Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prof. Din Syamsuddin: Dakwah Muhammadiyah Harus Spesifik, Inklusif, dan Kontekstual

Prof. Din Syamsuddin: Dakwah Muhammadiyah Harus Spesifik, Inklusif, dan Kontekstual

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • visibility 566
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Prof. Din Syamsuddin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015, menekankan pentingnya gerakan dakwah yang lebih terarah dan spesifik dalam menyasar kelompok-kelompok tertentu, sesuai dengan dinamika umat Islam dan keberagaman Indonesia. Hal ini disampaikan dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah pada Selasa (12/11) di Jakarta.

Menurut Din, Gerakan Jamaah, Dakwah Jamaah (GJDJ) yang dikembangkan Muhammadiyah merupakan respons terhadap keragaman sosial dan kebutuhan umat. GJDJ, kata Din, bertujuan untuk menghindari dakwah yang berjalan tanpa arah atau “mengambang”, tetapi lebih fokus untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Dakwah Muhammadiyah harus dapat menjangkau kelompok-kelompok yang rentan, seperti buruh, petani, dan nelayan. Hal ini penting untuk memastikan dakwah kita tepat sasaran dan relevan dengan kondisi mereka,” ujar Din.

Dakwah Inklusif untuk Masyarakat yang Beragam

Sebagai organisasi sosial-keagamaan, Muhammadiyah tidak dapat mengabaikan peran jemaah dalam menggerakkan dakwah. Din menjelaskan bahwa Muhammadiyah berkembang berkat adanya jemaah, dan melalui jemaah tersebut dakwah dapat berjalan. Muhammadiyah mengekspresikan dakwah melalui berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti sekolah, rumah sakit, dan lembaga sosial lainnya.

Namun, Din juga mengungkapkan kekurangan dalam gerakan dakwah di tingkat akar rumput yang lebih mampu mengakomodasi keragaman sosial dan budaya setempat. “Dakwah kita sering kali terkesan kurang kontekstual dengan situasi dan budaya lokal,” katanya. Ia mengajak para dai Muhammadiyah untuk lebih fleksibel dalam pendekatan dakwah, tanpa mengabaikan prinsip ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh umat.

Dakwah yang Menyentuh Semua Kalangan, Termasuk Mualaf

Din memberikan contoh gerakan dakwah inklusif Muhammadiyah di Indonesia Timur, seperti di Universitas Muhammadiyah Kupang, yang mayoritas mahasiswanya non-Muslim. Meskipun demikian, para mahasiswa di sana merasa nyaman berinteraksi dengan Muhammadiyah, yang mencerminkan penerimaan dan kerukunan antar agama tanpa diskriminasi.

“Contoh seperti ini harus diperbanyak. Dakwah Muhammadiyah harus membawa kedamaian, bukan kekerasan atau pemaksaan,” tegas Din.

Selain itu, Din juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap komunitas muallaf yang semakin berkembang. Meskipun banyak muallaf yang baru memeluk Islam, mereka sering kali kurang mendapatkan pembinaan yang memadai. Din mendorong LDK untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan saudara-saudara baru ini, agar mereka merasa diterima dan tidak terabaikan.

“Muhammadiyah harus hadir dengan dakwah yang lembut dan penuh kasih sayang, bukan kekerasan. Dakwah harus dipikirkan dengan matang agar diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Din.

Din juga mengingatkan bahwa dakwah yang terstruktur harus didukung oleh penelitian yang mendalam. Hal ini akan membantu Muhammadiyah memanfaatkan potensi besar dalam menggerakkan masyarakat dengan lebih efektif dan tepat sasaran. “Dakwah yang baik harus didasarkan pada pemahaman yang kuat tentang kondisi sosial masyarakat,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Din mengajak seluruh dai Muhammadiyah untuk terus meneguhkan komitmennya dalam membangun dakwah yang bijaksana, penuh hikmah, dan relevan dengan keberagaman sosial yang ada di Indonesia.

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARI GURU NASIONAL : MAJELIS DIKDASMEN MUHAMMADIYAH PONOROGO BERI APRESIASI SD/MI DALAM PENERAPAN P5

    HARI GURU NASIONAL : MAJELIS DIKDASMEN MUHAMMADIYAH PONOROGO BERI APRESIASI SD/MI DALAM PENERAPAN P5

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 307
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo mengadakan upacara dalam rangka memperingati hari guru nasional di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (25/11). Menariknya,  terdapat tiga SD/MI Muhammadiyah yang meraih tiga terbaik dalam Penerapan Proyek Penguatan Profil belajar Pancasila (P5). Para pemenang tersebut berasal dari MIM 7 Sidoarjo Pulung sebagai terbaik ketiga, selanjutnya terbaik kedua […]

  • Rektor UMS Sampaikan Kolaborasi-Sinergi Triple Hiliks ABG dan Triple Helix Akademisi di BPOM RI

    Rektor UMS Sampaikan Kolaborasi-Sinergi Triple Hiliks ABG dan Triple Helix Akademisi di BPOM RI

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Gebyar Academia, Business, Government (ABG) Collaboration yang digelar di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Jakarta, Sabtu (15/11). Agenda ini menjadi bagian dari refleksi satu tahun Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran, dengan fokus memperkuat […]

  • Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

    Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Perkaya pemahaman masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup dari perspektif dan pengalaman komunitas berbasis iman, Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta menyelenggarakan Seminar Eco Talk bertajuk ‘Satu bumi, Satu Asa, dalam Gerak Bersama’. Acara yang dilaksanakan di STFT Jakarta pada 22 September 2025 ini, menghadirkan narasumber lintas agama. Eco Talk menghadirkan Prof. […]

  • Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 319
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – HARSA, Sebuah kegiatan yang diinisiai Pimpinan Komisariat H.M. Misbach. HARSA diambil dari bahasa sansekerta yaitu kebahagiaan. Kegiatan ini telah diselenggarakan sebanyak 3 kali ditempat yang berbeda, diantaranya Sawit, Juwangi dan kali ini diadakan di daerah Banyusri, Wonosegoro. PK IMM H. Misbach ini turut menggandeng beberapa elemen Muhammmadiyah diantaranya PCA kartasura, Lazismu Boyolali […]

  • Menyiapkan Generasi Penerus

    Menyiapkan Generasi Penerus

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Oleh: Moch.Muzaki, S.Pd, Guru dan Aktivis Muhammadiyah) Kaderisasi adalah pilar regenerasi dan Harapan masa depan. Dalam siklus kehidupan, pergantian generasi bukanlah sesuatu yang asing. Ia adalah sunatullah, hukum alamiah yang tak terelakkan. Maka dalam organisasi sebagai miniatur dari kehidupan masyarakat, pergantian peran dan estafet perjuangan juga menjadi keniscayaan. Tidak ada perjuangan besar yang selesai dalam […]

  • Semarak Milad Shabran ke-43, IMM Shabran UMS Ajak Kader Ikuti Kiprah Alumni Lewat Sarasehan Kader

    Semarak Milad Shabran ke-43, IMM Shabran UMS Ajak Kader Ikuti Kiprah Alumni Lewat Sarasehan Kader

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Shabran menyelenggarakan Sarasehan Kader. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Bertempat Masjid Al-Munajat Pondok Shabran UMS, Ahad (11/1).  Diselenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar IMM Shabran UMS untuk […]

expand_less