Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat di Puskesmas Gatak, Desa Krajan, Sukoharjo. Spanduk besar bertuliskan “Gerak Sehat, TekananDarah Terkendali” terpasang rapi di depan Posyandu, memberi tanda bahwa rangkaian pengabdian telah berlangsung.

Acara tersebut dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah awal, kemudian dilanjutkan dengan senam terpadu sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mencegah hipertensi.

Koordinator tim mahasiswa Fisioterapis angkatan X Fadhil Kusuma Ningrum, S.Kes., mengungkapkan bahwa hipertensi sering disebut sebagai “Silent Killer” karena tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dapat merusak organ penting seperti jantung, ginjal, dan otak apabila tidak dikendalikan.

“Tercatat 35 peserta dengan mayoritas berusia 40-60 tahun terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan sampai selesai. Kegiatan berlangsung secara bertahap mulai dari registrasi, pemeriksaan tekanan darah, senam bersama, pengisian kuesioner pre-test, penyuluhan kesehatan bertemakan ‘Hidup Tenang Tanpa Hipertensi’, post test, hingga pemeriksaan tekanan darah di akhir, dan ditutup dengan sesi doorprize,” ungkap Fadhlil, Jumat (12/9).

Pada sesi penyuluhan, lanjutnya, terdapat empat materi utama yang disampaikan meliputi, pengertian hipertensi, faktor resiko hipertensi, dampak hipertensi dan upaya pengendalian. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya, mulai dari pertanyaan makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan bagaimana membagi waktu olahraga di tengah kesibukan mengurus rumah tangga.

“Materi penyuluhan disampaikan dengan informatif serta menggunakan media gambar dan disertai contoh praktis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar informasi yang diberikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan,” tambahnya.

 

Penyuluhan tersebut memberikan tips sederhana yang bisa langsung diterapkan, misalnya rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari, mengurangi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, mengelola stres dengan relaksasi, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin di posyandu atau puskesmas.

Fadhil menyampaikan, hipertensi tidak hanya menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi bisa menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat membuat peserta lebih memahami betapa pentingnya mereka mengendalikan tekanan darah.

“Hasil akhir menunjukan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan terhadap peserta, pada saat pemeriksaan tekanan darah setelah menjalani serangkaian aktivitas menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada beberapa peserta yang sebelumnya memiliki tekanan darah agak tinggi,” ujar mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS itu.

Tim Profesi Fisioterapis UMS berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga tekanan darah tetap terkendali bukanlah sesuatu yang sulit, melainkan bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana dan konsisten setiap hari.

“Hipertensi adalah masalah kesehatan yang nyata, namun dapat dicegah dan dikendalikan dengan pola hidup sehat. Harapannya, para kader posyandu yang hadir mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Roselia/Humas)

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agenda BikersMu Chapter Surabaya dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke 81 : Ride to Humanity and Freedom – Merdeka Ride to Honour Our Veterans”

    Agenda BikersMu Chapter Surabaya dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke 81 : Ride to Humanity and Freedom – Merdeka Ride to Honour Our Veterans”

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURABAYA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BikersMu Chapter Surabaya menggelar kegiatan “Ride to Humanity and Freedom – Merdeka Ride to Honour Our Veterans”, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang mengusung semangat kemanusiaan, persaudaraan, dan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan tersebut dimulai dengan salat Ashar bersama di Masjid Syuhada, Perguruan Muhammadiyah 3 […]

  • UMS dan PCIM Australia Sepakati Kerja Sama Penguatan Pendidikan, Riset, dan Dakwah Internasional

    UMS dan PCIM Australia Sepakati Kerja Sama Penguatan Pendidikan, Riset, dan Dakwah Internasional

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya sebagai kampus berdaya saing global dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia pada 21 November 2025 kemarin. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis UMS dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, layanan masyarakat, hingga kegiatan sosial berbasis dakwah Muhammadiyah. Penandatanganan ini […]

  • Keputusan Sulit Yang Melilit

    Keputusan Sulit Yang Melilit

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 510
    • 1Komentar

    Oleh : Rahiman Agus Salim Mahasiswa Magister Manajemen (S2) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Fakultas Ekonomi Bisnis dan Politik Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi agaknya merupakan opsi terakhir pemerintah dalam mengantisipasi jebolnya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang berpotensi mengguncang perekonomian nasional. Kalau kita lihat dari beberapa sumber yang ada, alasan pemerintah menaikkan harga BBM […]

  • Turut Bangga 2 kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah ikut Youth Diplomacy Forum DPP IMM, untuk Ajak Kader Paham Tatanan Global Baru

    Turut Bangga 2 kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah ikut Youth Diplomacy Forum DPP IMM, untuk Ajak Kader Paham Tatanan Global Baru

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) sukses menyelenggarakan Muhammadiyah Youth Diplomacy Forum (DYF) selama tiga hari, 26 hingga 28 September 2025. Forum yang berfokus pada pelatihan diplomat muda ini menegaskan kesiapan kader Muhammadiyah untuk mengambil peran strategis di kancah global. DYF yang mengusung tema “Muhammadiyah Diplomats as Catalysts of Global […]

  • UMS Dukung Bapperida Sukoharjo Luncurkan Jurnal Sukowaskita untuk Publikasi Riset Daerah

    UMS Dukung Bapperida Sukoharjo Luncurkan Jurnal Sukowaskita untuk Publikasi Riset Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) jalin kolaborasi dengan Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukoharjo dalam menerbitkan Jurnal Sukowaskita: Media Informasi Penelitian dan Pengembangan. Jurnal ini disosialisasikan secara langsung oleh Bapperida Kota Sukoharjo di Hotel Brothers Solo Baru. Deputi Bidang […]

  • Ketika Cinta Tak Lagi Cukup untuk Bertahan di Organisasi

    Ketika Cinta Tak Lagi Cukup untuk Bertahan di Organisasi

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Indra, Ketua Umum PW IPM Kalimantan Timur Banyak dari kita bergabung ke sebuah organisasi karena rasa cinta pada orang-orang di dalamnya. Ide tentang perubahan yang bisa diciptakan bersama cinta membuat kita rela begadang demi program kerja, menunda urusan pribadi demi rapat tak berujung, dan tetap bertahan meski lelah menggerogoti dari dalam. Tapi ada […]

expand_less