Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qori Internasional asal Gaza Palestina Bangkitkan Semangat Cinta al-Qur’an Siswa SMK Muhammadiyah Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah

Qori Internasional asal Gaza Palestina Bangkitkan Semangat Cinta al-Qur’an Siswa SMK Muhammadiyah Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Brebes – SMK Muhammadiyah Bumiayu hadirkan Qori internasional, dan Dai muda asal Gaza Palestina, Syeikh Mahmud Abdelal bangkitkan semangat belajar al-Qur’an para siswa di Hanggar sekolah tersebut, Sabtu (6 Robi’ul Akhir 1445 H/21/10/2023 M).

Safari dakwah tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kondisi Palestina saat ini yang masih dalam serangan zionis Israel dan berbagai krisis lainnya sebagai media edukasi agar dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya membantu Palestina dan membela Masjid Al-Aqsha dengan mengamalkan Al-Quran sepenuh jiwa.

Syeikh Mahmud Abdelal berpesan kepada Siswa dan seluruh Dewan Guru SMK Muhammadiyah Bumiayu untuk senantiasa membaca dan menghafal al-Qur’an serta mengamalkannya dalam setiap keadaan dan kesibukan apa pun.

“Masjid al- Aqsa tercatat dalam al-Qur’an sebagai masjid tempat Nabi Muhammad SAW naik ke langit dalam menerima perintah shalat dan Al-Qur’an adalah panduan hidup umat Islam yang penuh sumber kemuliaan dan kenikmatan yang tiada taranya. Melalui semangat al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad Saw dan semangat persaudaraanlah umat muslim di seluruh dunia bersatu-padu, maka hati umat muslim di seluruh penjuru dunia menjadi dekat dan lekat dengan Palestina sebagai salah satu kota suci bagi umat Muslim dunia. Oleh karena itu, mari kita rutinkan setiap hari dengan membaca al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”, ucap Qori Internasional tersebut.

Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, S.Pd., MM yang mendapat kunjungan terakhir dari , Syeikh Mahmud Abdelal dalam kalam iftitahnya mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut sekaligus memberikan nasehat kepada seluruh siswa tentang semangat militansi yang dimiliki anak-anak Palestina,

“Keluarga besar SMK Muhammadiyah Bumiayu sangat bersyukur atas nikmat atas SMK yang dalam keadaan aman, nyaman, tentram. Sementara di Palestina, anak-anak tidak bisa sekolah seperti kita saat ini. Semoga kehadiran Syeikh Mahmud Abdelal di sekolah kita tercinta ini akan menambah keinginan kita semua untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan semangat untuk saling berbagi, sehingga kita semua semakin termotivasi dalam peningkatan kemampuan berbahasa arab dan semangat menghafal kitab suci al-Qur’an”, katannya.

Para siswa SMK Mutubumi sangat antusias mendengarkan ceramah dari Syeikh Mahmud Abdelal dari Gaza Palestina

Kunjungan tersebut diawali dengan sholat shubuh berjama’ah di Masjid Istiqlal Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang diikuti oleh ratusan jama’ah. Usai menjadi imam sholat shubuh kemudian dilanjutkan dengan tausyiah oleh Syeikh Mahmud Abdelal sampai pukul 06.30 WIB dan diakhiri penyerahan bantuan untuk Gaza Palestina yang dilakukan oleh Ketua Ta’mir, Drs.H.Abdul Mufti.

Selepas dari Masjid Istiqlal Bumiayu, beliau melanjutkan safari dakwah kedua, yaitu Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu yang disambut meriah oleh group hadroh Dzurotun Nada serta ratusan santri serta dewan asatidz. Syeikh Mahmud Abdelal menyampaikan motivasi tentang pentingnya cinta Qur’an dan Cinta Nabi dihadapan ratusan santri yang dipandu oleh Ustadz Muhammad Hotami, S.Pd hingga pukul 07.40 WIB.

Safari dakwah berikutnya setelah dari Pesantren Modern MBS Bumiayu adalah SMK Muhammadiyah Bumiayu. Kehadiran Syeikh muda sala Gaza tersebut di Hanggar disambut hangat dan meriah oleh Group Hadroh, dewan guru dan ratusan siswa yang langsung dikomandani oleh Kepala SMK Mutubumi, Faiz Hanani, S.Pd., MM. Qori internasional tersebut memberikan motivasi di hadapan ratusan siswa hingga pukul 10.30 WIB.

Pada kesempatan kunjungan di tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik PCM Bumiayu Brebes tersebut, Syeikh Mahmud Abdelall merasa bahwa permasalahan Al-Aqsha dan kemanusiaan di Palestina bukan hanya milik orang Palestina, tapi juga milik semua orang muslim di dunia, termasuk warga Muslim di Indonesia.

Senada dengan ungkapan di atas, Drs. Abdul Mufti selaku Ketua Ta’mir Masjid Istiqlal Bumiayu dalam sambutannya menyampaikan bahwa safari dakwah pada pagi hari ini merupakan salah satu momentum untuk mempererat persaudaraan dan menebar cinta kasih antar sesama, termasuk kecintaan kita kepada saudara dita di Palestina.

“Kegiatan safari dakwah ini digelar untuk dapat memberikan doa dan dukungan baik moril maupun materil terhadap saudara-saudari kita yang ada di Palestina yang sekarang terus berjuang dengan jiwa dan raga untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama kaum muslimin dari jeratan dan siksaan zionis israil. Mari kita senantiasa berdoa agar saudara-saudari kita di Palestina dapat terbebaskan dari kedzhaliman zionis Israel,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Mudir Pesantren MBS Bumiayu, Kyai Sutriyono, S.Ag saat menyambut kedatangan Syeikh Mahmud Abdelall di pesantren yang dipimpinnya menyampaikan bahwa Palestina sebagai salah satu kota suci bagi warga Muslim dunia harus kita jaga sebaik mungkin.

Kehadiran Syeikh Mahmud Abdelal di Pesantren Modern MBS Bumiayu ini akan menyampaikan kondisi terkini yang terjadi di Jalur Gaza Palestina sekaligus akan memberikan motivasi untuk para santri dalam menghafal al-Qur’an ala Ghaza Palestina. Semoga kehadiran beliau di tengah-tengah kita akan menjadi media membangun semangat juang yang tinggi dengan jiwa qur’ani dan ilmu agama uang mumpuni.

(Tarqum Aziz-MPI PCM Bumiayu)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Pasca Ramadan, Buletin Masjid UMS Hadirkan Spiritualitas di Dunia Akademik

    Refleksi Pasca Ramadan, Buletin Masjid UMS Hadirkan Spiritualitas di Dunia Akademik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Buletin Masjid Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali hadir melalui edisi terbarunya di tahun 2026 dengan mengangkat tema “Spiritualitas Akademik: Iman di Tengah Dinamika Kampus.” Edisi ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dan civitas academica untuk menjaga konsistensi nilai-nilai spiritual setelah melewati bulan Ramadan. Sebagai media literasi masjid kampus, Buletin Masjid UMS tidak […]

  • Kajian UMS Bahas Puasa Sunnah Menurut Tarjih Muhammadiyah

    Kajian UMS Bahas Puasa Sunnah Menurut Tarjih Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengadakan Kajian Tarjih Online bersama Dr. Imron Rosyadi, M.Ag., dengan tema “Puasa Sunnah yang Disyariatkan menurut Tarjih Muhammadiyah”. Materi yang disampaikan merujuk pada Keputusan Muktamar Tarjih XXI di Klaten tahun 1980 serta Keputusan Tarjih Pekalongan tahun 2024. Kajian diawali dengan sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA: […]

  • Merefleksikan Hidup Guna Mencapai Tujuan

    Merefleksikan Hidup Guna Mencapai Tujuan

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ibnu Masngud Apa yang dicari? Bumi ini diwarnai dengan aneka aktivitas manusia beserta dinamikanya. Setiap manusia memiliki kepentingan yang mendorongnya untuk bertindak. Karena kepentingan manusia berbeda satu dengan yang lainnya tidak jarang tindakan itu merugikan satu sama lain. Dari situlah lahir berbagai problematika tanpa ujung yang memenuhi kehidupan dunia. Namun apa sebenarnya yang […]

  • Upaya Internasionalisasi Muhammadiyah, LPPIK UMS Adakan Daurah Tarjih, Mudir dan Tahfidz untuk Mahasantri Shabran

    Upaya Internasionalisasi Muhammadiyah, LPPIK UMS Adakan Daurah Tarjih, Mudir dan Tahfidz untuk Mahasantri Shabran

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 604
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Surakarta (26/06/2022), Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan pembekalan terhadap mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk daurah tarjih (17/6), daurah mudir pesantren (18-19/6) dan daurah tahfidzul-Qur’an (22-26/6). Seluruhnya diselenggarakan di kompleks asrama Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Maksud diadakannya serangkaian […]

  • KH. Harun Abdi Manaf: Banggalah Menjadi Warga Muhammadiyah dan Pegawai AUM

    KH. Harun Abdi Manaf: Banggalah Menjadi Warga Muhammadiyah dan Pegawai AUM

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Ribuan warga persyarikatan hadiri Pengajian Akbar Jum’at Kliwon PCM Bumiayu Brebes di Halaman SMP Muhammadiyah Bumiayu, Jum’at (03/05/2024). Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangtuang yang menjadi Tuan Rumah Pengajian Akbar Rutin Jum’at Kliwon PCM Bumiayu yang bertempat di halaman SMP Muhammadiyah Bumiayu ini menghadirkan penceramah KH.Harun Abdi Manaf, MH, Ketua BAZNAS dan Mantan […]

  • IPMAWATI Bersuaralah! Menghapus Tabu, Menyalakan Perubahan

    IPMAWATI Bersuaralah! Menghapus Tabu, Menyalakan Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Oleh: Aulia Rahma, Ketua Bidang Ipmawati PD IPM Lampung Timur Sejak dahulu bahkan hingga saat ini, suara perempuan sering dianggap tidak penting, dibatasi, bahkan dibungkam oleh konstruksi sosial dan budaya patriarki. Tidak jarang, perempuan yang berbicara lantang dianggap tidak sopan, melawan kodrat, atau “tidak tahu tempat”. Padahal, berbicara bukan hanya sekadar hak, tetapi juga bagian […]

expand_less