Kaltim

Ustadz Agus Suwarto: Sabar dan Syukur Adalah Watak Kader Muhammadiyah yang Tangguh

Majelis Tabligh PWM Kaltim melalui pengajian ini terus memperkuat dakwah pencerahan di tingkat cabang dan ranting.

“Sabar dan syukur bukan hanya akhlak personal, tapi juga karakter sosial Muhammadiyah,” tegas Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos dalam pengajian rutin PCM Sungai Pinang.

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur terus menggerakkan dakwah pencerahan hingga ke akar rumput. Salah satunya melalui kegiatan pengajian rutin Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sungai Pinang yang digelar di Masjid Al Ihsan 2 Samarinda pada Selasa (21/10/2025) malam.

Pengajian yang menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos — Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim — ini membahas tema “Sabar dan Syukur”, dua nilai dasar yang membentuk karakter kader dan jamaah Muhammadiyah yang tangguh menghadapi perubahan zaman.

“Gerakan Muhammadiyah bukan hanya bicara amal usaha dan organisasi, tapi juga pembinaan ruhiyah. Karena kader yang kuat adalah mereka yang sabar dalam perjuangan dan bersyukur dalam capaian,” tutur Ustadz Agus di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, sabar dan syukur bukan konsep abstrak, melainkan prinsip hidup yang menumbuhkan ketenangan dan keikhlasan dalam beramal. “Sabar itu saat kita tetap istiqamah di jalan dakwah meski menghadapi tantangan. Syukur itu saat kita melihat hasil kecil sebagai nikmat besar dari Allah,” ungkapnya.

Dalam pandangan beliau, sabar dan syukur menjadi kunci keseimbangan hidup kader Muhammadiyah, baik dalam aktivitas sosial, ekonomi, maupun dakwah. “Jika sabar itu cahaya, maka syukur adalah energi yang menggerakkan kita untuk terus berbuat,” tambahnya.

Ustadz Agus juga mengajak jamaah menjadikan pengajian pekanan ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan semangat tabligh. “Dari majelis seperti inilah ruh gerakan Muhammadiyah tumbuh — berpikir maju, berakhlak lurus, dan berjiwa sabar serta syukur,” ujarnya.

Pengajian ditutup dengan ajakan untuk terus menghadirkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah yang hadir merasa mendapat tambahan semangat dan ketenangan batin.(Ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button