Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rupiah Melemah, Pakar Ekonomi UMS Sebut Akibat Sentimen Geopolitik Global

Rupiah Melemah, Pakar Ekonomi UMS Sebut Akibat Sentimen Geopolitik Global

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang terjadi belakangan ini dinilai lebih dominan dipengaruhi oleh sentimen global dan ketidakstabilan geopolitik dunia, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa, 21 Januari 2025 anjlok ke level Rp 16.956 per dolar Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., dalam menanggapi kondisi ekonomi nasional terkini.

Menurutnya, situasi geopolitik global yang memanas, mulai dari isu Venezuela, ketegangan di Greenland yang melibatkan The North Atlantic Treaty Organization (NATO), hingga konflik Rusia-Ukraina yang belum mereda, turut memberikan efek kepada investor global mengambil langkah aman (safety flight) dengan menarik aset mereka ke instrumen yang lebih likuid dan aman.

“Saya melihatnya kondisi sekarang lebih pada sentimen global. Isu geopolitiknya luar biasa, investor menjadi bingung ketika sekutu bisa menjadi musuhan, belum lagi kondisi di Iran. Ini yang membuat investor memilih aset aman, sehingga berpengaruh ke mata uang kita, dan sebenarnya bukan hanya Rupiah, mata uang lokal negara lain juga terdampak,” ujarnya, Jum’at, (23/1) saat ditemui di ruangannya.

Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si.,

Terkait penarikan dana oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sekitar Rp 75 triliun dari dana Rp 276 triliun SAL (Sisa Anggaran Lebih) yang ditempatkan di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sempat menjadi sorotan publik, Ekonom UMS memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut bukanlah sinyal negatif, melainkan strategi pemerintah untuk mempercepat pembiayaan proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada sektor riil.

Ia menilai, penarikan dana tersebut karena respons sektor riil terhadap kredit perbankan belum seoptimal yang diharapkan. Oleh karena itu, pemerintah mengambil inisiatif menggunakan dana tersebut untuk proyek strategis agar uang dapat berputar lebih cepat di masyarakat dan menstimulasi perekonomian.

“Sebenarnya di makroekonomi, selama duit itu berputar, itu tidak masalah. Justru kalau mengendap di perbankan dan tidak disalurkan, itu jadi masalah. Penarikan ini untuk proyek pemerintah yang jelas akan masuk ke sektor riil, mengingat swasta nampaknya belum cukup percaya diri dengan kondisi global saat ini,” jelas Anton.

Lebih lanjut, Anton juga menyoroti kondisi utang pemerintah yang saat ini dinilai lebih sehat secara struktur. Menurut data terbaru, sekitar 72 persen utang pemerintah kini berbentuk Surat Berharga Negara (SBN) domestik, sehingga risiko fluktuasi kurs mata uang asing terhadap APBN dapat diminimalisir dibandingkan era sebelumnya yang sangat bergantung pada utang luar negeri.

“Kebijakan Kementerian Keuangan sudah cukup bagus mengatur risiko itu. Negara-negara berkembang sekarang, seperti laporan Bank Dunia, memang cenderung tidak mau lagi bergantung pada utang luar negeri, mereka lebih memilih menerbitkan surat berharga negara yang diserahkan ke masyarakat sendiri, sehingga return-nya kembali ke rakyat,” pungkasnya. (Alvian/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Peresmian Gedung Baru, FEB UMS Gelar Parade Tasmi 30 Juz

    Sambut Peresmian Gedung Baru, FEB UMS Gelar Parade Tasmi 30 Juz

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan “FEB Mengaji: Parade Tasmi 30 Juz”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Kamis-Jumat, 11-12 Desember 2025 yang merupakan bagian dari acara pra peresmian gedung baru FEB UMS. Peresmian gedung baru FEB ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 13 Desember 2025 mendatang. Wakil Dekan III […]

  • Program Kerja Mengajar Ngaji KKN Kelompok 09 UMSURA di TPQ Baitul Haq Desa Purut

    Program Kerja Mengajar Ngaji KKN Kelompok 09 UMSURA di TPQ Baitul Haq Desa Purut

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Probolinggo, – Bertempat di Gedung Utama TPQ Baitul Haq yang beralamat di Desa Purut, telah diselenggarakan kegiatan Penutupan Resmi Program Kerja Mengajar Ngaji oleh Mahasiswa KKN Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Program mengajar ngaji dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, yaitu pada 18–19 Juli 2026 dan 25–26 Juli 2026, karena pada hari-hari tersebut ustadz dan ustadzah […]

  • Pemuda Muhammadiyah Banyumas: Merawat Dakwah Negarawan, Mencerahkan dan Menggerakkan Umat

    Pemuda Muhammadiyah Banyumas: Merawat Dakwah Negarawan, Mencerahkan dan Menggerakkan Umat

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto — Dalam rangka Milad ke-93, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema besar “Pemuda Negarawan: Totalitas untuk Indonesia Raya”, Sabtu (10/5/2025). Bertempat di Café Kemakmuran Masjid 17 Purwokerto, acara ini menjadi momen refleksi sekaligus afirmasi peran strategis Pemuda Muhammadiyah dalam membangun bangsa melalui dakwah mencerahkan. Dialog ini menghadirkan jajaran […]

  • Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

    Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    oleh: Muhammad Fahdhi Fauzi Akbar, (Mahasiswa Doktoral Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka) Dunia pendidikan sekarang sedang berada dalam keadaan dualisme, yang mana satu menuntut nilai pencapaian nilai secara akademis (nilai, skor UN/asesmen, kelulusan PTN) sementara sisi lain fokus pada pembentukan karakter, moral, dan etika (diperkuat dengan implementasi Kurikulum Merdeka dan isu sosial […]

  • PP IPM Luncurkan My IPM V2, Kaderisasi hingga Kegiatan Terintegrasi

    PP IPM Luncurkan My IPM V2, Kaderisasi hingga Kegiatan Terintegrasi

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menghadirkan My IPM V2 untuk mengintegrasikan layanan kaderisasi, administrasi organisasi, penyelenggaraan kegiatan, dan publikasi karya dalam satu platform. Ekosistem digital tersebut dapat diakses melalui ipm.my.id oleh kader dan pimpinan IPM di berbagai tingkatan. My IPM V2 diperkenalkan kepada publik melalui kampanye bertajuk “Kuning. Keren.” Peluncuran versi […]

  • Pembekalan Dai Muda Shabran, LPPIK UMS Gelar Tahfidz Camp

    Pembekalan Dai Muda Shabran, LPPIK UMS Gelar Tahfidz Camp

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – LPPIK UMS menggelar Daurah Tahfidz untuk mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran di Masjid Al-Munajat, kompleks Pondok Shabran Timur, Dukuh Makamhaji Kartasura. Kegiatan Tahfidz Camp ini berlangsung mulai Jumat, 19 Juli hingga Selasa, 23 Juli 2024. Sebanyak 45 peserta dari program Idad dan reguler turut serta, dengan capaian minimal 10 juz dari kewajiban […]

expand_less