Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12).

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo, mengangkat disertasi yang berjudul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa di SMA Bina Dharma Jakarta”.

Ia melihat, pembelajaran PAI di banyak sekolah masih berorientasi pada pengajaran dogma dan ajaran tekstual tanpa ruang yang cukup untuk menanamkan nilai toleransi dan kesadaran sosial. Akibatnya, siswa sering memiliki pemahaman yang sempit tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beragam.

Selain itu, meskipun sekolah-sekolah telah mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum mereka, banyak siswa yang masih tidak mampu menghubungkan pembelajaran yang mereka terima dengan kehidupan sosial mereka.

Dari penelitiannya, ia menemukan bahwa pembelajaran PAI di SMA Bina Dharma Jakarta telah mengintegrasikan teori Bandura tentang social learning dan Banks tentang pendidikan multikultural dengan sistem kurikulum nasional.

“Model ini menekankan pada pengajaran nilai toleransi melalui keteladanan guru dan diskusi lintas agama. Pembelajaran ini tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi afektif dan perilaku siswa dalam menghadapi keberagaman agama dan budaya,” ujar Heru saat memaparkan hasil disertasinya.

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo

Selain itu, penelitiannya juga menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa meningkat secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran PAI berbasis multikultural.

Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I., selaku promotor Heru Wibowo memberikan apresiasi dan pesan kepadanya setelah dinyatakan menjadi doktor. Ia refleksi, bahwa setelah menjadi doktor justru merasa tidak bisa apa-apa.

“Tuntutan untuk bisa apa-apa. Artinya memang belajarnya agak semakin panjang, semakin dalam, semakin menggali, karena beban seorang doktor di kampus itu akan sangat beda dengan yang bukan doktor terutama dalam masalah akademik,” ujar Bunyamin.

Menurutnya, ujian terbuka merupakan awal untuk mengembangkan diri khususnya di bidang keilmuan sesuai disiplin ilmu.

Selanjutnya, Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61 memaparkan disertasinya yang berjudul “Persepsi Guru PAI dan BP tentang Nilai-Nilai Demokrasi dan Implementasinya dalam pembelajaran di MTs Fisabilillah Kota Bekasi”.

“Dalam konteks pendidikan, demokrasi menjadi fondasi penting untuk menanamkan nilai kebebasan, kesetaraan, dan partisipasi. Namun, di penelitian lain, sebagian Guru PAI dan Budi Pekerti masih memandang demokrasi sebagai konsep sekuler yang tidak sejalan dengan Islam,” paparnya.

Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61

Hal ini menjadikan terbatasnya ruang dialog, partisipasi siswa, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam pembelajaran.

Penelitiannya sendiri menemukan bahwa guru di MTs Fisabilillah telah memiliki persepsi positif dan kontekstual terhadap demokrasi. Para guru menilai demokrasi sejalan dengan ajaran Islam terutama prinsip musyawarah, keadilan, dan tasamuh.

“Nilai-nilai demokrasi telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar PAI dan BP seperti musyawarah kelas dan diskusi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keadilan dalam penilaian dan perlakuan siswa,” tutur Ristianti.

Sementara itu, promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., mengapresiasi atas capaian gelar akademik tertinggi yaitu gelar doktor. Namun, ia berpesan bahwa gelar doktor bukanlah sekadar penambahan titel melainkan pengakuan atas kematang intelektual, kedalaman analisis, serta tanggung jawab moral dan akademik.

“Dinamika diskusi, perdebatan akademik, juga perdebatan pandangan yang muncul justru menjadi pendewasaan ruang berpikir. Saudara tidak hanya belajar apa yang diteliti, tetapi juga bagaimana sikap sebagai seorang ilmuwan,” kata Waston.

Waston menegaskan bahwa disertasi yang dihasilkan telah menunjukkan kontribusi yang jelas.

Dekan FAI UHAMKA Dr. Ai Fatimah Nur Fuad, MA., Ph.D., yang hadir menyaksikan kedua dosennya mengikuti sidang terbuka promosi doktor memberikan kesan dan pesannya. Ia bersyukur karena dosen yang dikirimkan ke UMS telah mencapai titik mendapatkan gelar doktor.

“Kami atas nama rektor dan pimpinan UHAMKA, hari ini sangat berbahagia, kemarin, dan beberapa bulan yang lalu, karena kami panen 5 orang doktor. Jadi tentu kami berterima kasih banyak dan bersyukur bisa berkolaborasi secara akademik dan juga menghasilkan dan mengantarkan kami ke tujuan akhir untuk mendapatkan gelar doktor bagi dosen yang dikirimkan UHAMKA,” ujarnya. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UMS Perkenalkan BEX-TI, Inovasi Latihan Pencak Silat di Universiti Teknologi Malaysia

    Dosen UMS Perkenalkan BEX-TI, Inovasi Latihan Pencak Silat di Universiti Teknologi Malaysia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi kerjasama dengan Faculty of Educational Sains and Technology Department Physical Education and Sports Science Universiti Teknologi Malaysia dalam rangka meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang olahraga. Dekan Fakulti Sains Pendidikan dan Teknologi UTM Profesor. […]

  • Konkretkan Gerakan:  Pengukuhan PCPM Grogol 2024-2028 Siap Berjuang dan Berdakwah

    Konkretkan Gerakan: Pengukuhan PCPM Grogol 2024-2028 Siap Berjuang dan Berdakwah

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo. Pengukuhan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol periode 2024-2028 dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Ahad, 8 Desember 2024. Bertempat di Kanggee Resto Sukoharjo, acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah serta perwakilan berbagai Ortom dan Organisasi Pemuda Grogol. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo. Ino Setiyawan, Ketua Bidang Olahraga […]

  • Rayakan Hari Anak Nasional, KKN 3 UMSura Ajak 70 Anak Kedungsoko Adu Kreativitas dan Ketangkasan

    Rayakan Hari Anak Nasional, KKN 3 UMSura Ajak 70 Anak Kedungsoko Adu Kreativitas dan Ketangkasan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, NGANJUK — Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Jumat (24/7) dirayakan dengan penuh sukacita oleh anak-anak Desa Kedungsoko pada Minggu (26/7). Kegiatan yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSura) Kelompok 3 tersebut menjadi ruang bermain, berkreasi, sekaligus mempererat interaksi antaranak di desa. Pemilihan hari Minggu dilakukan agar kegiatan tidak […]

  • LLDIKTI VI Dorong Akselerasi Transformasi Pendidikan Tinggi Jawa Tengah yang Adaptif dan Berdampak

    LLDIKTI VI Dorong Akselerasi Transformasi Pendidikan Tinggi Jawa Tengah yang Adaptif dan Berdampak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., secara resmi membuka Rapat Koordinasi bertajuk : “Akselerasi Transformasi Pendidikan Tinggi Jawa Tengah: Adaptif, Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan. Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis”, konsolidasi antara LLDIKTI VI, pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS), serta badan penyelenggara […]

  • MegaFishWins bonus sans dépôt Renversement de Dépôt : Pouvez-vous Annuler ?

    MegaFishWins bonus sans dépôt Renversement de Dépôt : Pouvez-vous Annuler ?

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sommaire Comprendre le concept de l’annulation de dépôt Les étapes concrètes pour demander une annulation Délais et conditions critiques à connaître Problèmes courants et solutions Que faire si l’annulation est refusée ? Conclusion : Prévenir plutôt que guérir Annulation du MegaFishWins bonus sans depot : Est-ce Réversible ? Comprendre le concept de l’annulation de dépôt […]

  • “Guru di Tengah Kekacauan Teladan Publik: Mengajar di Era yang Membingungkan”

    “Guru di Tengah Kekacauan Teladan Publik: Mengajar di Era yang Membingungkan”

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Oleh : Amir Hady (Sekretaris PW Muhammadiyah Kaltim) Setiap kali Hari Guru tiba, ada rasa haru dan bangga yang mengalir di kalangan pendidik. Namun di balik senyum dan ucapan selamat, banyak guru menyimpan kegelisahan yang tak terucapkan. Mereka menghadapi realitas yang semakin rumit: wibawa guru menurun, tuntutan meningkat, sementara lingkungan sosial justru menampilkan contoh buruk […]

expand_less