Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih medali emas pada ajang International Youthpreneur Competition (IYC) 2025. Ide yang dikembangkan oleh mereka bergerak dalam bidang aplikasi digital untuk memecahkan masalah gizi, ekonomi lokal, dan food waste. Ide ini dikemas dalam satu aplikasi yaitu Nutreasy.

Kolaborasi mahasiswa ini terhimpun dari tiga prodi yakni Arief Surya Adhi dari Akuntansi, Salsabila Khoirun Nisa dari Kesehatan Masyarakat, dan Dizzo Violeta dari Teknik Informatika. Keberhasilan tim UMS tidak lepas dari bimbingan dan arahan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Candra Kusuma Wardana, S.E., M.B.A., dan dosen Fakultas Ilmu Kesehatan, Kusuma Estu Werdani, S.KM., M.Kes.

(Dari kiri) Arief Surya Adhi, Dizzo Violeta, Salsabila Khoirun Nisa

Ide Arief terpantik ketika dirinya mengikuti perlombaan di Jepang. Ketika itu, banyak delegasi dari negara lain yang membawa permasalahan stunting. Arief merasa di Indonesia, kekhawatiran akan stunting masih cukup kurang. Pada dasarnya, tujuan dari inovasi ini adalah mencegah stunting melalui layanan personalisasi gizi berbasis teknologi.

Di sisi lain dia juga memiliki kekhawatiran pada permasalahan food waste. Food waste sendiri meningkatkan emisi gas rumah kaca dan degradasi lahan. Food waste itu sudah besar banget. Di Indonesia sendiri, food waste dilakukan oleh lebih dari 45 juta orang setiap tahunnya. Sedangkan penduduk di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 281 juta.

Nutreasy memiliki empat fitur utama yaitu Anti-Food Waste Recipes, UMKM Healthy Market, GiziLearn + NutriImpact Tracker, dan Smart NutriPlanner. Untuk fitur Anti-Food Waste Recipes dia menerangkan apa itu food waste. Food waste di rumah tangga dalam hal ini dia contohkan, ketika memasak sayur kemudian terdapat sisa-sisa sayuran yang tidak dimanfaatkan.

“Untuk pencegahan food waste, fitur pada aplikasi mendukung penggunanya untuk menginput daftar makanan sisa atau bahan-bahan agar dapat dicegah untuk dibuang. Misal ada sisa wortel, kubis atau lainnya, kemudian di input dan akan muncul saran resep makanan atau bisa diolah menjadi pupuk,” terang Arief, Rabu (28/5).

Selain mencegah stunting dan mengantisipasi food waste, aplikasi tersebut juga mendukung untuk menjadi tempat jual-beli yang ia sebut dengan fitur UMKM Healthy Market. UMKM lokal dapat menjual makanan melalui aplikasi ini dengan catatan makanan tersebut tergolong sebagai makanan sehat.

Sedangkan fitur Smart NutriPlanner dirancang menggunakan sistem AI untuk menyusun porsi makanan seimbang dan efisien sehingga dapat merekomendasikan menu harian/mingguan otomatis. Rekomendasi ini didasarkan pada usia, berat badan, tinggi badan, preferensi makanan, dan budget harian sehingga sesuai dengan Angka Kebutuhan gizi (AKG).

Fitur GiziLearn + NutriImpact Tracker berfungsi untuk edukasi mengenai gizi dan penyusunan menu untuk anak, ibu hamil, ibu menyusui, calon pengantin, remaja, ibu balita, dan UMKM. Fitur ini juga mendukung untuk memantau progres gizi dan pengeluaran budget makan harian.

Tidak hanya itu, Nutreasy juga memiliki fitur premium yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Ketika pengguna membeli fitur premium, pengguna akan dapat mengontrol gizi harian mereka yang disertai dengan pengingat kalori dan rekomendasi menu berdasarkan uang. Ia menggarisbawahi untuk yang tidak premium masih bisa mengontrol gizi dan kalori tetapi tidak dapat mendapatkan rekomendasi berdasarkan budget dengan kata lain terdapat batasan.

Arief bercerita ketika juri melakukan penilaian terhadap Nutreasy, juri memberikan apresiasi. “Pesannya dari juri itu penilaian Nutreasy sudah bagus terutama di bagian perencanaan finansial,” kenang Arief saat mengingat pesan dari juri.

Proyeksi finansial pada Nutreasy sudah memikirkan biaya menyangkut pada fixed cost, variable cost, dan BEP atau titik balik modal. Tidak hanya itu, tampilan Nutreasy juga disebut menarik bahkan untuk orang-orang tua. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UM Banjarmasin Lepas 19 Mahasiswa KKN di Balangan, Fokus Perkuat BUMDes hingga Digitalisasi Desa Wisata

    UM Banjarmasin Lepas 19 Mahasiswa KKN di Balangan, Fokus Perkuat BUMDes hingga Digitalisasi Desa Wisata

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BALANGAN – Universitas Muhammadiyah (UM) Banjarmasin secara resmi melepas 19 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 13 untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Balida, Kabupaten Balangan. Program yang didukung melalui Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut akan berlangsung selama satu bulan. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, […]

  • Tapak Suci Pimda 159 Samarinda: Menjulang di GOR Segiri, Menginspirasi Lewat Prestasi

    Tapak Suci Pimda 159 Samarinda: Menjulang di GOR Segiri, Menginspirasi Lewat Prestasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda — Prestasi luar biasa berhasil ditorehkan oleh Tapak Suci Pimda 159 Kota Samarinda dalam event KONI Bayan Championship 2025 yang digelar pada 8 –10 Juli 2025 di GOR Segiri Samarinda. Dalam event bergengsi tersebut, Pimda 159 tampil dominan dan sukses keluar sebagai Juara Umum 1, sekaligus berhak membawa pulang dan menyimpan Piala Bergilir […]

  • Belajar Interaktif, Mahasiswa KKN-DIK UMS Dorong Pemanfaatan Media IT bagi Guru di Karanganyar

    Belajar Interaktif, Mahasiswa KKN-DIK UMS Dorong Pemanfaatan Media IT bagi Guru di Karanganyar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam upaya mendorong digitalisasi pendidikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi bertajuk “Belajar Interaktif, Mengajar Efektif: Media IT untuk Semua Guru” di SMA Muhammadiyah 3 Gondangrejo, Karanganyar. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas tantangan pembelajaran di era digital, sekaligus memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih inovatif dan […]

  • Mengintip Serunya Outing Class MTs Muhammadiyah Tawangsari: Belajar Sejarah Kiblat hingga Menempa Karakter di Gumuk Pasir

    Mengintip Serunya Outing Class MTs Muhammadiyah Tawangsari: Belajar Sejarah Kiblat hingga Menempa Karakter di Gumuk Pasir

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Belajar tidak selalu harus berlangsung di balik meja dan dinding kelas. Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan kontekstual, MTs Muhammadiyah Tawangsari Sukoharjo menggelar kegiatan Outing Class 2026 bagi siswa Program Khusus (PK) IT & Tahfidz dan PK Tahfidz kelas VII, VIII, dan IX pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini mengajak ratusan […]

  • MDMC LAMPUNG BERI PENGOBATAN DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL UNTUK KORBAN LONGSOR ULU BELU

    MDMC LAMPUNG BERI PENGOBATAN DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL UNTUK KORBAN LONGSOR ULU BELU

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 870
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tanggamus – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan merespons cepat longsor yang melanda Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah dan pekarangan warga, meninggalkan trauma mendalam, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Menyadari dampak luas dari bencana ini, […]

  • Bentuk Penindasan di Tempat Kerja yang Dikaitkan Dengan Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    Bentuk Penindasan di Tempat Kerja yang Dikaitkan Dengan Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Oleh: Thariqah Syuffiyah (202110230311034) Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” yang ditulis oleh Paulo Freire ini, mencari tahu tentang pemikiran mereka yang ingin melibatkan diri dalam merealisasikan cita-cita mereka secara nyata. Terdapat tiga pokok pembahasan yang dibahas pada buku ini. Pertama, menceritakan kisah pada perjalanan hidup seorang Freire. Hal ini dianggap penting karena pemikiran Freire yang timbul […]

expand_less