Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

  • account_circle Unaise Albunayya
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA — Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (MPQ) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Ngobrol Seputar Qur’an (NGOPAQ) #2 bertajuk “Ketaatan Tanpa Kritik: Kesalehan atau Pembungkaman? (Hakikat Kritik dan Demonstrasi dalam Perspektif Islam)” pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Kampus 2 UMS, ini diikuti sekitar 27 orang, termasuk pemantik dan moderator.

Diskusi ini mengangkat persoalan ketaatan, kritik, dan demonstrasi dalam perspektif Islam. Tema tersebut menjadi ruang dialog untuk mendiskusikan hubungan antara nilai-nilai keislaman, sikap kritis, dan penyampaian aspirasi dalam kehidupan bermasyarakat.

NGOPAQ #2 menghadirkan dua pemantik, yakni Azhar Ardiansyah, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo 2026, dan Tholhah Hananah, Ketua Departemen Musabaqoh Pembinaan Huffazh MPQ UMS 2026. Diskusi dipandu oleh Fauziyah Salma Anfihar, Sekretaris Departemen Syiar MPQ UMS 2026, sebagai moderator.

Membedakan Ketaatan Mutlak dan Kritik Konstruktif

Meneladani QS. An-Nisa ayat 59, pemantik NGOPAQ #2 Tholhah Hananah menjelaskan bahwa ketaatan kepada pemegang kekuasaan (ulil amri) tidak bersifat mutlak layaknya ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.

“Di dalam Al-Qur’an kan disebutkan memang ayatnya berbunyi ‘Athi’ullaha wa athi’ur-rasula wa ulil amri minkum’. Tapi di situ terdapat perbedaan sebenarnya terkait … bagaimana cara kita memandang untuk mematuhi ataupun menaati daripada hal tersebut,” kata Tholhah. Ia menambahkan, “Ada satu paradigma yang mengatakan bahwasanya … kritik itu berbeda dengan ketidaktaatan.”

Tholhah juga mengutip petunjuk Al-Qur’an (QS. An-Nahl: 125) mengenai metode penyampaian saran dan kritik secara bijaksana.

“‘Ud’u ila sabili rabbika bil-hikmati’. Yang pertama tentunya dengan hikmah. Hikmah di sini kalau kita boleh memahami adalah dengan kebijaksanaan, yang mana salah satu artinya adalah dengan memilih cara ataupun metode yang sekiranya … berdampak,” jelasnya.

Senada dengan hal itu, Azhar Ardiansyah menegaskan bahwa menyampaikan pendapat dan mengkritik kebijakan merupakan bentuk kepedulian terhadap bangsa.

“Oh, kita bebas berekspresi. Oh, kita bebas menyuarakan kritik terhadap kebijakan, ya, bukan personalitas, bukan personal,” ujar Azhar. Ia menambahkan, “Karena mengkritik itu bentuk … satu bentuk cinta, ya, cinta tanah air.”

Azhar juga menekankan bahwa kritik yang baik harus dilandasi oleh argumen dan fakta yang kuat.

“Kritik itu yang saya pahami adalah ketika kita benar-benar membawa satu isu dengan data. Membawa satu isu dengan data, membawa satu keresahan dengan data,” tegasnya.

Refleksi Gerakan Mahasiswa dan Ragam Saluran Aspirasi

Diskusi semakin dinamis saat Zulfikar, mahasiswa semester 7 Prodi IQT UMS yang hadir sebagai peserta, menyoroti fenomena massa aksi yang rentan terjebak sikap ikut-ikutan (FOMO) tanpa memahami substansi kajian isu.

“Mayoritas mereka ikut demo itu hanya sekadar FOMO, atau bahasa yang ke-Arab-araban itu taklid buta,” ujar Zulfikar sembari mendorong pentingnya edukasi dan penafsiran historis atas pandangan ulama.

Menanggapi hal tersebut, para pemantik menekankan pentingnya adab serta keragaman cara dalam memperjuangkan aspirasi. Tholhah mengingatkan agar aksi penyampaian pendapat tetap berlandaskan moral dan solusi.

“Diam di hadapan kezaliman bukan berarti taat, teman-teman. Kemudian, berteriak tanpa adab juga bukan berarti sebagai tanda keberanian. Tentunya ketika kita mengkritik, ketika kita menyampaikan aspirasi, tentunya harus dengan ilmu, adab, dan kalau bisa sebisa mungkin kita juga berkontribusi untuk menawarkan solusi,” pungkas Tholhah.

Sementara itu, Azhar mengajak mahasiswa untuk tidak kaku dan memanfaatkan saluran karya ilmiah maupun media sebagai saluran perjuangan.

“Mungkin dari saya closing statement, ya. Teman-teman, mengeluarkan aspirasi tuh enggak harus demo. Teman-teman bisa tulis esai, tulis artikel, bisa mengeset-eset tentang isu-isu daerah, tentang sampah atau banjir dan sebagainya,” tandas Azhar.

Melalui forum ini, peserta memperoleh ruang untuk mendiskusikan hakikat kritik dan demonstrasi dengan menjadikan perspektif Islam sebagai salah satu landasan pembahasan. Melalui NGOPAQ, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman keagamaan yang reflektif, dialogis, dan bertanggung jawab dalam menyikapi dinamika kehidupan masyarakat.

Kontributor: Anqiya Zaki Mushoddiq

Editor: Unais Albunayya

  • Penulis: Unaise Albunayya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazismu dan Madani Berkelanjutan Ajak Masyarakat Kelola Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

    Lazismu dan Madani Berkelanjutan Ajak Masyarakat Kelola Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Workshop Dampak Perubahan Iklim di Indonesia dan Peran Lazismu, Lazismu dan Madani ajak masyarakat kelola mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang berangkat dari potensi lokal yang ada. Manusia sebagai khalifah di muka bumi memiliki tugas untuk memakmurkan bumi. Kewajiban untuk mengurus dan mengelola bumi merupakan sebuah kontribusi untuk keberlansungan hidup generasi selanjutnya. […]

  • Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena jasa fotografi marketplace seperti Fotoyu kembali ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Fenomena ini menuai kontroversi lantaran dianggap telah melanggar privasi seseorang. Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., sekaligus penggiat seni fotografi, mengungkap bahwa fenomena ini bukanlah hal baru dalam […]

  • Semarak Milad Shabran ke-43, IMM Shabran UMS Ajak Kader Ikuti Kiprah Alumni Lewat Sarasehan Kader

    Semarak Milad Shabran ke-43, IMM Shabran UMS Ajak Kader Ikuti Kiprah Alumni Lewat Sarasehan Kader

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Shabran menyelenggarakan Sarasehan Kader. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Bertempat Masjid Al-Munajat Pondok Shabran UMS, Ahad (11/1).  Diselenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar IMM Shabran UMS untuk […]

  • Jaring Calon 2 Pimpinan Pesantren Unggul: PCM Bumiayu Gelar Seleksi untuk 16 Kader Terbaik

    Jaring Calon 2 Pimpinan Pesantren Unggul: PCM Bumiayu Gelar Seleksi untuk 16 Kader Terbaik

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu, Brebes – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu menyelenggarakan seleksi terbuka calon Badan Pembina Pesantren (BPP) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu dan calon Mudir Pontren Muhammadiyah (PontrenMu) Al-Kautsar di kompleks MBS Bumiayu. Kegiatan ini diikuti oleh 16 tokoh Muhammadiyah dari Brebes Selatan, sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan kepemimpinan profesional di lingkungan pesantren, Ahad […]

  • UMS Jajaki Kerja Sama Perhutanan Sosial untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Kelestarian Hutan

    UMS Jajaki Kerja Sama Perhutanan Sosial untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Kelestarian Hutan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kerja sama dengan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta guna memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan berkelanjutan. Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen UMS dalam mendampingi masyarakat yang telah memperoleh izin […]

  • ITBMP Gelar Workshop “Learn Today, Lead Tomorrow” dalam Rangkaian ITBMP FEST 2026

    ITBMP Gelar Workshop “Learn Today, Lead Tomorrow” dalam Rangkaian ITBMP FEST 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Indy Alfin Faujie
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PURBALINGGA — Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga (ITBMP) menggelar workshop bertajuk “Learn Today, Lead Tomorrow” sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ITBMP FEST 2026, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari kalangan profesional dan dunia usaha, yakni H. Dhoni Kurniawan, S.T., Ketua KADIN Kabupaten Purbalingga, dan Khairul Umam, Head of People Erdigma Group. Workshop […]

expand_less