Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi

Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”.

Penelitian ini berangkat dari tingginya kebutuhan squalene, senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, dan emolien. Squalene dikenal luas dalam industri kosmetik, pangan fungsional, hingga farmasi, terutama sebagai bahan anti-aging, pelembab, dan pelindung dari radikal bebas.

Selama ini, squalene banyak diperoleh dari hati ikan hiu dengan kadar tinggi mencapai 79%. Namun, eksploitasi berlebih terhadap hiu menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem laut. Melihat persoalan tersebut, Tim Curbita menghadirkan alternatif ramah lingkungan dengan memanfaatkan biji labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) yang selama ini dianggap sebagai limbah agroindustri.

“Biji labu kuning tidak hanya mengandung squalene, tetapi juga senyawa bioaktif lain seperti tokoferol (vitamin E), fitosterol, asam lemak tak jenuh, dan fenolik. Potensi ini sangat relevan untuk dikembangkan sebagai bahan baku farmasi maupun kosmetik,” jelas salah satu anggota tim, Muhamad Nur Ilham, Senin (6/10).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi labu kuning di Indonesia pada periode 2021–2023 rata-rata mencapai 554.302 ton per tahun. Sekitar 3% dari total produksi berupa biji dengan bobot 60–80 gram per buah, yang sebagian besar hanya dibuang. Padahal, biji tersebut menyimpan senyawa bernilai tinggi dan berpotensi menjadi komoditas baru.

Dalam riset ini, Tim Curbita menggunakan metode Microwave-Assisted Extraction (MAE) yang terbukti lebih efisien dibanding metode konvensional. Jika metode Soxhlet hanya menghasilkan rendemen squalene 1,51% dan Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) 1,29%, maka pada kondisi optimum MAE mampu menghasilkan rendemen minyak 24,63% dengan aktivitas antioksidan IC₅₀ sebesar 15,39 µg/mL.

“Temuan ini menegaskan bahwa MAE tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga dapat mempertahankan kandungan squalene dan senyawa bioaktif lain dalam minyak biji labu kuning,” tambah Ilham.

Hasil analisis GC-MS bahkan mengidentifikasi 53 senyawa bioaktif dari minyak biji labu kuning. Squalene terdeteksi sebesar 2,62% dan menempati peringkat ke-6, lebih tinggi dibanding hasil metode Soxhlet maupun UAE. Senyawa dominan lain di antaranya ascorbyl dipalmitate (32,82%), asam oleat (25,42%), dan asam linoleat (11,93%) yang berperan sebagai antioksidan kuat, penurun LDL, imunomodulator, serta fotoprotektan kulit.

Dari sisi optimasi, analisis ANOVA berbasis Box-Behnken Design menunjukkan model regresi yang sangat baik dengan nilai R² = 98,90% untuk rendemen dan R² = 98,99% untuk aktivitas antioksidan. Faktor dominan yang memengaruhi adalah rasio bahan–pelarut terhadap rendemen serta daya microwave terhadap aktivitas antioksidan, sedangkan waktu ekstraksi berpengaruh signifikan dalam bentuk kuadratik.

Model persamaan kuadratik memprediksi kondisi optimum pada rasio 0,3040 g/mL, daya 446,639 W, dan waktu 11,932 menit. Hasil ini memproyeksikan rendemen sebesar 29,69% dan IC₅₀ 11,72 µg/mL, dengan perbedaan kecil terhadap hasil eksperimen yang menunjukkan validitas tinggi dari model.

Selain capaian teknis, Tim Curbita juga aktif dalam diseminasi publik. Hingga kini, mereka telah menyelesaikan laporan kemajuan 100%, menulis artikel ilmiah untuk Jurnal Inovasi Teknik Kimia (target Sinta 3), serta mengembangkan akun edukasi di Instagram dan TikTok dengan total tayangan lebih dari 186 ribu. Tim juga tengah mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk metode optimasi ekstraksi yang mereka kembangkan.

Dengan capaian ini, penelitian Tim Curbita tidak hanya berkontribusi pada pengembangan metode ekstraksi bioaktif nabati, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi industri, lingkungan, dan masyarakat. “Biji labu kuning terbukti memiliki potensi besar sebagai sumber squalene nabati unggul yang aplikatif untuk kosmetik, pangan fungsional, dan farmasi, sekaligus mendukung keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah agroindustri,” pungkas Ilham.

Kontributor: Fika

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwakilan Mahasiswa Internasional UMS Ikuti Festival Handai Indonesia 2025 di Jakarta

    Perwakilan Mahasiswa Internasional UMS Ikuti Festival Handai Indonesia 2025 di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perwakilan mahasiswa internasional dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut berpartisipasi dalam Festival Handai Indonesia (FHI) 2025, yang diselenggarakan di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada tanggal 25–31 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh peserta apresiasi terpilih yang berasal dari 23 negara, yaitu Timor Leste, Italia, Rusia, Filipina, Turki, Pakistan, Amerika Serikat, Thailand, Korea […]

  • Kisi-kisi Pemimpin Nasional Pilihan Warga Muhammadiyah

    Kisi-kisi Pemimpin Nasional Pilihan Warga Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Adam Ilham Mizani Aktivis IMM dan PWPM Jawa Tengah Mengikuti Kick off  pertama kali pengajian bulanan Pimpinan Pusat Muhammadiyah ditahun 2024 dengan tema “Muhammadiyah dan pemilu 2024”, benar-benar memberikan prespektif segar, sekaligus insight baru yang mencerahkan dan membuat berpikir kritis mengenai isu kebangsaan, keumatan dan kemanusian universal. Dalam isu kebangsaan seperti, demokrasi dan […]

  • UMS Insight Kupas Tuntas Fenomena Bobibos,Tegaskan Pentingnya Edukasi Publik Berbasis Sains

    UMS Insight Kupas Tuntas Fenomena Bobibos,Tegaskan Pentingnya Edukasi Publik Berbasis Sains

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan ruang dialog ilmiah melalui program UMS Insight. Program ini merupakan forum santai namun mendalam yang menjembatani hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat. Pada episode pertama, UMS Insight yang menghadirkan host Yusuf Ismail, S. Sos., dengan mengangkat topik yang ramai dibicarakan publik, yakni fenomena “Bobibos”, produk energi […]

  • Mahasiswa MPAI UAD Ajak Pelajar Jadi “The Real Influencer”, Utamakan Adab di Era Digital

    Mahasiswa MPAI UAD Ajak Pelajar Jadi “The Real Influencer”, Utamakan Adab di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan seminar literasi digital bertema “The Real Influencer: Menjadi Teladan dan Adab di Media Sosial” pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada para siswa SMA Muhammadiyah Daarul Khoir Gunungkidul Yogyakarta, sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda tentang […]

  • PKMTM III PW IPM Lampung Dorong Lahirnya Kader Pelajar Berjiwa Kepemimpinan Inovatif

    PKMTM III PW IPM Lampung Dorong Lahirnya Kader Pelajar Berjiwa Kepemimpinan Inovatif

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung menyelenggarakan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati (PKMTM) III yang berlangsung selama tujuh hari, Kamis–Rabu, 8–14 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Bungur, Way Bungur, Lampung Timur. Mengusung tema “Building Innovative Leadership”, PKMTM III menjadi ruang pengkaderan strategis untuk membentuk kader pelajar […]

  • PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 357
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas menggelar pawai ta’aruf dengan start-finish bertempat di SD Muhammadiyah Rawalo Banyumas dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah, Sabtu (25/11/2023/11 Jumadil Awal 1445 H). Peserta pawai ta’aruf secara resmi diberangkatkan oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas dengan iringan drumband Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah […]

expand_less