Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah deretan lulusan doktoralnya dengan mengukuhkan Muhammad Nur Latif sebagai doktor ke-63. Ia dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor, sekaligus meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89.

Dalam proses akademiknya, Latif dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., serta Ko-Promotor Prof. M. Sholahuddin, S.E., M.Si., Ph.D.

Dalam disertasinya, Latif sapaannya, menyoroti fenomena unik yang terjadi di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin. Ia mengungkapkan bahwa jika dianalisis menggunakan Human Capital Theory dari Gary Becker, ketimpangan antara tuntutan kompetensi yang tinggi dan rendahnya insentif remunerasi secara rasional seharusnya memicu eksodus tenaga pendidik. Namun, realitas yang terjadi justru menunjukkan hal sebaliknya.

“Tidak ada satupun guru inti yang keluar. Resiliensi institusional ini merepresentasikan anomali keberhasilan yang esensial untuk dieksplorasi. Fenomena anomali tersebut justru menunjukkan beroperasinya mekanisme retensi khusus yang bekerja di luar jangkauan teori manajemen konvensional,” kata Latif, Rabu (8/4).

Dari hasil penelitiannya, Latif menemukan adanya sebuah arsitektur tata kelola Sumber Daya Manusia yang ia sebut sebagai Maqashid-Based Value-Safeguarding Architecture (M-VSA). Dalam konsep ini, lima prinsip al-Dharuriyyat al-Khams tidak lagi sekadar menjadi landasan moral, melainkan telah berkembang menjadi instrumen manajerial yang tersusun secara sistematis.

Selain itu, ia juga mengidentifikasi adanya VRIN Spiritual Capital Lifecycle, yakni sebuah siklus manajerial yang menggambarkan proses transformasi ontologis seorang pendidik dari human capital yang bersifat transaksional menjadi spiritual capital dengan karakteristik VRIN (valuable, rare, inimitable, dan non-substitutable).

Temuan ketiga dalam disertasinya adalah Maqashid-Based Value Safeguarding Mechanism (M-VSM), sebuah sistem pertahanan nilai yang bekerja secara menyeluruh dalam menjaga ekosistem pesantren. Sistem ini dianalogikan seperti kubah masjid yang melindungi keseluruhan struktur dari berbagai ancaman.

“Ia melindungi seluruh ekosistem dari ancaman eksternal dan internal yang dapat merusak kemurnian nilai,” ujar Latif.
Salah satu instrumen penting dalam mekanisme tersebut adalah radar anti-eksploitasi.

Latif menilai bahwa ancaman terbesar dalam ekosistem nilai pesantren adalah praktik eksploitasi yang dibungkus dengan narasi keikhlasan. “Ini terjadi ketika narasi pengabdian digunakan untuk menjustifikasi beban kerja yang melampaui batas kemanusiaan tanpa kompensasi yang proporsional,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pesantren Al-Mukmin menerapkan batas yang tegas antara tugas profesional berbayar (paid load) dan aktivitas sukarela (infaq time). “Batas ini ditegakkan secara konsisten,” tegasnya.

Ketiga model yang ditemukan tersebut kemudian terintegrasi dalam satu sistem besar yang dinamakan The Maqashid-Based Spiritual Capital Management Ecosystem (M-SCME). Sistem ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam mempertahankan tenaga pendidik di pesantren tidak semata-mata ditentukan oleh faktor material, melainkan oleh ikatan ideologis dan nilai-nilai transendental yang dibangun secara sistemik.

Sementara itu, Ko-Promotor Prof. M. Sholahuddin memberikan pesan kepada Latif agar gelar doktor yang diraih dapat dimaknai sebagai sebuah amanah yang harus diwujudkan dalam praktik nyata.

“Maka wujud syukurnya adalah ketika Anda beraktivitas di mana saja. Anda perlu menerapkan atau mengimplementasikan apa yang sudah didapat di pendidikan ini. Baik itu di tempat kerja, kemudian di pondok, atau di mana saja,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antara alumni dengan institusi dan para dosen.

“Dan saya harapkan tidak hanya sampai di sini saja hubungan kita. Hubungan antara alumni dengan institusi, hubungan antara alumni dengan para dosen-dosennya. Kalau dosen itu, maksudnya pengajar, itu tidak ada namanya ‘mantan’. Tidak ada mantan dosen, adanya dosen ya tetap dosen selamanya adalah dosen,” pungkasnya. (Maysali/Humas)

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUHAMMADIYAH LAMPUNG DAN MERCU BIO TECH MALAYSIA BERKOLABORASI UNTUK KEMAKMURAN PETANI KARET

    MUHAMMADIYAH LAMPUNG DAN MERCU BIO TECH MALAYSIA BERKOLABORASI UNTUK KEMAKMURAN PETANI KARET

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 286
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan perusahaan teknologi perkebunan Mercu Bio Tech asal Malaysia. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet di Lampung dengan menerapkan sistem sadap pohon karet yang lebih efisien. Dalam acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang diadakan di Hotel […]

  • Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Sebanyak 100 santri mengikuti secara hikmat proses Akhirussanah lulusan ke-19 yang digelar oleh Pondok Pesantren Modern Darul ‘Ulum Muhammadiyah Majenang Cilacap di Halaman Masjid Birul Walidain Majenang, Kamis (23/05/2024). KH. Drs. Charhali selaku Wakil Ketua PCM Majenang memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder PontrenMu Darul Ulum Majenang yang telah melakukan pencerahan dan pemberdayaan […]

  • Physiotherapy Festival 2025 Warnai UMS dengan Lomba, Bazar, dan Malam Puncak

    Physiotherapy Festival 2025 Warnai UMS dengan Lomba, Bazar, dan Malam Puncak

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)menggelar Physiotherapy Festival 2025 dalam rangka memperingati World Physiotherapy Day ke-74. Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan ini diselenggarakan dengan berbagai acara menarik yang melibatkan mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Festival dibuka dengan lomba Poster dan Foto Kreatif tingkat […]

  • SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

    SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 225
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun depan menuai kritik dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Kebijakan ini berpotensi menambah beban bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim meminta agar rencana kebijakan yang efektif mulai tahun 2025 itu dibatalkan. Bila […]

  • LDK PP Muhammadiyah dirikan pusat pembinaan Mualaf di kabupaten karo, sumatera utara

    LDK PP Muhammadiyah dirikan pusat pembinaan Mualaf di kabupaten karo, sumatera utara

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karo – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama dengan LAZISMU PP Muhammadiyah meluncurkan program Mualaf Learning Center (MLC) di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Peluncuran program ini ditandai dengan acara kick off Pusat Pembinaan Mualaf (PUSBINMU) Kabupaten Karo yang dilanjutkan dengan temu ramah dan kajian bersama para mualaf. (Sabtu/14/12/2024) Acara ini […]

  • Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAWA BARAT – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat sukses menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 150 pengusaha serta pelaku ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa […]

expand_less