Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Dosen UMS Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Greenhouse Hidroponik Tenaga Surya untuk Kemandirian Pangan KWT di Sukoharjo

Tim Dosen UMS Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Greenhouse Hidroponik Tenaga Surya untuk Kemandirian Pangan KWT di Sukoharjo

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur di Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, memiliki potensi besar dalam budidaya sayuran hidroponik, khususnya selada dan pakcoy. Namun, ketergantungan pada listrik PLN untuk mengoperasikan pompa air dan skala produksi yang masih terbatas menjadi tantangan utama dalam pengembangan usaha ini. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berjudul “Pertanian Terpadu Berbasis Greenhouse Hidroponik Tenaga Surya untuk Kemandirian Pangan Kelompok Wanita Tani Desa Kudu, Sukoharjo”.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Jumat (7/8/2026) bertempat di Kantor Kepala Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, 30 anggota KWT Subur Makmur, serta perwakilan dari berbagai pihak terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dewi Novita Sari, S.Si., M.Sc., dosen Fakultas Geografi UMS selaku ketua tim, berkolaborasi dengan Dr. Ir. Sri Hartati, M.P., dari Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara, serta Ir. Subroto, M.T., dan Ir. Sartono Putro, M.T., dari Fakultas Teknik UMS.

Program ini sendiri didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2026 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sesuai dengan Kontrak Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Nomor: 005/LL6/AL.04.03/PM/2026;251.15/DRPPS/A3.9/IV/2026, Tanggal 14/04/2026; 15/04/2026.

Dewi menyampaikan bahwa program pengabdian yang dilakukan oleh timnya sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan produktivitas pangan, dan SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui penerapan energi surya. Kegiatan ini juga mendukung Asta Cita ke-6, yaitu pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, serta Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) pada bidang fokus pangan dan pertanian.

“Program ini bertujuan untuk mengembangkan model pertanian terpadu berbasis greenhouse hidroponik yang terintegrasi dengan energi surya. Kami ingin meningkatkan kapasitas produksi sayuran hidroponik sekaligus menekan biaya operasional yang selama ini menjadi kendala utama mitra,” terang Dewi, Senin (10/8/2026).

Selain itu, tim juga menerapkan sistem pertanian terpadu (integrated farming) dengan mengintegrasikan budidaya maggot, komposter Pupuk Organik Cair (POC), serta tanaman pendukung dalam satu kesatuan sistem. Pendekatan ini memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan kotoran ternak sebagai pakan maggot sekaligus bahan baku pupuk organik. Dr. Ir. Sri Hartati, M.P., dalam pemaparannya menekankan bahwa semakin sempitnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan mengharuskan petani untuk beradaptasi dengan sistem budidaya yang lebih efisien, salah satunya hidroponik.

“Perubahan lahan pertanian menjadi pemukiman dan industri membuat lahan produktif semakin terbatas. Ke depan, sistem penanaman juga harus berbeda. Oleh karena itu, petani harus belajar hidroponik agar tetap bisa berproduksi meskipun di lahan yang sempit,” ujar Sri Hartati.

Ia juga menjelaskan bahwa kualitas sayuran hidroponik sangat dipengaruhi oleh pengelolaan nutrisi yang tepat. Untuk itu, tim pengabdian memberikan pelatihan kepada anggota KWT mengenai teknik budidaya, manajemen nutrisi, serta pemanenan dan sortasi untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang tinggi.

Ir. Subroto M.T., selaku koordinator pembuatan alat, menjelaskan bahwa proses perancangan dan pembuatan alat berbasis IPTEK telah dilakukan selama beberapa bulan. Alat yang dihibahkan kepada mitra meliputi sistem panel surya, instalasi pompa air tenaga surya, serta komposter untuk pengolahan limbah.

Tim pengabdian berharap dengan adanya kolaborasi dan pendampingan ini, anggota KWT Subur Makmur dapat lebih produktif dan mandiri dalam mengelola usaha hidroponik, serta mampu memanfaatkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Kontributor: Maysali/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 73 Personel KOKAM Surya Kusuma Kabupaten Banyumas Mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025

    73 Personel KOKAM Surya Kusuma Kabupaten Banyumas Mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KOTA TEGAL – Sebanyak 73 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Surya Kusuma Kabupaten Banyumas diberangkatkan dari halaman Kantor PDM Banyumas untuk mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025 di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah di Kota Tegal tanggal 17–19 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Kokam Tanggap, Indonesia Berdaya,” Jambore ini menjadi momentum penguatan […]

  • MEBP PWM Lampung dan DIY Sepakat Bikin Kolaborasi Bisnis, Apa Saja Wujudnya?

    MEBP PWM Lampung dan DIY Sepakat Bikin Kolaborasi Bisnis, Apa Saja Wujudnya?

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Saat ini memang eranya untuk bekerjasama atau kolaborasi di Muhammadiyah lintas propinsi. Kolaborasi dapat dalam hal apapun, khususnya bidang ekonomi, bisnis dan pariwisata. Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PWM DIY dan Lampung bersepakat untuk menjajagi kerjasama yang riel dan berkelanjutan. Setidaknya hal tersebut di atas mengemuka saat digelar penyambutan studi tiru […]

  • PK IMM Ibnu Sina UMPwr gelar Musyawarah Komisariat dengan tema IMM untuk Masyarakat

    PK IMM Ibnu Sina UMPwr gelar Musyawarah Komisariat dengan tema IMM untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 225
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto – Pada hari Jumat-Sabtu, 12-13 Juli 2024 telah dilaksanakan Musyawarah Komisariat-Komisariat atau disingkat dengan Musykom oleh IMM Universitas Muhammadiyah Purworejo di ruang Seminar Kampus Timur. Musykom ini diadakan oleh seluruh Pimpinan komisariat (PK) IMM UMPwr yaitu PK Ibnu Sina, PK Buya Hamka, PK Taimiyah dan PK AR. Fachruddin. Musykom yang dilaksanakan oleh PK […]

  • Tabligh Akbar Perdana PCM Grogol, Dihadiri Ratusan Jama’ah

    Tabligh Akbar Perdana PCM Grogol, Dihadiri Ratusan Jama’ah

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 261
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Ratusan jama’ah hadiri tablig akbar perdana Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol, Sukoharjo, Ahad, (28/01/2024). Acara bersejarah bagi warga Muhammadiyah Cabang Grogol yang dilaksanakan di Masjid Baitul Makmur Solo Baru ini berlangsung hikmat dan ikuti oleh ratusan jama’ah persyarikatan. Hadir pula dalam acara tersebut Ketua PCM dan PCA Grogol, PRM dan PRA Madegondo, […]

  • SUMU Lampung Gelar Kopdar Perdana 2025: Bangun Sinergi, Kuatkan Ekonomi Umat

    SUMU Lampung Gelar Kopdar Perdana 2025: Bangun Sinergi, Kuatkan Ekonomi Umat

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR LAMPUNG – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Lampung sukses menyelenggarakan Kopdar Perdana di Notizhut, Jl. Pandawa Raya, Harapan Jaya, Sukarame, Kota Bandar Lampung pada Ahad (12/10/25). Acara ini mempertemukan para pelaku usaha dan anggota komunitas UMKM Muhammadiyah dari berbagai sektor, dengan semangat memperkuat jejaring dan membangun kemandirian ekonomi umat. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul […]

  • Kemendiktisaintek Dorong PTMA Perkuat Ekosistem Riset dan Internasionalisasi Kampus

    Kemendiktisaintek Dorong PTMA Perkuat Ekosistem Riset dan Internasionalisasi Kampus

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia di kancah global menjadi sorotan dalam forum pertemuan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek), Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., menegaskan bahwa internasionalisasi bukan semata tentang peringkat dunia, melainkan tentang membangun ekosistem riset dan […]

expand_less