Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Syiar Dakwah Muhammadiyah Lampung Hingga Pelosok Dente Teladas Tulang Bawang

Syiar Dakwah Muhammadiyah Lampung Hingga Pelosok Dente Teladas Tulang Bawang

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Tulang Bawang – Syiar dan Dakwah Muhammadiyah hadir hingga pelosok Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang. Lokasi tersebut ada di ujung timur Kabupaten Tulang Bawang, jadi tempat yang bisa dibilang pelosok karena untuk sampai ke tempat tersebut harus melalui Jalan Lintas Timur Lampung, lalu menyusuri jalan terjal dan bergejolak hingga mengarungi sungai dengan penyebarangan Hasan Bulan. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung hadir dalam rangka membersamai menyalurkan Program LAZISMU Wilayah Lampung berupa Program Sedekah Al-Quran untuk Pelosok Negeri dan Program Qurban Kemasan Rendangmu pada 5 Agustus 2025 di Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.


Kegiatan tersebut dibersamai juga Syamsudin, S.Ag., M.M. Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PWM Lampung, Banun Amariyah Sekretaris Badan Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Lampung, Saad Sobari Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Lampung, H. Mulyadi, S.P. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Tulang Bawang, LAZISMU Daerah Tulang Bawang, LPCRPM PDM Tulang Bawang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dente Teladas, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dente Teladas dan warga persyarikatan Muhammadiyah Dente Teladas.

Buya Ridwan Ketua PCM Dente Teladas menyambut dengan bahagia kedatangan PWM Lampung serta Majelis dan Lembaga. “Kami sangat bahagia bapak-bapak dan ibu-ibu datang ke tempat kami, serta mengunjungi Masjid Al-Kautsar ini, meski jalan yang dilalui sangat menguras tenaga dan tidak sebentar dari Bandar Lampung,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan PCM Dente Teladas yang di amanahi untuk mengelola Masjid Al-Kautsar di Pusat Diklat Bratasena Adiwarna. “Masjid ini di amanahkan untuk dikelola agar hidup pada PCM Dente Teladas di tahun 2024, dan alhamdulillah sedikit kami renovasi meski belum maksimal,” tambahnya.

Kemudian dia juga menjelaskan lokasi tersebut yang jauh dari warga persyarikatan Muhammadiyah Dente Teladas. “Untuk menjalankan kewajiban shalat 5 waktu di masjid itu sampai pada lokasi masjid ini jika dari Pasar Pasir bisa sampai 1 jam perjalanan, dan pulang pergi bisa memakan waktu 2 jam,” jelasnya.

Selanjutnya Mulyadi Ketua PDM Tulang Bawang mengucapkan terimakasih banyak kepada PWM Lampung, beserta LPCRPM dan LAZISMU bersilaturahmi serta menyalurkan program bantuan di Dente Teladas. “Dente Teladas dengan menjadi tuan rumah, ini menjadi peluang pahala dan jadi catatan sejarah, bahwa Dente Teladas ini telah dikunjungi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah,” ujarnya.

Selanjutnya ia menyampaikan harapannya kedatangan Pimpinan Muhammadiyah dan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) dapat menambah semangat di Dente Teladas. “Di Dente Teladas ini ada 12 Desa dan sudah terbentuk 5 Ranting Muhammadiyah, dengan hadirnya PWM Lampung, LPCRPM, dan LAZISMU diharapkan dapat menambah semangat kami demi kemajuan dakwah muhammadiyah,” jelasnya.

Prof. Sudarman pada sambutannya meyampaikan rasa syukur dan senang dapat hadir di Dente Teladas. “Saya pernah bertanya, Kabupaten Tulang Bawang itu yang paling ujung dan yang paling sudah dijangkau di mana. Jawabannya di Dente Teladas, sehingga saya merasa bersyukur dan senang sekali dapat hadir disini,” ujarnya.
Ia pun salut pada pencapaian PCM Dente Teladas yang mampu mengembangkan muhammadiyah hingga diberi amanah mengelola Masjid Al-Kautsar di Pusat Diklat Bratasena. “Untuk dapat menjalankan 5 waktu di masjid ini membutuhkan perjalanan 1 jam, dan itu sangat luar biasa perjuangannya, karena perjuangan bapak-bapak dan ibu-ibu disini tentu lebih berat dibandingkan dengan perjuangan bapak-bapak PCM dan ibu-ibu PCA yang ada di kota-kota, yang ada di tempat makmur, yang jangkauan jaraknya tidak terlalu jauh,” tambahnya.

Kemudian ia menegaskan kepada PCM dan PCA untuk terus berjuang dalam dakwah muhammadiyah. “Saya meminta bapak-bapak PCM dan PCA untuk tidak pernah surut, jangan merasa letih, jangan merasa lelah, dan merasa capek. Karena berpeluh-peluh dan berkeringat-keringat hari ini, perjuangan bapak dan ibu insya Allah berbuah manis kelak di kemudian hari,” tegasnya.

Prof. Sudarman dalam sambutannya juga berpesan kepada warga muhammadiyah yang hadir di acara tersebut. “Bapak ibu jangan pernah berkecil hati, jangan pernah minder, jangan pernah merasa rendah diri karena jumlah anggota kita sedikit dibandingkan dengan organisasi yang lain, dan percayalah yang sedikit ini menjadi teladan, menjadi penggerak, menjadi pelopor, itu jauh lebih baik dari pada banyak tetapi buih di atas lautan. Orang sedikit tetapi solid, orang sedikit menjadi penggerak, orang sedikit menjadi contoh, itu luar biasa dan itulah nanti yang akan menjadi embrio atau bibit terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah subhanahu wa ta’ala, baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” pungkasnya.

Ia kemudian menyampaikan kedatangan PWM Lampung bersama LAZISMU Wilayah Lampung untuk menyalurkan amanah berupa Program Sedekal Al-Quran Untuk Pelosok Negeri dan Qurbamu Rendang Untuk Ketahanan Pangan. “LAZISMU insya Allah bawa oleh-oleh walalupun ini tidak banyak, mudah-mudahan barokah. Karena ini sebagai stimulan, kalau ternyata ini nanti bisa berkembang, insya Allah nanti LAZISMU datang kesini lagi bawa lebih banyak,” ujarnya.

Hadirnya Muhammadiyah menjadi bukti nyata bahwa syiar dan dakwah Muhammadiyah tidak pernah mengenal batas jarak maupun medan yang sulit. Melalui Program LAZISMU ini menjadi bukti kebersamaan dan kepedulian sosial di pelosok Tulang Bawang. Diharapkan langkah kecil penuh keberkahan ini akan menjadi inspirasi bagi gerakan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di daerah lain, sekaligus menguatkan ukhuwah umat menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (pri/fajrs)

Penulis : Tri Priyo Saputro – MPI PWM Lampung

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Anak Sholeh (FANS) 7: SD Muhammadiyah Bandar Jaya Tumbuhkan Semangat Berprestasi Sejak Dini

    Festival Anak Sholeh (FANS) 7: SD Muhammadiyah Bandar Jaya Tumbuhkan Semangat Berprestasi Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR JAYA — SD Muhammadiyah Bandar Jaya kembali menggelar Festival Anak Sholeh (FANS) ke-7 pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tahunan ini diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari KOBER, PAUD, dan TK se-Kecamatan Terbanggi Besar. Festival yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wahana pengembangan bakat dan minat anak-anak usia dini. […]

  • Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 3 PKM-RSH pada PIMTANAS PTMA 2025

    Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 3 PKM-RSH pada PIMTANAS PTMA 2025

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Juara 3 kategori Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PIMTANAS PTMA) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti […]

  • Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol Sukoharjo, Gelar Wisuda Tahfidz Serta Pelepasan Anak Asuh.

    Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol Sukoharjo, Gelar Wisuda Tahfidz Serta Pelepasan Anak Asuh.

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 305
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Wisuda Tahfidz dan pelepasan anak asuh. Acara wisuda tahfidz tersebut resmi diselenggrakan pada Ahad pagi. (23/6/2024). Acara Wisuda ini mewisudakan 18 santriwati dari 35 orang santriwati yang mengikuti acara, Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol Sukoharjo. Sambutan ibu […]

  • Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SURAKARTA, KABARMUH.ID – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Shabran UMS selesai melaksanakan Darul Arqom Dasar (DAD) pada Rabu 12 November 2025 di Gedung Tabligh Institute Yogyakarta. Acara yang bertemakan “Purifikasi Ideologi IMM & Muhammadiyah Untuk Merekontruksi Kader Yang Digdaya,” ditutup dengan mendatangkan Dr. Syakir Jamaluddin, M.A., selaku Ketua Bidang IV Majelis Tabligh […]

  • Sambut Ramadan, Perguruan Muhammadiyah Jembrana Adakan Kirab Ramadan

    Sambut Ramadan, Perguruan Muhammadiyah Jembrana Adakan Kirab Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 464
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jembrana – Muhammadiyah, dalam surat keputusan hasil hisab awal Ramadan Nomor 159/I.1/B/2023, kemudian disampaikan melalui maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang penetapan awal hisab Ramadan, 1 ramadan bertepatan dengan tanggal 11 Maret 2024. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Perguruan Muhamadiyah Jembrana, yang meliputi SD Unggulan Muhammadiyah Jembrana, TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) […]

  • Guru Juga Berhak Sejahtera

    Guru Juga Berhak Sejahtera

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID,- Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan pernyataan Menteri Agama yang menyebut, “kalau mencari uang jangan jadi guru, tapi jadilah pedagang.” Ucapan singkat itu langsung menimbulkan banyak reaksi, terutama dari kalangan pendidik. Bagi sebagian orang, kalimat tersebut terdengar seperti nasihat agar guru tidak semata-mata berorientasi pada materi. Namun bagi banyak guru, ucapan itu terasa […]

expand_less