Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12).

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo, mengangkat disertasi yang berjudul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa di SMA Bina Dharma Jakarta”.

Ia melihat, pembelajaran PAI di banyak sekolah masih berorientasi pada pengajaran dogma dan ajaran tekstual tanpa ruang yang cukup untuk menanamkan nilai toleransi dan kesadaran sosial. Akibatnya, siswa sering memiliki pemahaman yang sempit tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beragam.

Selain itu, meskipun sekolah-sekolah telah mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum mereka, banyak siswa yang masih tidak mampu menghubungkan pembelajaran yang mereka terima dengan kehidupan sosial mereka.

Dari penelitiannya, ia menemukan bahwa pembelajaran PAI di SMA Bina Dharma Jakarta telah mengintegrasikan teori Bandura tentang social learning dan Banks tentang pendidikan multikultural dengan sistem kurikulum nasional.

“Model ini menekankan pada pengajaran nilai toleransi melalui keteladanan guru dan diskusi lintas agama. Pembelajaran ini tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi afektif dan perilaku siswa dalam menghadapi keberagaman agama dan budaya,” ujar Heru saat memaparkan hasil disertasinya.

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo

Selain itu, penelitiannya juga menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa meningkat secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran PAI berbasis multikultural.

Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I., selaku promotor Heru Wibowo memberikan apresiasi dan pesan kepadanya setelah dinyatakan menjadi doktor. Ia refleksi, bahwa setelah menjadi doktor justru merasa tidak bisa apa-apa.

“Tuntutan untuk bisa apa-apa. Artinya memang belajarnya agak semakin panjang, semakin dalam, semakin menggali, karena beban seorang doktor di kampus itu akan sangat beda dengan yang bukan doktor terutama dalam masalah akademik,” ujar Bunyamin.

Menurutnya, ujian terbuka merupakan awal untuk mengembangkan diri khususnya di bidang keilmuan sesuai disiplin ilmu.

Selanjutnya, Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61 memaparkan disertasinya yang berjudul “Persepsi Guru PAI dan BP tentang Nilai-Nilai Demokrasi dan Implementasinya dalam pembelajaran di MTs Fisabilillah Kota Bekasi”.

“Dalam konteks pendidikan, demokrasi menjadi fondasi penting untuk menanamkan nilai kebebasan, kesetaraan, dan partisipasi. Namun, di penelitian lain, sebagian Guru PAI dan Budi Pekerti masih memandang demokrasi sebagai konsep sekuler yang tidak sejalan dengan Islam,” paparnya.

Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61

Hal ini menjadikan terbatasnya ruang dialog, partisipasi siswa, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam pembelajaran.

Penelitiannya sendiri menemukan bahwa guru di MTs Fisabilillah telah memiliki persepsi positif dan kontekstual terhadap demokrasi. Para guru menilai demokrasi sejalan dengan ajaran Islam terutama prinsip musyawarah, keadilan, dan tasamuh.

“Nilai-nilai demokrasi telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar PAI dan BP seperti musyawarah kelas dan diskusi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keadilan dalam penilaian dan perlakuan siswa,” tutur Ristianti.

Sementara itu, promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., mengapresiasi atas capaian gelar akademik tertinggi yaitu gelar doktor. Namun, ia berpesan bahwa gelar doktor bukanlah sekadar penambahan titel melainkan pengakuan atas kematang intelektual, kedalaman analisis, serta tanggung jawab moral dan akademik.

“Dinamika diskusi, perdebatan akademik, juga perdebatan pandangan yang muncul justru menjadi pendewasaan ruang berpikir. Saudara tidak hanya belajar apa yang diteliti, tetapi juga bagaimana sikap sebagai seorang ilmuwan,” kata Waston.

Waston menegaskan bahwa disertasi yang dihasilkan telah menunjukkan kontribusi yang jelas.

Dekan FAI UHAMKA Dr. Ai Fatimah Nur Fuad, MA., Ph.D., yang hadir menyaksikan kedua dosennya mengikuti sidang terbuka promosi doktor memberikan kesan dan pesannya. Ia bersyukur karena dosen yang dikirimkan ke UMS telah mencapai titik mendapatkan gelar doktor.

“Kami atas nama rektor dan pimpinan UHAMKA, hari ini sangat berbahagia, kemarin, dan beberapa bulan yang lalu, karena kami panen 5 orang doktor. Jadi tentu kami berterima kasih banyak dan bersyukur bisa berkolaborasi secara akademik dan juga menghasilkan dan mengantarkan kami ke tujuan akhir untuk mendapatkan gelar doktor bagi dosen yang dikirimkan UHAMKA,” ujarnya. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Sebanyak 100 santri mengikuti secara hikmat proses Akhirussanah lulusan ke-19 yang digelar oleh Pondok Pesantren Modern Darul ‘Ulum Muhammadiyah Majenang Cilacap di Halaman Masjid Birul Walidain Majenang, Kamis (23/05/2024). KH. Drs. Charhali selaku Wakil Ketua PCM Majenang memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder PontrenMu Darul Ulum Majenang yang telah melakukan pencerahan dan pemberdayaan […]

  • LDK PP Muhammadiyah Audiensi dengan KP2MI Bahas Dakwah bagi Pekerja Migran

    LDK PP Muhammadiyah Audiensi dengan KP2MI Bahas Dakwah bagi Pekerja Migran

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kementerian Pelindung Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) pada Rabu, 6 Agustus 2025, di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama strategis terkait penguatan dakwah. Termasuk pembinaan keagamaan bagi komunitas pekerja migran Indonesia. Baik itu di dalam negeri maupun […]

  • UMS Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025, Bukti Tata Kelola Kemahasiswaan Berkualitas

    UMS Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025, Bukti Tata Kelola Kemahasiswaan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu kemahasiswaan dengan diraihnya predikat Unggul dalam penilaian SIMKATMAWA (Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan Perguruan Tinggi) pada capaian tahun 2025. Capaian ini berdasarkan Surat Pengumuman Kemendikti Saintek nomor: 4774/B2/DT.01.01/2025 yang menjadi indikator bahwa UMS berhasil menjalankan tata kelola kemahasiswaan yang terstruktur, […]

  • Semakin Berkemajuan! UM Bandung Latih Warga Cipadung Kidul Kelola Sampah dengan Teknik Octaco

    Semakin Berkemajuan! UM Bandung Latih Warga Cipadung Kidul Kelola Sampah dengan Teknik Octaco

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung concern pada solusi sampah dengan Pengabdian Masyarakat Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK 2023, rumah tangga menjadi sumber terbesar penghasil sampah (Kota Bandung 60 persen sampah berasal dari rumah tangga). Komposisi sampah mayoritas adalah sampah sisa makanan (44.52 persen). ”Sampah rumah […]

  • UMS Perluas Kontribusi Global melalui Program Edukasi Gizi di Mekah

    UMS Perluas Kontribusi Global melalui Program Edukasi Gizi di Mekah

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Hibah DRPPS UMS melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) di Arab Saudi. Program yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2025 ini menyasar mahasiswa Indonesia serta pekerja migran (ummahat) yang tinggal di Kota Mekah. Fokus kegiatan adalah pemantauan status gizi dan edukasi pola makan gizi seimbang […]

  • Lazismu Demak Salurkan Bantuan Peduli Guru dalam Rangka Milad Muhammadiyah ke-113 bersama PCM Mranggen

    Lazismu Demak Salurkan Bantuan Peduli Guru dalam Rangka Milad Muhammadiyah ke-113 bersama PCM Mranggen

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DEMAK – Lazismu Kabupaten Demak melaksanakan penyaluran program Peduli Guru sebagai bagian dari rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 pada Ahad, 23 November 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Asyhar, Jalan Tegalmas, RT 01 RW 08, Mranggen, setelah pelaksanaan kajian pagi. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mranggen sebagai mitra […]

expand_less