Beasiswa IKA UMS Kembali Dibuka, Perkuat Sinergi Alumni untuk Dukung Pendidikan Mahasiswa
- account_circle Maysali
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Alumni Magister Manajemen UMS, Ibnu Ismoyo, S.H., M.H., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID SURAKARTA – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluncurkan program beasiswa bagi mahasiswa melalui kegiatan Kick-off Beasiswa IKA UMS Batch VIII, Jumat (23/10/2026). Program ini menjadi wujud kontribusi alumni dalam mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.
Mengusung tema “Connecting Alumni, Empowering Students, Transforming Future”, program beasiswa tersebut diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi finansial, tetapi juga mendorong mereka untuk terus berprestasi dan mempersiapkan masa depan. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom dengan melibatkan pimpinan universitas, pengurus IKA UMS, serta mahasiswa calon penerima beasiswa.
Kepala Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Beasiswa IKA UMS telah memasuki penyelenggaraan tahun kedelapan. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menunjukkan kontribusi nyata alumni dalam mendukung mahasiswa, terutama melalui skema pendanaan bersama dari para alumni sebagai kakak asuh.
“Pemberian beasiswa yang diberikan oleh alumni ini adalah salah satu sumbangsih nyata dari para alumni. Kami mengundang adik-adik mahasiswa UMS untuk bisa memanfaatkan peluang pemberian beasiswa ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus IKA UMS dan seluruh alumni yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program tersebut. LP3A UMS terus berupaya memperkuat sinergi dengan alumni, termasuk melalui pengembangan sistem pelacakan alumni (tracer study) dan peningkatan peran alumni dalam mendukung mahasiswa.
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kontribusi IKA UMS yang secara konsisten mendukung pengembangan universitas melalui berbagai program, termasuk beasiswa bagi mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan alumni merupakan bagian penting dari sinergi untuk memperluas manfaat pendidikan.
“Atas nama UMS saya menyampaikan terima kasih atas IKA UMS ini yang senantiasa menjadi partner strategis dalam mengawal pengelolaan dan pengembangan UMS,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan beasiswa dari alumni menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi yang dapat memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa. Karena itu, ia mendorong para alumni untuk terus memperluas jejaring dengan berbagai pihak, termasuk mitra yang memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum
Rektor juga menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan pendidikan di UMS selama ini berasal dari berbagai skema beasiswa. Harun menyebut, total dukungan beasiswa UMS mencapai sekitar Rp45–46 miliar pada tahun berjalan, mencakup beasiswa internal, Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta dukungan dari sejumlah perusahaan dan mitra lainnya.
“Silakan teman-teman alumni senantiasa melakukan perluasan jaringan kepada beberapa rekan dan kolega yang memiliki CSR. Dana tersebut kemudian dapat dihimpun dan disalurkan, salah satunya melalui skema beasiswa,” jelasnya.
Sekjen IKA UMS, Anton Cahyo Kusumo, S.E., menjelaskan bahwa penyelenggaraan Beasiswa IKA UMS Batch VIII merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap generasi penerus sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan universitas.
“Kami berharap beasiswa ini tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi dorongan dan semangat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi serta mengukir masa depan yang gemilang,” tuturnya.
Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa maupun almamater. Dukungan para alumni diharapkan menjadi penguat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi mereka.
Salah satu agenda dalam kick off adalah berbagi pengalaman dari alumni UMS, Ibnu Ismoyo, S.H., M.H., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia menceritakan perjalanan kariernya sekaligus peran pendidikan yang ditempuhnya di Magister Manajemen UMS dalam menunjang pekerjaannya di bidang perencanaan dan pengelolaan organisasi.
Ibnu mengaku terharu dapat kembali terhubung dengan almamater setelah sekitar 24 tahun meninggalkan Solo. Ia menilai ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di UMS memberikan bekal penting dalam perjalanan profesionalnya, termasuk ketika menjalankan tugas di lingkungan birokrasi dan diplomasi.
“Semua ilmu mengenai manajemen perkantoran kami dapatkan di sini. Mulai dari manajemen perencanaan, manajemen operasional, manajemen strategis, manajemen sumber daya manusia, hingga manajemen publik yang sangat berkaitan dengan kegiatan-kegiatan di dalam birokrasi,” ungkap Ibnu.
Ia secara khusus menyoroti manfaat pembelajaran manajemen strategis yang diperolehnya selama menempuh studi. Menurutnya, ilmu tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas di bidang perencanaan, tetapi juga membantunya dalam memimpin sejumlah kantor dan menjalankan penugasan strategis.
Pengalaman tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kontribusi alumni dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik melalui kompetensi profesional, jejaring kerja, maupun dukungan nyata bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan.
Adapun rangkaian Beasiswa IKA UMS Batch VIII dimulai dengan sosialisasi beasiswa pada 23 Oktober 2026. Pendaftaran dibuka pada 24 Oktober hingga 24 November 2026, dilanjutkan dengan seleksi wawancara pada 28 November 2026. Sementara itu, pengumuman penerima beasiswa dijadwalkan pada 7 Desember 2026. Melalui tahapan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri dan mengikuti proses seleksi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Maysali/Humas)
- Penulis: Maysali
- Editor: Annisa' Yasfa Azzahra