Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, RS UMS A.R. Fachrudin Bersama IBI Kartasura Gelar Edukasi Resusitasi Neonatus
- account_circle Sidiq Pramudito
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA— Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menjadi tuan rumah Pertemuan Rutin Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting XI Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula RS UMS A.R. Fachrudin tersebut diikuti sekitar 82 peserta dengan mengangkat edukasi penatalaksanaan resusitasi neonatus sebagai salah satu agenda utama.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan antara rumah sakit dan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), khususnya para bidan yang memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Selain sebagai forum silaturahmi dan pengembangan kompetensi, pertemuan tersebut juga membuka peluang penguatan jejaring pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
RS UMS Dorong Penguatan Kolaborasi dengan Tenaga Kesehatan
Mengawali rangkaian kegiatan, Wakil Direktur RS UMS A.R. Fachrudin, dr. Purbawati, MPH, menyampaikan sambutan selamat datang sekaligus apresiasi kepada jajaran pengurus dan anggota IBI Ranting XI Kecamatan Kartasura yang telah menyelenggarakan kegiatan pertemuan rutin di lingkungan rumah sakit.
“Kami mengharapkan hubungan kelembagaan yang harmonis dan berkelanjutan antara rumah sakit dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Terutama kami memberikan apresiasi kepada Ibu-Ibu IBI Kartasura dalam pelaksanan kegiatan pada siang ini” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, RS UMS A.R. Fachrudin berharap dapat semakin memperkuat sinergi dengan IBI Kartasura, khususnya dalam mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, serta perluasan kerja sama pelayanan dan rujukan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selanjutnya, Ketua IBI Ranting XI Kecamatan Kartasura, Sulisyaningati, A.Md.Keb., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran manajemen RS UMS A.R. Fachrudin atas dukungan serta fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Ia juga menyampaikan harapan agar pertemuan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, mempererat solidaritas antaranggota IBI, serta membangun hubungan kerja sama yang semakin produktif dengan RS UMS A.R. Fachrudin.

Edukasi Resusitasi Neonatus, Tingkatkan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian peserta adalah pemaparan materi “Penatalaksanaan Resusitasi Neonatus” oleh dr. Restu Triwulandani Tolibin, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RS UMS A.R. Fachrudin, dengan dukungan Ika Puspita Dewi, S.Kep., Ns., perawat unit Perinatologi.
Materi ini memiliki relevansi penting dalam praktik pelayanan kebidanan, mengingat masa transisi bayi dari kehidupan intrauterin menuju ekstrauterin merupakan fase krusial yang membutuhkan pemantauan serta penanganan secara cepat dan tepat.
Resusitasi neonatus merupakan serangkaian tindakan pertolongan yang diberikan kepada bayi baru lahir ketika mengalami gangguan pernapasan atau membutuhkan bantuan untuk beradaptasi setelah kelahiran. Kesiapan tenaga kesehatan dalam melakukan penilaian awal, mengenali tanda kegawatdaruratan, serta memberikan intervensi sesuai kewenangan dan standar klinis menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan keselamatan bayi baru lahir.
Melalui edukasi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan, koordinasi tim, dan ketepatan pengambilan keputusan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan neonatal.
Keterlibatan dokter spesialis anak bersama perawat Perinatologi juga mencerminkan pentingnya pendekatan kolaboratif antarprofesi dalam penanganan bayi baru lahir. Sinergi antara bidan, perawat, dan dokter menjadi faktor penting dalam membangun sistem pelayanan neonatal yang aman, efektif, dan berkesinambungan.
Perkenalkan Program Pelayanan dan Peluang Kemitraan
Selain penguatan kompetensi klinis, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan program pelayanan serta penawaran kerja sama kemitraan RS UMS A.R. Fachrudin yang disampaikan oleh Gulang Fadilla Ayuh Candra, S.I.Kom., dari Tim Humas dan Marketing.
Pemaparan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai program pelayanan rumah sakit sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan mitra, khususnya dalam mendukung akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif.
Melalui penguatan jejaring kemitraan, RS UMS A.R. Fachrudin berupaya menghadirkan sistem komunikasi dan koordinasi pelayanan yang semakin efektif, termasuk dalam mendukung kesinambungan pelayanan serta proses rujukan pasien sesuai kebutuhan medis.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak dalam suatu ekosistem pelayanan yang saling terhubung.
Wujud Komitmen terhadap Kesehatan Ibu dan Anak
Terselenggaranya Pertemuan Rutin IBI Ranting XI Kecamatan Kartasura di RS UMS A.R. Fachrudin menjadi langkah positif dalam memadukan penguatan kompetensi tenaga kesehatan, edukasi kegawatdaruratan neonatal, dan pengembangan kemitraan layanan.
Sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkemajuan dan berorientasi pada kemaslahatan umat, RS UMS A.R. Fachrudin terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis tenaga kesehatan dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, serta mengutamakan mutu dan keselamatan.
Kontributor: Sidiq Pramudito / RS UMS A.R. Fachrudin
- Penulis: Sidiq Pramudito
- Editor: Annisa' Yasfa Azzahra