Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah kegiatan pameran dan coaching clinic perlindungan varietas tanaman yang digelar oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Pusat PVTPP dengan 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Ketua Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKI PTMA), Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai perlindungan varietas tanaman ke lingkungan perguruan tinggi masih jarang dilakukan. Ia mengapresiasi langkah UMS yang telah melakukan pendampingan langsung kepada petani.

“Teman-teman di prodi Pendidikan Biologi juga tidak menutup kemungkinan nanti bisa membantu petani yang ada di sekitar UMS, misalnya yang dari Soloraya atau sampai Jawa Tengah karena kita punya Jatam, Jaringan Petani Muhammadiyah, sehingga nanti bisa dilakukan pendampingan dalam rangka perlindungan varietas tanaman tadi,” ujar Kun Harismah, Rabu (29/10).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada perguruan tinggi yang memiliki potensi dan sentra kekayaan intelektual, terutama yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pusat PVTPP.

Prof. Kun Harismah, Ph.D.

“Ini sedang sosialisasi untuk perlindungan varietas tanaman dilakukan ke Perguruan Tinggi yang ada sentra kekayaan intelektualnya, yang kemarin hadir pada saat MoU, ada 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang ikut MoU,” tambahnya.

Salah satu peserta pameran, Suharno, petani singkong asal Boyolali, turut menampilkan hasil inovasinya berupa varietas singkong hasil okulasi dari dua jenis tanaman. Singkong tersebut ia beri nama “Singkong Indonesia.”

“Mulanya saya menamainya dengan Singkong Nusantara, tetapi selanjutnya saya sebut dengan Singkong Indonesia,” ujarnya.

Suharno menjelaskan bahwa singkong hasil rekayasanya memiliki keunggulan dibanding varietas lokal. Pada tahap pertama penanaman, singkong ini mampu menghasilkan umbi seberat 40 kilogram, sedangkan pada tahap kedua bisa mencapai 150 kilogram.

Singkong Indonesia juga memiliki fleksibilitas tinggi dalam pengolahan. Singkong ini bisa diolah menjadi seperti singkong keju, getuk, atau tape. Tetapi jika tanaman sudah relatif besar, bisa diolah menjadi mokaf atau keripik.

Untuk waktu panen singkong bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jika akan diolah menjadi tape, bisa dipanen di umur 8 bulanan. Lalu jika ingin dibuat keripik, dibuat lebih tua.

Singkong Indonesia hasil okulasi dari KBD Suharno, Boyolali

“Kalau keripik bisa lebih renyah. Lebih tua lebih baik,” katanya.

Sebagai perbandingan, singkong lokal umumnya hanya memiliki bobot sekitar 5 kilogram per tanaman. Dengan hasil okulasi, Singkong Indonesia dapat menghasilkan bobot jauh lebih besar.

Dalam mengembangkan varietas ini, Suharno didampingi oleh Prof. Muhtadi, dosen UMS. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat membantu peningkatan kualitas hasil tanam dan perluasan pasar.

“Setelah saya sudah lama menanam dan meneliti singkong ini, terus terang saya bertemu dengan Prof. Muhtadi itu saya didampingi dan lebih meningkat. Dan pasar saya sampai ke luar Jawa lebih banyak. Tim-tim dari India sudah ke tempat saya, sharing teori-teori,” ungkapnya.

Suharno menuturkan bahwa ia telah menanam singkong sejak kecil. Namun dahulu, varietas yang ditanam masih lokal dengan bobot panen hanya 1–5 kilogram. “Terus setelah saya rekayasa, saya silang itu bisa. Kemarin kalau pakai bibit yang belum unggul itu ya rata-rata hanya 20–30 kg. Setelah saya mencari terus, saya mencari jenis-jenis yang lain dan ketemu yang ini,” katanya.

Meski hasilnya sudah tergolong tinggi, ia masih berupaya untuk terus melakukan rekayasa guna menghasilkan varietas yang lebih unggul. “Saya masih mencari ini, belum puas saya,” ujarnya.

Saat ini, Suharno menjadi penangkar bibit Singkong Indonesia dengan lahan persemaian seluas sekitar 5000 meter persegi, serta memiliki lahan demplot pembibitan mencapai 7.000 meter persegi. (Maysali/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • K.H. Siswanto: Al-Qur’an Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Petunjuk Kehidupan

    K.H. Siswanto: Al-Qur’an Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Petunjuk Kehidupan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Balikpapan – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Tarbiyah Muhammadiyah Balikpapan, Jumat (24/10/2025), ketika Ketua PWM Kaltim, K.H. Siswanto, menyampaikan khutbah bertajuk pentingnya kembali kepada Al-Qur’an. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa manusia tidak boleh hidup tanpa panduan wahyu. “Sang Pencipta telah menyiapkan desain manusia dengan sempurna, dan menurunkan manual book untuknya, yaitu Al-Qur’an,” ujar K.H. Siswanto. […]

  • Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Hulu Sungai Tengah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kunjungan praktik lapangan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan di Desa Patikalain, Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Hari Ahad, 18 Agustus 2024. Dalam kunjungan tersebut, dihadiri langsung oleh Sekretaris PWM Kalimantan Selatan, Drs. Asrani, […]

  • Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN – Suasana Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mendadak teduh sekaligus membakar semangat pada Ahad (26/7/2026). Ribuan perempuan berkebaya dan berkerudung rapi—mulai dari tingkatan Daerah hingga Ranting se-Kabupaten Lamongan—berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi. Mereka hadir untuk memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-109, sebuah perjalanan panjang organisasi perempuan yang tak pernah lelah merawat peradaban. Acara yang berlangsung […]

  • UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan TU Dresden Jerman

    UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan TU Dresden Jerman

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kerja sama akademik dengan Faculty of Education, Technische Universität Dresden (TU Dresden), Jerman. Kerja sama ini mencakup kolaborasi riset (joint research) dan pertukaran dosen tamu (guest lecture), yang diinisiasi oleh Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., […]

  • Mahasiswa UMS Ciptakan Detergen Ramah Lingkungan Berbahan Jambu Biji dan Daun Sage

    Mahasiswa UMS Ciptakan Detergen Ramah Lingkungan Berbahan Jambu Biji dan Daun Sage

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K) UMS berhasil meraih pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) pada tahun 2025 melalui program inovatif bertajuk “Inovasi Laundry Stick Bioedible Film dari Saponin Daun Jambu Biji dan Ekstrak […]

  • MathEdu UMS Gandeng Akademisi Brunei Bahas Inovasi Asesmen Matematika Berbasis Teknologi

    MathEdu UMS Gandeng Akademisi Brunei Bahas Inovasi Asesmen Matematika Berbasis Teknologi

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surakarta (MathEdu UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak pendidik masa depan yang adaptif dan berdaya saing global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program internasional bertajuk Mathematics Learning Assessment yang menghadirkan akademisi dari University of Brunei Darussalam dalam rangkaian kegiatan Visiting Lecturer. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui […]

expand_less