Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Catalyst Bahas Lima Peluang Bisnis Emas dan Perak, Jadi Dealer Sampai Bangun Brand Sendiri

SUMU Catalyst Bahas Lima Peluang Bisnis Emas dan Perak, Jadi Dealer Sampai Bangun Brand Sendiri

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst menyelenggarakan webinar bertajuk “Rahasia Membangun Bisnis di Ekosistem Logam Mulia” pada Jumat (25/9).

Menghadirkan Achmad Zani, Direktur Utama PT Putra Surya Yogyakarta, webinar ini membahas berbagai peluang pengembangan usaha di sektor emas dan perak, mulai dari perdagangan hingga manufaktur dan pengembangan merek sendiri.

kegiatan ini menjadi ruang berbagi wawasan bagi para pengusaha Muhammadiyah untuk mengenal lebih jauh potensi bisnis logam mulia serta model usaha yang dapat dikembangkan sesuai kapasitas dan kebutuhan pasar.

Dalam pemaparannya, Achmad Zani mengulas lima peluang bisnis yang ditawarkan melalui ekosistem EmasMu dan SilverMu, yakni menjadi dealer resmi, mengembangkan strategi rebranding produk cukim emas dan perak, memanfaatkan layanan maklon, mendapatkan pendampingan pendirian perusahaan logam mulia, serta mengikuti program investasi jual beli logam mulia berbagai merek.

“Bisnis logam mulia tidak hanya soal membeli dan menjual emas atau perak. Ada banyak model bisnis yang bisa dikembangkan, mulai dari menjadi dealer, membangun merek sendiri, menggunakan jasa maklon, sampai membangun perusahaan logam mulia,” ujar Achmad Zani.

Kelima peluang tersebut memperlihatkan beragam model keterlibatan dalam industri logam mulia. Tidak hanya melalui perdagangan produk jadi, pelaku usaha juga dapat menjajaki pengembangan produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun fasilitas manufaktur secara mandiri.

“Masing-masing model memiliki kebutuhan dan tingkat kesiapan yang berbeda. Karena itu, pengusaha dapat memilih pintu masuk yang paling sesuai dengan kapasitas modal, jaringan, dan target pasar yang ingin dibangun,” kata Zani.

Membuka Peluang Usaha dari Distribusi hingga Produksi

Salah satu peluang yang dibahas adalah menjadi dealer resmi EmasMu dan SilverMu. Melalui skema ini, mitra usaha berkesempatan memperoleh margin penjualan yang kompetitif, harga khusus dealer, dukungan pemasaran, materi promosi, serta pelatihan untuk mendukung aktivitas penjualan.

“Menjadi dealer bisa menjadi langkah awal bagi pengusaha yang ingin masuk ke bisnis logam mulia. Setelah memahami pasar dan membangun jaringan pelanggan, peluang untuk mengembangkan bisnis ke tahap berikutnya juga semakin terbuka,” ujar Zani.

Selain distribusi, webinar juga membahas strategi rebranding produk cukim emas dan perak. Melalui pendekatan ini, pelaku usaha dapat mengembangkan produk dengan identitas merek sendiri, menyesuaikan desain dan kemasan dengan segmen pasar, serta membangun nilai tambah produk.

“Brand sendiri memberikan ruang bagi pengusaha untuk membangun identitas produk sesuai karakter pasar yang dituju. Jadi, yang dijual bukan hanya logam mulianya, tetapi juga desain, kemasan, identitas, dan pengalaman yang melekat pada merek tersebut,” jelasnya.

Peluang lainnya adalah layanan maklon logam mulia yang memungkinkan pengusaha mengembangkan produk berlabel sendiri tanpa perlu berinvestasi langsung dalam pembangunan fasilitas produksi. Layanan ini mencakup konsultasi produk, desain eksklusif, produksi, sertifikasi, kemasan premium, hingga pendampingan peluncuran produk.

“Dengan model maklon, pengusaha tidak harus langsung membangun pabrik atau fasilitas produksi sendiri. Fokusnya bisa diarahkan terlebih dahulu pada pengembangan produk, merek, pemasaran, dan bagaimana produk tersebut diterima oleh pasar,” kata Zani.

Adapun bagi pengusaha yang ingin mengembangkan bisnis lebih jauh, PT Putra Surya Yogyakarta juga menawarkan program pendampingan pendirian perusahaan logam mulia. Program tersebut mencakup perencanaan bisnis, pengembangan merek, desain fasilitas produksi, penyediaan peralatan, pelatihan sumber daya manusia, hingga pendampingan operasional.

“Ketika pengusaha ingin naik kelas dari sekadar perdagangan menuju produksi, tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Karena itu, pendampingan dibutuhkan agar prosesnya lebih terarah, mulai dari perencanaan sampai operasional,” ungkap Zani.

Sementara itu, program investasi jual beli logam mulia berbagai merek turut diperkenalkan sebagai salah satu alternatif keterlibatan dalam perdagangan logam mulia.

SUMU Catalyst sebagai Ruang Kolaborasi dan Pengembangan Usaha

Webinar ini merupakan bagian dari upaya SUMU dalam menghadirkan ruang pembelajaran dan memperluas akses informasi bisnis bagi pengusaha Muhammadiyah. Melalui SUMU Catalyst, para pelaku usaha diperkenalkan pada berbagai peluang kerja sama, model bisnis, serta layanan yang dapat mendukung pengembangan usaha.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempertemukan kebutuhan pengusaha dengan penyedia solusi bisnis, sehingga peluang kolaborasi dapat dijajaki secara konkret.

Ke depan, SUMU Catalyst diharapkan terus menjadi wadah yang mempertemukan pengusaha Muhammadiyah dengan mitra bisnis dan penyedia layanan yang relevan, sekaligus mendorong terbentuknya kolaborasi yang dapat memperluas jaringan dan kapasitas usaha anggota SUMU

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

Editor: Choiril Amirah Farida 

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Cetak Prestasi Internasional melalui Penghargaan Inovasi Kurikulum Terbaik di AICIRE 2026

    UMS Cetak Prestasi Internasional melalui Penghargaan Inovasi Kurikulum Terbaik di AICIRE 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Prodi S2 PAI UMS meraih penghargaan Top Curriculum Innovation in PAI Study Program dalam ajang Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) 2026 yang diselenggarakan di Bandung pada 14-16 Juli 2026. Penghargaan […]

  • Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi: Belajar dari Valencia, Bersiap di Lampung

    Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi: Belajar dari Valencia, Bersiap di Lampung

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A, Ketua MDMC Wilayah Lampung Kita semua terkejut, khawatir, dan bahkan merasa miris. Cuaca kini tak lagi bisa diprediksi, dan musim seolah berubah tanpa aturan. Ini bukan sekadar perubahan yang kita alami, melainkan fenomena nyata yang menggambarkan betapa tak terduganya bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi di seluruh dunia. […]

  • Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan Sumber Daya Alam

    Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan Sumber Daya Alam

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Perkembangan pengelolaan Sumber Daya alam (SDA) dan bentuk usaha modern mendorong perlunya pemahaman zakat yang tidak terbatas pada objek-objek fikih klasik. Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Muhammadiyah melalui Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke XXXI memandang hasil pengelolaan SDA, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan budidaya hingga pertambangan, perlu dikaji melalui pendekatan fikih […]

  • Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo — Memasuki bulan ketiga, Program Kemitraan Dakwah Pembinaan Mualaf kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS RI di Kulonprogo semakin meneguhkan aspek spiritual peserta. Kegiatan yang didampingi Subandi kali ini difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur’an, pengenalan huruf hijaiyah, serta hafalan doa dan surat pendek pada Halaqah hari Kamis, 12 Maret 2026. […]

  • Tim Pengabdian UMS Dorong Greenpreneurship, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Ramah Lingkungan

    Tim Pengabdian UMS Dorong Greenpreneurship, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 46 anggota PKK mengikuti pendampingan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari sampah rumah tangga yang digelar oleh Tim Pengabdian Skema Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS. Pengabdian tersebut hadir untuk mengubah cara […]

  • UMS Buka Pendaftaran Mahasiswa Kelas Internasional, Kuota 250 Setiap Tahunnya

    UMS Buka Pendaftaran Mahasiswa Kelas Internasional, Kuota 250 Setiap Tahunnya

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali membuka penerimaan mahasiswa baru kelas internasional untuk tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pmb.ums.ac.id. Program ini dirancang untuk menjaring mahasiswa baik dari dalam maupun luar negeri yang siap menempuh perkuliahan dengan pengantar bahasa Inggris dan Arab. Staf Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) […]

expand_less