Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Satu-satunya Kampus Swasta di Final KIMNAS X 2025 Berhasil Boyong Juara 2

UMS Satu-satunya Kampus Swasta di Final KIMNAS X 2025 Berhasil Boyong Juara 2

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim “Nyong Timur UMS” yang beranggotakan Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad dan Tanwir Raif M.Y. Marengke berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Nasional (KIMNAS) X 2025 yang diselenggarakan oleh BEM FEB Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Kompetisi itu merupakan lomba karya ilmiah tingkat nasional yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, tim UMS mengangkat esai berjudul “GreenLedger X: Inovasi Model Pelaporan Lingkungan Berbasis IoT dan Blockchain untuk Optimalisasi Penerapan Akuntansi Hijau.” Gagasan ini lahir dari keresahan atas masih rendahnya transparansi perusahaan dalam menyediakan laporan lingkungan. Melalui inovasi teknologi, keduanya menawarkan model pelaporan yang akurat, real-time, dan sulit dimanipulasi.

“Kami mempersiapkan semuanya sendiri, mulai dari ide, riset, hingga penulisan,” ujar Syaban saat diwawancarai pada Rabu, (10/12).

Kalimat tersebut terlontar dari Syaban berkat rasa bangganya dalam penyusunan esai yang merupakan hasil kolaborasi kuat dengan Tanwir sebagai dua mahasiswa lintas disiplin ilmu di UMS. Meski tanpa pendampingan dosen, keduanya menunjukkan kemandirian dan kapasitas akademik yang matang.

Anggota Tim Nyong Timur UMS : Syaban (kiri), Tanwir (kanan)

Syaban juga menceritakan proses penyusunan esai dimulai pada akhir November 2025. Dengan kesibukan masing-masing sebagai mahasiswa aktif, keduanya harus cermat mengatur waktu untuk menyelesaikan karya tersebut.

“Tantangan terbesar adalah menyesuaikan jadwal dan membagi fokus antara kuliah dan lomba,” kata Syaban.

Setelah melalui seleksi ketat, hanya 10 finalis yang diundang ke tahap presentasi luring di Universitas Negeri Surabaya. UMS menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang berhasil lolos ke babak final tersebut. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi tim “Nyong Timur UMS” untuk menampilkan gagasan mereka di hadapan dewan juri secara langsung.

Presentasi final telah berlangsung pada Sabtu, (6/12) di kampus UNESA. Seusai pemaparan, pengumuman pemenang dilakukan secara offline dan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Syaban.

“Senang sekali, karena dari 10 finalis, hanya UMS yang kampus swasta dan berhasil meraih juara 2,” ungkapnya.

Menariknya, nama “Nyong Timur UMS” dipilih sebagai identitas tim bukan sebagai tema karya, melainkan sebagai representasi diri mereka yang sama-sama berasal dari kawasan Indonesia Timur. Adapun tema utama esai sendiri berfokus pada isu lingkungan dan pengembangan akuntansi hijau.

Bagi Syaban, kompetisi ini memiliki arti penting karena berkaitan erat dengan bidang akuntansi, khususnya akuntansi hijau yang masih jarang dielaborasi mahasiswa. Ia menilai bahwa mengikuti kompetisi ilmiah memberikan ruang untuk mendorong perkembangan ilmu sekaligus mengasah kepekaan terhadap isu berkelanjutan.

“Motivasi kami adalah memanfaatkan privilege sebagai mahasiswa. Tidak semua orang mau bergerak ke arah itu,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Syaban menyampaikan pesan kepada mahasiswa UMS lainnya agar tidak ragu mencoba tantangan serupa. Ia mengajak untuk jangan pernah takut mencoba, karena tidak pernah tahu hal menarik apa yang akan didapat setelah mencoba.

Capaian tim “Nyong Timur UMS” ini menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang dapat mengantarkan mahasiswa UMS bersaing dan berprestasi di level nasional, bahkan tanpa adanya pendampingan dosen. (Yusuf/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN MAS Kelompok 27 Hidupkan Posyandu Sentosa dengan Edukasi Stunting di Desa Jati Baru

    Mahasiswa KKN MAS Kelompok 27 Hidupkan Posyandu Sentosa dengan Edukasi Stunting di Desa Jati Baru

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIAK – KKN MAS Kelompok 27 melakukan kunjungan posyandu Sentosa di Desa Jati Baru RK 3 Dusun Jati Mulya, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, pada Kamis (7/8/2025). Acara ini di hadiri oleh 38 peserta dari masyarakat RT 3 desa jati baru di posyandu sentosa. Kegiatan ini diawali dengan pemberian edukasi stunting karena dari survey […]

  • Inspiratif! Mahasiswa UMS Bentuk Komunitas Menulis dan Membaca  

    Inspiratif! Mahasiswa UMS Bentuk Komunitas Menulis dan Membaca  

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 426
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Sekumpulan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk komunitas menulis dan membaca yang diberi nama “Literasik Solo” pada 16 Januari 2024. Pembentukan komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan literasi di kalangan anak-anak, remaja, bahkan sampai lansia. Bukan hanya membaca melainkan  juga menulis artikel, cerita, cerpen, dan bahkan teks khutbah. Sekumpulan Mahasiswa […]

  • PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026. Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari […]

  • Keren! Santri Kelas VIII SMP MBS Bumiayu Kembali Raih Juara I Tahfidzul Qur’an Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Brebes 2024

    Keren! Santri Kelas VIII SMP MBS Bumiayu Kembali Raih Juara I Tahfidzul Qur’an Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Brebes 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Dua Siswa SMP MBS Bumiayu kembali menjadi Juara 1 Tahfidz Qur’an dan Juara 3 Kaligrafi dalam ajang lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami) tingkat SMP yang digelar MGMP PAI Kabupaten Brebes, Rabu (18/09/2024). Even tahunan tersebut digelar di SMP Negeri 3 Brebes pada Rabu (18/09) dengan mempertandingkan 6 […]

  • Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), sebuah inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu perawatan luka diabetes. Tim ini diketuai […]

  • UMS Cetak Doktor PAI ke-66, Angkat Isu Toleransi dan Pendidikan Antaragama

    UMS Cetak Doktor PAI ke-66, Angkat Isu Toleransi dan Pendidikan Antaragama

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Di tengah menguatnya polarisasi sosial dan sensitifnya isu perbedaan keyakinan di Indonesia, konsep Religious Multicultural Education (RME) dinilai dapat menjadi jalan tengah untuk menjaga relasi antaragama tanpa harus mengorbankan keyakinan masing-masing pemeluk agama. Gagasan tersebut disampaikan Erham Budi Wiranto dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas […]

expand_less