Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Dorong Inovasi Pangan: Bayam Disulap Jadi Tepung dan Cookies Sehat

UMS Dorong Inovasi Pangan: Bayam Disulap Jadi Tepung dan Cookies Sehat

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bayam yang selama ini dikenal sebagai sayuran hijau segar kini memiliki wajah baru. Melalui inovasi yang digagas tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), bayam disulap menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi berupa tepung dan kue kering (cookies) sehat.

Program ini menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Potronayan, Boyolali, yang menyasar kelompok petani perempuan. Ketua tim pengabdian, Dr. Hidayah Karuniawati dari Fakultas Farmasi UMS, menjelaskan bahwa inovasi ini membawa dua manfaat sekaligus.

“Bayam di Potronayan sangat melimpah, tapi kalau dijual segar harganya murah dan cepat rusak. Dengan diolah menjadi tepung dan cookies, bayam bisa lebih awet, bernilai tinggi, dan jadi camilan sehat,” ungkap Hidayah saat diwawancarai pada Rabu (12/11).

Hidayah juga menerangkan bahwa selama ini petani di Desa Potronayan menghadapi kendala harga bayam segar yang tidak stabil dan mudah rusak. Akibatnya, banyak hasil panen terbuang karena tidak bisa disimpan lama. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian UMS hadir dengan solusi konkret agar para petani dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian mereka melalui diversifikasi olahan pangan.

Program pengabdian ini melibatkan 22 petani perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan dilaksanakan bertahap mulai dari persiapan, penyuluhan, pelatihan, hingga pendampingan produksi menggunakan pendekatan Participatory Rural Approach (PRA), di mana masyarakat dilibatkan aktif dalam setiap proses.

“Dalam sesi penyuluhan, para peserta mendapatkan materi tentang diversifikasi produk pertanian, manfaat gizi bayam, dan peluang pasar olahan pangan. Selanjutnya, mereka mempraktikkan langsung proses pembuatan tepung bayam, mulai dari pencucian, pemotongan, pengeringan, penggilingan, hingga penyaringan untuk menghasilkan tepung halus yang siap digunakan sebagai bahan baku cookies,” papar Hidayah.

Cookies bayam dibuat dengan mencampurkan tepung bayam bersama tepung terigu, mentega, gula halus, dan susu bubuk. Dengan komposisi yang tepat, cookies tetap memiliki rasa lezat namun lebih bergizi berkat tambahan zat besi, vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan alami dari bayam. Produk ini diharapkan menjadi alternatif camilan sehat bagi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Hidayah menerangkan, peserta aktif berdiskusi dan berlatih membuat tepung serta cookies bayam dalam kelompok kecil dengan pendampingan intensif dari dosen dan mahasiswa. Setiap kelompok berhasil menghasilkan produk jadi yang layak konsumsi dan siap dikembangkan lebih lanjut.

Setelah mengikuti pelatihan, kemampuan peserta meningkat signifikan. Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 75,62% menjadi 77,50%, disertai peningkatan nyata dalam keterampilan praktik. Peserta tidak hanya mahir mengolah bayam menjadi produk tahan lama, tetapi juga memahami standar kebersihan, teknik pengemasan, dan strategi menjaga kualitas produk.

Secara ekonomi, program ini membuka peluang usaha baru bagi petani perempuan. Produk tepung dan cookies bayam dapat dijual di pasar lokal, dipromosikan melalui media sosial, hingga dikembangkan menjadi usaha rumahan berskala kecil menengah. Dengan demikian, bayam yang semula bernilai rendah kini memberikan keuntungan lebih besar dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa.

Didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) serta LPPM UMS, program ini berjalan sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui inovasi pangan berbasis potensi lokal ini, UMS kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan. (Yusuf/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

    NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Anqiya Zaki Mushoddiq
    • visibility 133
    • 14Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (MPQ) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Ngobrol Seputar Qur’an (NGOPAQ) #2 bertajuk “Ketaatan Tanpa Kritik: Kesalehan atau Pembungkaman? (Hakikat Kritik dan Demonstrasi dalam Perspektif Islam)” pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Kampus 2 UMS, ini diikuti sekitar 27 orang, termasuk pemantik dan […]

  • Bersamaan Pengajian Slapanan Ahad Kliwon, SMP Muhapuja Luncurkan Buku Karakter Islami

    Bersamaan Pengajian Slapanan Ahad Kliwon, SMP Muhapuja Luncurkan Buku Karakter Islami

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – SMP Muhammadiyah Purwojati kembali menorehkan tonggak sejarah baru dengan meluncurkan buku perdananya berjudul Panduan Ibadah Praktis: Sebuah Kerangka Pembentukan Karakter pada Siswa. Peluncuran buku tersebut digelar bertepatan dengan agenda rutin Pengajian Selapanan Ahad Kliwon PCM Purwojati di lingkungan SMP Muhammadiyah Purwojati, dan disaksikan ratusan jamaah pengajian, Ahad (18/1/2026). Launching buku dilakukan secara […]

  • Ground Breaking TK ABA 6 Ketenong: Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq Dorong Kemajuan Pendidikan di Lebong

    Ground Breaking TK ABA 6 Ketenong: Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq Dorong Kemajuan Pendidikan di Lebong

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Suasana Desa Ketenong, Kabupaten Lebong, pada Ahad (10/8) terasa istimewa. Kegiatan ground breaking pembangunan TK ABA 6 Ketenong dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Lebong, unsur Forkopimda, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah […]

  • Eco-Surya Sukoharjo Tanam 1000 Pohon Sebagai Aksi Peduli Lingkungan

    Eco-Surya Sukoharjo Tanam 1000 Pohon Sebagai Aksi Peduli Lingkungan

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 164
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo sukses melaksanakan kegiatan “Tanam 1000 Pohon” yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kreatif Bulu Sukoharjo, pada Sabtu, 30 November 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Eco-Resilience: Aksi Tanam 1000 Pohon sebagai Amal Jariyah Lingkungan” dan menjadi bagian dari program Eco-Surya […]

  • Penerapan Sistem Pendidikan Paulo Freire

    Penerapan Sistem Pendidikan Paulo Freire

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Oleh : Bunga Chantia Paradisa (202110230311024) Paulo Freire merupakan salah satu tokoh pendidikan yang berasal dari Brazil. Paulo Freire terkenal dengan seseorang yang mampu mengubah atau mengembalikan manusia sebagai makhluk yang bebas. Pemikiran pendidikan yang Paulo Freire tawarkan yaitu sebuah model pendidikan yang dinilai dapat mempersiapkan siswa yang kreatif seperti yang termuat dalam tujuan. Paulo berpendapat […]

  • Mahasiswi Tunarungu Pertama UMPP Lulus dengan IPK 3,47, Sampaikan Pesan Haru Saat Wisuda

    Mahasiswi Tunarungu Pertama UMPP Lulus dengan IPK 3,47, Sampaikan Pesan Haru Saat Wisuda

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Ika Rizqy Damayanti, mahasiswi tunarungu asal Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menorehkan prestasi membanggakan. Ia menjadi mahasiswa tunarungu pertama yang berhasil lulus dari Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dengan IPK 3,47. Ika resmi diwisuda pada Selasa, 21 Oktober 2025, di Gedung Aula Fikkes UMPP Pekajangan, Kabupaten Pekalongan. Dalam acara tersebut, ia diberi […]

expand_less