Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Peringkat 1 SINTA PTS se-Jawa Tengah dan PTMA se-Indonesia

UMS Peringkat 1 SINTA PTS se-Jawa Tengah dan PTMA se-Indonesia

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat pertama Science and Technology Index (SINTA) untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah. Per Sabtu (11/10), UMS unggul di posisi pertama untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dan peringkat ke-17 nasional dengan bersaing lebih dari 5.400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Skor keseluruhan (SINTA Score Overall) UMS menunjukkan angka 1.118.739 dengan 898 penulis. Sedangkan untuk skor per tiga tahun (2022-204) menunjukkan angka 539.931.

Deputi Bidang Publikasi, Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS, Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D memaparkan bahwa peringkat SINTA dihitung berdasarkan banyak faktor yang mencakup publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual (HAKI), sitasi, pengabdian masyarakat hingga akreditasi lembaga. Ia mengungkapkan data ini merupakan akumulasi metrik selama 3 tahun sebelumnya diperoleh melalui website SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan dapat diakses oleh semua orang.

“SINTA merekap kinerja dosen dan peneliti seluruh Indonesia. Kinerja yang sudah direkap dari jumlah kemudian dikali bobotnya setiap poin, lalu ditotal menjadi skor. Skor itulah yang menjadi dasar pemeringkatan,” jelasnya, Jum’at (10/10).

Kun menyebut sistem penilaian SINTA sangat komprehensif dengan bobot yang beragam. Data diambil secara otomatis dari berbagai sumber seperti artikel maupun sitasi dari Scopus dan Google Scholar. Akan tetapi, terdapat pula beberapa data yang harus diinput secara manual oleh masing-masing dosen seperti buku dan prototipe.

Sitasi memiliki berperan penting dalam peningkatan skor SINTA. Kun menyebut, beberapa dosen UMS, terutama dari Program Studi Keperawatan dan Ilmu Gizi, terlibat aktif dalam publikasi jurnal internasional bergengsi seperti The Lancet Journal yang memiliki ratusan penulis dan ribuan sitasi.

“Lancet itu jurnal internasional, sitasinya banyak digunakan oleh penulis di seluruh dunia. Kalau mereka butuh data penyakit, mereka otomatis mengambil dari artikel tersebut. Itu otomatis masuk pada skor SINTA dosen,” jelasnya.

Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D., Deputi Bidang Publikasi, Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS

Selain itu, ia juga mengungkap bahwa Rektor UMS menerapkan kewajiban bagi setiap dosen untuk melakukan publikasi ilmiah di jurnal internasional minimal setahun sekali. Menurutnya, hal ini merupakan upaya untuk menambah artikel publikasi dosen. “Satu tahun satu artikel, satu tahun satu riset, satu tahun satu publikasi, dan kekayaan intelektual. Sehingga kalau dosennya lebih dari 800 sekian, paling tidak minimal satu tahun artikel yang terbit segitu,” tuturnya.

Selain kewajiban publikasi, Yasir Sidiq, S.Pd., M.Sc, Ph.D, Kasubdit Manajemen Jurnal Ilmiah DRPPS UMS, menjelaskan bahwa DRPPS UMS juga menyediakan berbagai program pendampingan. Ia menyampaikan pendampingan dilakukan dua kali dalam setahun bagi dosen dan sekali dalam satu tahun bagi mahasiswa. Pendampingan mahasiswa dilakukan langsung oleh dosen setiap program studi masing-masing, sedangkan pendampingan dosen dipantau langsung oleh DRPPS UMS seperti pelatihan menulis.

“Kami membuka pendaftaran, dosen mengirimkan artikel, kemudian kami review dan beri pendamping. Pendampingan dimulai dari penulisan hingga submit,” jelasnya.

Yasir mengungkap, pencapaian SINTA ini membawa dampak signifikan bagi UMS. Lembaga penelitian di universitas kini berada di klaster mandiri, setara dengan akreditasi unggul. Menurutnya, posisi ini memberikan keuntungan UMS untuk mengelola dana penelitian secara mandiri.

“Kementerian memberikan kepercayaan kepada UMS untuk mengelola dana penelitian secara mandiri, tidak seperti klaster lain yang harus disupervisi universitas lain,” ujar Yasir.

Bagi Yasir, pencapaian ini sangat berdampak positif bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa catur dharma perguruan tinggi, yakni Penelitian, Pendidikan, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan satu kesatuan utuh yang saling mempengaruhi dan tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, ketika dosen melakukan penelitian dan memahaminya dengan baik, maka ia dapat mengajarkannya kepada mahasiswa dengan baik. Hal itu sangat mempengaruhi kualitas pendidikan dan pengajaran di UMS.

“Dampaknya untuk mahasiswa, otomatis dengan demikian kepercayaan publik terhadap UMS semakin baik dan juga mahasiswa diajak kolaborasi penelitian, riset, pengabdian juga karena menambah keterampilan dan pengalaman mereka,” jelasnya.

Yasir menyebut, UMS menargetkan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini pada evaluasi SINTA 2025 yang akan dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada akhir tahun ini.
(Zaatuddin/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci, Cetak Kader JUARA yang Tangguh dan Berakhlak

    UMS Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci, Cetak Kader JUARA yang Tangguh dan Berakhlak

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Jumat (4/7). Kegiatan yang berlangsung di GOR Kampus II UMS itu diikuti sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai angkatan. UKT tahun ini mengusung tema “Mencetak Kader yang Berkarakter JUARA […]

  • Wacana Daerah Istimewa Surakarta Kembali Mengemuka, MHH  PWM Jawa Tengah dan MHH PDM Surakarta Gelar Diskusi Publik

    Wacana Daerah Istimewa Surakarta Kembali Mengemuka, MHH PWM Jawa Tengah dan MHH PDM Surakarta Gelar Diskusi Publik

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Wacana pembentukan Daerah Istimewa Solo kembali mengemuka dalam agenda rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 24 April 2025 yang lalu. Terdapat lebih dari 340 usulan daerah yang mengajukan daerah otonomi baru. Rincian usulan tersebut yakni 42 usulan pembentukan provinsi, 252 kabupaten, […]

  • Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas”  dan Mengambil Hikmahnya

    Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” dan Mengambil Hikmahnya

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

     Oleh : Nur Kemal Pasya Mustafa (202110230311032) Buku Pendidikan Kaum Tertindas sangat direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini ditulis oleh seorang yang bernama Paulo Freire. Membicarakan tentang pendidikan kaum tertindas, dimulai pada bagian pendahuluan aspek kesadaran terhadap ketidakadilan yang dibahas dalam diskusi, apakah kesadaran manusia terhadap ketidakadilan akan berdampak baik atau justru malah mengarah kepada “fanatisme […]

  • Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    Rohingya sebagai Propaganda Penjajahan berkedok Kemanusiaan?

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Oleh: Dava Agus Pratama Putra Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Sudah tidak asing lagi di telinga kita dengan nama Rohingya. Siapa yang tidak tau dengan pengungsi dari Myanmar yang meminta perlindungan ke negara-negara tetangga untuk menyambung hidup sekaligus jaminan keamanan. Mayoritas dari etnis tersebut adalah muslim sehingga sebagai sesama saudara seiman mempunyai kewajiban […]

  • PKMTM III PW IPM Lampung Dorong Lahirnya Kader Pelajar Berjiwa Kepemimpinan Inovatif

    PKMTM III PW IPM Lampung Dorong Lahirnya Kader Pelajar Berjiwa Kepemimpinan Inovatif

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung menyelenggarakan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati (PKMTM) III yang berlangsung selama tujuh hari, Kamis–Rabu, 8–14 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Bungur, Way Bungur, Lampung Timur. Mengusung tema “Building Innovative Leadership”, PKMTM III menjadi ruang pengkaderan strategis untuk membentuk kader pelajar […]

  • Dukung Warga ISOMAN, Muhammadiyah Paser Gelar Kegiatan Kemanusiaan!

    Dukung Warga ISOMAN, Muhammadiyah Paser Gelar Kegiatan Kemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 708
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tana Paser – Sampai saat ini, peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Paser terus melonjak naik (13/8). Tentunya, hal ini berdampak pada masyarakat yang terpapar virus mematikan ini. Salah satunya, karantina mandiri atau yang sering kita sebut ISOMAN (Isolasi Mandiri). Masyarakat yang melakukan ISOMAN memiliki ruang gerak yang terbatas. Bahkan cenderung sulit untuk melakukan kegiatan […]

expand_less