Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » JATAM Lampung Pererat Kolaborasi Menguatkan Pertanian Organik Capai Swasembada Pangan Nasional

JATAM Lampung Pererat Kolaborasi Menguatkan Pertanian Organik Capai Swasembada Pangan Nasional

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung gelar Temu Tani II JATAM se-Lampung dan mengusung semangat dengan tema Pertanian Organik Prospek dan Tantangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Dekanat Fakultas Pertanian Universitas Lampung (UNILA) pada 2 agustus 2025.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung yang diwakili oleh Wahyudi, S.Hut., Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P. Dekan Fakultas Pertanian UNILA, Mansur Hidayat, M.Sos.I. Wakil Ketua PWM Lampung, Ahmad Romadhoni, Ph.D. Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah, Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung, Bank Jakarta Syariah, serta tamu udangan dan peserta dari perwakilan JATAM Daerah se-provinsi Lampung, peserta umum, dan akademisi.
Dalam sambutannya Eddy Waluyo mengapresiasi kinerja JATAM selama ini dan berharap semua lapisan masyarakat serta semua golongan dapat bergabung dengan JATAM Lampung. “Petani yang sudah bergabung dengan JATAM tidak boleh ragu-ragu, kita memberikan yang terbaik untuk masyarakat sekelilingnya. JATAM itu namanya saja Jamaah Tani Muhammadiyah tapi petaninya ada yang dari NU, juga ada yang beragama Hindu, Budha, dan lainnya. Jadi pogres kami adalah semua lapisan dapat bergabung dengan JATAM,” pungkasnya.
Ia pun menyampaikan terimakasih atas partisipasi akademisi Fakultas Pertanian UNILA yang terus membersamai JATAM Lampung. “Secara tidak langsung partisipasi Fakultas Pertanian UNILA ini yang paling tinggi di JATAM Lampung, karena semua ilmu baik dari pertanian dan peternakan dari sini,” ujarnya.
Kuswanta Futas Hidayat dalam sambutannya mewakili Rektor UNILA dalam mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan, pertanian tidak hanya dipandang sebagai aktivitas ekonomi semata, tetapi juga sebagai pilar strategis untuk menjaga stabilitas sosial, politik dan lingkungan. “Sebagian besar penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Di pedesaan, pertanian sebagai sumber utama penghidupan, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi penggerak utama ekonomi lokal. Maka dari itu pembangunan pertanian secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat, pengurangan kemiskinan, dan pemerataan pembangunan antar wilayah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan peran penting semua unsur dalam swasembada pangan termasuk perguruan tinggi. “Swasembada pangan bukan hanya tugas pemerintah dan petani, tetapi diperlukan keterlibatan aktif dari semua unsur, termasuk perguruan tinggi, sebagai pusat ilmu pengetahuan, riset, dan pembentukan sumberdaya manusia unggul. Sehingga butuh kolaborasi antara kampus, pemerintah, petani dan sektor-sektor swasta menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” tambahnya.
Selanjutnya ia juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Muhammadiyah, khususnya melalui lembaga-lembaga otonom dan amal usahanya yang telah konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat melalui Jamaah Tani Muhammadiyah. “Muhammadiyah tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat termasuk sektor pertanian. Melalui program pendampingan kepada petani, pelatihan pertanian organik, penyuluhan teknologi tepat guna, hingga pembentukan koperasi tani berbasis masjid dan pesantren, Muhammadiyah telah menunjukkan komitmen dengan membangun kemandirian pangan dari akar rumput. Ini adalah bentuk nyata dakwah yang memberi dampak langsung pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Dalam sambutannya Mansur Hidayat menegaskan Jamaah Tani Muhammadiyah merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah. “Dakwah Muhammadiyah ini merambah pada semua kehidupan, bukan karena Muhammadiyah tamak, atau ingin cari nama, sehingga dakwahnya merambah pada semua kehidupan, karena itu adalah tuntutan. Muhammadiyah ini merupakan organisasi dakwah amar ma’ruf nahi munkar, dan itu punya makna yang sangat luas bagi Muhammadiyah. Dakwahnya adalah perubahan, perubahan dari kondisi yang kurang ideal, menjadi kondisi yang lebih ideal atau paling ideal,” jelasnya.
Ia mengungkapkan petani di negara Indonesia yang umumnya hidup di desa-desa merupakan segmen masyarakat yang belum berdaya, belum memiliki bargaining position yang ideal. “Dakwah dalam bentuk pemberdayaan pertanian jamaah tani ini merupakan salah satu dakwah Muhammadiyah, dimana kita mengentaskan masalah-masalah petani, yang selama ini dihadapi oleh petani,” ungkapnya.
Kemudian ia menyampaikan harapanya pada para petani yang ada dalam JATAM bisa menjadi model memberdayakan. “Para petani di Jamaah Tani Muhammadiya ini harapannya bisa menjadi model pemberdayaan diri, memberdayakan kelompok, kemudian menularkan keberdayaan itu kepada para petani khususnya yang berada di Lampung,” harapnya.
Ahmad Romadhoni mengapresiasi acara yang tengah berlangsung, dengan saling berkolaborasi menjaga jejaring antar petani. “Ini menjadi acara yang luar biasa, karena tadi banyak produk-produk yang dipamerkan, sebagai salah satu cara untuk saling kolaborasi menjaga jejaring antar petani dan tentu saja business matching,” ujarnya.
Ia menjelaskan tujuan adanya Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah untuk mengorganisir petani. “Masalah yang di hadapi petani banyak sekali, misalnya kebijakan, anggaran, kemudian pasar dan ini sering kali tidak bisa dikontrol oleh petani. Oleh karena itu, ini yang menjadi salah satu tujuan dari MPM untuk mengorganisir petani melalui Jamaah Tani Muhammadiyah,” jelasnya.
Yang kemudian secara resmi Ahmad Romadhoni membuka acara Temu Tani II JATAM se-Lampung. Dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan souvenir dari JATAM Lampung kepada Fakultas Pertanian UNILA. Kemudian setelah itu dilakukan penandatangan kerjasama nota kesepahaman antara Bank Jakarta Syariah dengan Jatam Lampung tentang Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan.
Pada acara tersebut juga diluncurkan kaos JATAM Lampung dengan corak tapis khas Lampung untuk digunakan dalam kegiatan Jambore Nasional JATAM di Kebumen, Jawa Tengah.
Lalu dilanjutkan pada inti acara yaitu sesi Focus Group Discussion (FGD) yang diisi oleh pemateri, diantaranya Wahyudi, S.Hut. Kepala UPTD BPMKP Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Purba Sanjaya, S.P., M.Si. Dosen FP Universitas Lampung (UNILA), Ahmad Romadhoni, Ph.D. Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah, H. Roeslan Bidang Pertanian Terpadu MPM PWM Lampung dan praktisi pertanian organik, dan Ir. Ashadi Maryanto, S.Hut., M.Si. IPM Praktisi Pertanian Organik.
Dan kemudian setelahnya dilanjukan pada sesi Business Matching yang diisi oleh Fathulloh perwakilan dari Bank Jakarta Syariah, Ketut Agronomis Vegetable Lampung dari PT. Advanta Seeds Indonesia, dan drh. Purnama Edy Santosa, M.Si. yang memaparkan potensi bisnis pada peternakan unggas bebek peking.
Soleh selaku ketua panitia acara menuturkan terlaksananya kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan kolektif Muhammadiyah dalam peran dakwah dan pemberdayaan masyarakat pada sektor pertanian. “Kami ingin menjadikan JATAM bukan hanya sebagai gerakan tani, tetapi juga sebagai kekuatan strategis dalam membangun kedaulatan pangan nasional,” jelasnya.
Selain dukungan dari pemerintah dan akademisi, kegiatan tersebut juga memperoleh dukungan dari mitra dan sponsor, seperti Bank Jakarta Syariah, PT. BPRS Metro Madani, PT. Surya Tsabat Mandiri, Madun Ayam, BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional, PT. Advanta Seeds Indonesia, Putra Baru Swalayan Group (PB21), PT BPRS Aman Syariah, Koperasi Produsen Abifarm Makmur Sejahtera, KPPS BMT Fajar Bina Sejahtera, Aisyah Catering, Ayam Bakar Mas Poer, Berasmu Lampung dan lainnya.
Kegiatan ini menegaskan kepada masyarakat luas bahwa dakwah Muhammadiyah tidak hanya pada bidang keagamaan, tetapi juga pada sektor lain salah satunya pertanian melalui pemberdayaan petani. Sinergi antar para petani, akademisi, pemerintah, dan sektor swasta sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Dan kegiatan ini juga menjadi ruang yang strategis dalam membangun jejaring, mengembangkan kapasitas petani, dan memperkuat fondasi pertanian organik yang berkelanjutan khususnya di provinsi Lampung. (pri/fajrs)

Kontributor: Tri Priyo Saputro 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU, LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF

    ANTISIPASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN MUSIM KEMARAU, LAZISMU LAMPUNG SALURKAN PROGRAM SUMUR WAKAF

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 252
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tanjung Jaya – LAZISMU Lampung merespon kebutuhan air bersih di TPA Al Falah Muhammadiyah Tanjung Jaya, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah dengan menyalurkan program Sumur Wakaf. Pengeboran sumur wakaf ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2024 sebagai upaya antisipasi kebutuhan air bersih dan musim kemarau. Kegiatan ini dihadiri oleh Nurholis, S.H.I., Ketua Pimpinan […]

  • Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kebumen – Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kebumen secara resmi ditutup pada Ahad (7/6/2024) di SMP Muhammadiyah Sempor, Kebumen. Perhelatan akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen yang dibuka oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, MH tersebut telah berjalan dengan lancar. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 tahunan adalah ajang untuk […]

  • Inilah Kriteria-Kriteria Wujudul Hilal Dalam Penentuan Awal Puasa

    Inilah Kriteria-Kriteria Wujudul Hilal Dalam Penentuan Awal Puasa

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada sholat tarawih Ramadhan 1445 H perdana ini Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dipenuhi oleh para jamaah dari berbagai kalangan, baik Mahasiswa UAD sendiri maupun masyarakat umum dan ceramah tarawih perdana ini disampaikan oleh Prof. Dr. Muchlas, M.T selaku rektor Universitas Ahmad Dahlan. Ahad (10/03). “Ketika kita akan melaksanakan sesuatu […]

  • Lazismu dan Madani Gelar Workshop Dampak Perubahan Iklim di Indonesia

    Lazismu dan Madani Gelar Workshop Dampak Perubahan Iklim di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 269
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dampak perubahan iklim di Indonesia menjadi perhatian serius saat ini, tak terkecuali Lazismu dan Madani. Keresahan tentang dampak perubahan iklim begitu nyata. Sosialisasi pemahaman tentang perubahan iklim semakin mendesak karena masih menjadi perkerjaan bersama. Sebagai bentuk sosialisasi pemahaman perubahan iklim, Lazismu dan Madani menggelar Workshop Perubahan Iklim di Indonesia dan Peran Lazismu […]

  • PWM Kalsel beri Apresiasi! PRM Indrasari-Sekumpul Terima Penghargaan sebagai Ranting Unggulan

    PWM Kalsel beri Apresiasi! PRM Indrasari-Sekumpul Terima Penghargaan sebagai Ranting Unggulan

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 247
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarmasin – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Indrasari-Sekumpul terpilih sebagai sebagai ranting unggulan di Kalimantan Selatan. terpilihnya PRM Indrasari-sekumpul ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan oleh perwakilan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan (Kalsel) pada kegiatan puncak Milad Muhammadiyah Ke-111 tingkat Wilayah di Banjarmasin pada Sabtu (13/01) di […]

  • UMS Resmikan SPPG Karangasem, Pastikan Standar Gizi Makan Bergizi Gratis Terjaga

    UMS Resmikan SPPG Karangasem, Pastikan Standar Gizi Makan Bergizi Gratis Terjaga

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) ditandai dengan peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangasem atau dapur umum Universitas UMS, yang secara resmi dibuka pada, Senin (8/12). Dalam seremonial pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Drs. Marpuji Ali, M.Si. Untuk […]

expand_less