Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muzaki: Diaspora Kader IMM, Menyemai Peradaban Lewat Karir

Muzaki: Diaspora Kader IMM, Menyemai Peradaban Lewat Karir

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lamongan – Simposium Perkaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menghadirkan aktivis muda Muhammadiyah, Moch. Muzaki, sebagai pembicara utama dalam forum bertajuk “Diaspora Kader IMM: Pendekatan Filosofis dan Paradigma Karir”. Acara ini digelar pada Sabtu (24/05/2025) di Gedung Pertemuan Prima Karya, Payaman, Solokuro, Lamongan.

Simposium ini menjadi ruang refleksi dan penguatan bagi para kader IMM untuk memahami peran mereka sebagai agen perubahan dalam berbagai sektor kehidupan. Dalam paparannya, Muzaki menekankan pentingnya paradigma baru dalam melihat kaderisasi, yakni sebagai proses menyiapkan agen peradaban yang siap berdiaspora ke berbagai bidang profesi.

“Karir itu bukan sekadar pekerjaan, tapi bagian dari ibadah tertinggi manusia kepada Allah. Lewat profesinya, manusia turut serta mengatur, menjaga, dan menyeimbangkan bumi,” tegas Muzaki dalam sesi pemaparannya yang berlangsung khidmat.

Ia membuka diskusi dengan pendekatan teologis-filosofis mengenai konsep manusia sebagai khalifah di muka bumi. Menurutnya, spirit kekhalifahan ini harus diwujudkan dalam bentuk karir profesional yang bermakna sebagai kontribusi nyata bagi peradaban.

Paradigma tersebut mengajak kader IMM untuk menjadikan karir sebagai ladang dakwah. Oleh karena itu, kader dituntut untuk tidak terjebak dalam zona nyaman, melainkan siap mengemban amanah di berbagai sektor: pendidikan, politik, ekonomi, kesehatan, seni budaya, dan lainnya.

“Semua sektor kehidupan adalah ladang perjuangan. Maka, diaspora kader IMM bukanlah pengkhianatan terhadap ikatan, melainkan justru pengejawantahan nilai-nilai perjuangan ke ruang-ruang yang lebih luas,” ujar Muzaki yang juga aktif di dunia pendidikan.

Acara yang dihadiri oleh puluhan kader dari empat komisariat IMM UMLA ini membedah secara mendalam makna “diaspora” dalam konteks IMM. Muzaki menjelaskan bahwa diaspora kader adalah penyebaran nilai, spirit, dan identitas kader ke berbagai lini kehidupan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat gerakan Muhammadiyah yang telah lebih dahulu menggarap berbagai sektor melalui amal usahanya.

“Kader harus menyadari bahwa ia sedang menyiapkan diri untuk menjadi ahli dan profesional di bidang tertentu. Itulah bentuk pengabdian kita kepada umat, bangsa, dan Allah,” lanjut Muzaki.

Ia menegaskan bahwa proses kaderisasi harus mencakup berbagai aspek, mulai dari kepemimpinan, administrasi, pemahaman kebijakan, hingga penguatan moral dan spiritual. Menurutnya, untuk IMM menjadi organisasi besar yang berdampak, para kader harus dipersiapkan untuk mengisi ruang-ruang strategis.

Lebih lanjut, Muzaki menyoroti pentingnya kampus sebagai laboratorium pembelajaran sosial bagi kader IMM. Ia mendorong kader untuk aktif dalam berbagai organisasi intra kampus seperti BEM, legislatif mahasiswa, himpunan jurusan, dan unit kegiatan mahasiswa (UKM), sebagai bekal awal menuju keterlibatan lebih luas di masyarakat.

“Kalau kita bisa menguasai ruang-ruang itu, kita sedang belajar bertanggung jawab atas urusan publik dan membawa spirit IMM di tengah keragaman pergerakan,” jelasnya.

Selain mendorong diaspora eksternal, forum ini juga menegaskan pentingnya memperkuat jejaring internal antar kader. Menurut Muzaki, hubungan antara kader aktif, pengurus, alumni, hingga tokoh persyarikatan harus dijaga secara erat agar terbentuk kekuatan kolektif.

“Jejaring adalah kekuatan. Maka kader IMM harus cakap menjalin sinergi, baik di internal maupun eksternal. Kita perlu membangun relasi dengan lembaga, ormas, bahkan instansi pemerintah sebagai mitra dalam pembangunan masyarakat,” paparnya.

Penekanan terakhir Muzaki adalah pentingnya membangun peradaban melalui karir. Gerakan IMM sebagai gerakan keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan, kata dia, harus mampu melahirkan kader-kader unggul yang memiliki tiga kompetensi utama: intelektualitas, humanitas, dan religiusitas.

“Diaspora kader IMM harus menjadi karya nyata. Kita tidak hanya berdakwah lewat mimbar, tapi juga lewat profesi. Karir profesional kita adalah bagian dari dakwah dan ibadah kepada Allah,” pungkas Muzaki.

Dengan semangat diaspora, para peserta diharapkan mampu menyiapkan diri menjadi kader yang tidak hanya militan dalam organisasi, tetapi juga adaptif, profesional, dan relevan dalam membangun masyarakat. Spirit dakwah berkemajuan pun diharapkan terus menggema, tidak hanya di internal IMM, tetapi juga ke seluruh penjuru negeri.

Kontributor: Fillah Inzuly Vilthon
Editor: Najih

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • COMSOCIA 2026 UMS Satukan Akademisi Lima Negara, Perkuat Jejaring Riset Internasional

    COMSOCIA 2026 UMS Satukan Akademisi Lima Negara, Perkuat Jejaring Riset Internasional

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan The International Conference on Communication, Society, and Digital Media (COMSOCIA) 2026. Konferensi internasional yang digelar secara hybrid di Hotel Mercure Surakarta, Kamis (9/7/2026), mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan […]

  • Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RS UMS A.R. Fachrudin Bersama IBI Kartasura Gelar Edukasi Resusitasi Neonatus

    Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RS UMS A.R. Fachrudin Bersama IBI Kartasura Gelar Edukasi Resusitasi Neonatus

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Sidiq Pramudito
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA— Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menjadi tuan rumah Pertemuan Rutin Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting XI Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula RS UMS A.R. Fachrudin tersebut […]

  • Pembinaan Mualaf di Kulonprogo Perkuat Akidah dan Kepercayaan Diri

    Pembinaan Mualaf di Kulonprogo Perkuat Akidah dan Kepercayaan Diri

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo – Program Kemitraan Dakwah Pembinaan Mualaf hasil kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS RI kembali menghadirkan pembinaan hangat bagi para mualaf di Kulonprogo. Kegiatan yang didampingi Subandi ini menjadi pertemuan awal tahun yang difokuskan pada penguatan akidah, pemantapan syahadat, dan peneguhan langkah para peserta dalam menjalani kehidupan baru sebagai […]

  • Silaturahmi dan Dakwah: Safari Ramadhan PCM Muara Aman Semarakkan PRM Embong

    Silaturahmi dan Dakwah: Safari Ramadhan PCM Muara Aman Semarakkan PRM Embong

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Setelah sukses menggelar Safari Ramadhan perdana di Mushola Al Faruq, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman melanjutkan perjalanan dakwahnya ke Masjid Al-Jihad Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Embong pada Senin, 3 Maret 2025. Safari Ramadhan kali ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, dipimpin oleh koordinator kegiatan, Hambali. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCM […]

  • KKN-Dik UMS Gagas Program Bank Sampah, Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Budaya Menabung Siswa

    KKN-Dik UMS Gagas Program Bank Sampah, Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Budaya Menabung Siswa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan program kerja pengelolaan Bank Sampah di SMP MPK Pracimantoro. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini. Pada Selasa (10/2) program Bank Sampah secara resmi diluncurkan oleh Ivan Susanto, S. Pd., […]

  • How Hit Frequency Impacts Your Play at Aureon Casino

    How Hit Frequency Impacts Your Play at Aureon Casino

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Any spin of a slot reel or deal of a card holds a hidden rhythm that defines the entire gaming session. That rhythm is hit frequency—the percentage of bets that return a win of any size. While return to player (RTP) reveals players how much a game pays back over millions of rounds, hit frequency […]

expand_less