Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Masjid dan Generasi Muda: Menjemput yang Pergi, Merangkul yang Rindu

Masjid dan Generasi Muda: Menjemput yang Pergi, Merangkul yang Rindu

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Arif Rahmatullah, M. Pd, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM Kalimantan Timur

Pernahkah kita merasa heran mengapa masjid kini lebih ramai oleh jamaah paruh baya, sementara wajah-wajah muda semakin jarang terlihat? Bukan berarti anak muda hilang imannya, tapi ada jarak yang membuat mereka merasa masjid bukan lagi ruang yang akrab.

Sebuah penelitian dari PPIM UIN Jakarta (2023) menunjukkan bahwa remaja lebih banyak belajar agama dari media digital, podcast, atau influencer ketimbang dari masjid. Mereka terbiasa dengan konten singkat, bahasa sederhana, dan ruang interaksi yang cair. Ketika masjid hanya menawarkan format lama yaitu ceramah panjang, komunikasi satu arah yang akhirnya menyebabkan mereka merasa kurang terhubung.

Padahal, masjid sejatinya bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat kehidupan sosial. Studi terbaru menegaskan bahwa shalat berjamaah bisa memperkuat ikatan sosial antarjamaah. Jika anak muda tidak ikut hadir, masjid kehilangan denyut kaderisasi dan energi generasi penerus.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Pertama, kita perlu jujur melihat kenyataan. Masjid harus membuka ruang partisipasi bagi anak muda, bukan sekadar menjadikan mereka penonton. Bayangkan jika mereka dilibatkan sebagai penggerak acara, tim kreatif media sosial masjid, atau bahkan penanggung jawab kegiatan sosial—mereka akan merasa memiliki, bukan hanya mampir.

Kedua, mari benahi desain ruang masjid. Banyak remaja enggan datang bukan karena tidak mau beribadah, tetapi karena mereka merasa kaku, tidak punya ruang untuk belajar atau berdiskusi. Penelitian mutakhir tentang *youth-friendly mosque* menekankan pentingnya ruang ramah remaja: pojok baca, area diskusi, hingga fasilitas yang membuat mereka betah tanpa mengurangi kekhusyukan jamaah.

Ketiga, masjid bisa menjadi pusat pengembangan diri. Kita bisa hadirkan mentoring karier, kelas beasiswa, pelatihan digital, atau bazar UMKM pemuda. Hasil riset manajemen masjid menunjukkan bahwa ketika masjid menawarkan program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, tingkat keterlibatan mereka meningkat signifikan.

Keempat, jangan lupakan organisasi remaja masjid. Banyak Remas vakum karena minim pendampingan. Padahal, riset terbaru menegaskan bahwa dengan pembagian peran yang jelas dan target program sederhana, organisasi pemuda bisa hidup kembali dan menjadi motor penggerak kegiatan masjid.

Intinya sederhana: anak muda bukanlah masalah, mereka adalah potensi. Tugas kita bukan menghakimi jarak mereka dari masjid, melainkan menjemput mereka dengan cara yang ramah, relevan, dan penuh kepercayaan. Jika masjid berhasil memberi ruang tumbuh, berkreasi, dan berkontribusi, maka saf-saf kita tidak lagi sunyi, justru akan kembali hidup dengan energi generasi penerus.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Balikpapan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan. Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekolah ini berhasil menempati posisi kedua sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik berprestasi terbanyak di Kota Balikpapan dengan total 101 prestasi […]

  • Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    Dinamisasi Organisasi, ini Gebrakan Baru HMP IQT UMS!

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 472
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada hari senin 8 Januari 2024 telah melaksanakan agenda WOW TIME yang merupakan singkatan dari (Ways Of Working) dengan tujuan merundingkan kinerja organisasi yang akan dilakukan oleh HMP IQT pada periode 2024. HMP IQT Periode 2024 memiliki bidang baru […]

  • Cegah Pencemaran, HMP Kesmas UMS Edukasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah

    Cegah Pencemaran, HMP Kesmas UMS Edukasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID., SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat dari Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (Kesmas UMS) melakukan sosialisasi dan pelatihan dalam upaya mengatasi permasalahan pengelolaan limbah minyak, khususnya limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertemakan “ENCORE: Enriching Communities Revitalizing Lives”. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 7-9 di […]

  • HMP PGSD UMS Tanamkan Kesadaran Lingkungan Melalui Program Smart-Eco di Boyolali

    HMP PGSD UMS Tanamkan Kesadaran Lingkungan Melalui Program Smart-Eco di Boyolali

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMP PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Smart-Eco: Transformasi Edukasi Ramah Lingkungan Melalui Sabun Organik dan Kreativitas Mozaik Anak Sekolah Dasar”, di SDN Jipangan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui edukasi kreatif dan pelatihan […]

  • PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Mimbar Kebangsaan: Menafsir Ulang Pancasila secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (5/6/2026). Mengusung tema “Pancasila di Persimpangan: Antara Cita Keadilan Sosial dan Realitas Ketimpangan”, forum ini menghadirkan sejumlah pimpinan IMM dari berbagai daerah untuk mendiskusikan relevansi Pancasila dalam menjawab berbagai persoalan […]

  • LPP PWM Jateng dan PTMA Jalin MoA Beasiswa Pesantren untuk Cetak Ulama dan Pemimpin Umat Unggul Berkemajuan

    LPP PWM Jateng dan PTMA Jalin MoA Beasiswa Pesantren untuk Cetak Ulama dan Pemimpin Umat Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mengambil langkah strategis dalam penguatan kaderisasi ulama dan intelektual muda. Melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Aula Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (10/5/2025), LPP PWM Jateng resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) […]

expand_less