya,” katanya.
Menurutnya, ciri sekolah bermutu antara lain memberikan kenyamanan bagi para pendidik serta menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan bagi orang tua dan masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya, H. Dede Habibullah, M.Pd. Ia mengaku sangat senang dan bangga ketika mendengar kabar SMA Amanah mendapatkan bantuan revitalisasi.
“Fasilitas yang terus ditambah ini tentu menjadi nilai positif. Dulu saya pernah mendapatkan arahan tentang tiga hal penting dalam pendidikan, yakni penampilan, pelayanan, dan prestasi. Fasilitas ini termasuk bagian dari penampilan yang membuat siswa betah dan nyaman,” ujarnya.
Ia berharap, bantuan revitalisasi tersebut membawa keberkahan bagi seluruh pihak, khususnya bagi SMA Plus Pesantren Amanah dan Persyarikatan Muhammadiyah di Kota Tasikmalaya.
Editor: Choiril Amirah Farida



