Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Hari Kusta Sedunia, FK UMS Gelar Diskusi Penyakit Kusta Ajak Masyarakat Ubah Stigma Menuju Empati

Peringati Hari Kusta Sedunia, FK UMS Gelar Diskusi Penyakit Kusta Ajak Masyarakat Ubah Stigma Menuju Empati

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi dengan kasus penyakit kusta dengan total 12.798 kasus baru terutama pada daerah-daerah tropis. Menjawab hal tersebut, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan seminar online kesehatan dalam rangka memperingati hari kusta sedunia sekaligus meningkatkan pemahaman kepada masyarakat mengenai kusta.

Seminar yang terlaksana pada Senin (26/1) mengangkat tema “Dari Takut Menjadi Paham, Dari Stigma Menjadi Empati”, bertujuan untuk dapat merubah stigma penyakit kusta menjadi sebuah rasa peduli. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FK UMS dr. Ratih Pramuningtyas, Sp.KK., tenaga pendidik, mahasiswa, serta alumni kedokteran FK UMS.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE., Dipl. STD-HIV:AIDS., FINSDV., FAADV., ia menuturkan kusta adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae dan menyerang saraf kulit. Komplikasi utama kusta menyebabkan kelemahan jaringan otot, mati rasa, serta ulkus kronik.

Di Indonesia, terdapat sembilan kota penderita kusta terbanyak, empat diantaranya berada di Pulau Madura, dan lainnya di wilayah Timur. Kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Namun, tantangan utama di lingkungan masyarakat adalah penyakit kusta masih dipandang negatif, sehingga menyebabkan penderita takut menjalani pengobatan dan menarik diri.

“Kusta itu, orangnya diam aja udah ketahuan kalau sakit kusta. Jadi ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, sudah dianya sendiri sakit kusta, tetapi kok ya ternyata selain dia sakit kusta, dia juga menanggung stigma,” jelas Flora mengenai stigma yang sering dikaitkan pada penderita kusta.

Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE., Dipl. STD-HIV:AIDS., FINSDV., FAADV

Flora menjelaskan, meskipun kusta adalah penyakit menular, melalui deteksi dini dan terapi, risiko timbul kecacatan akibat kusta pada penderita dapat ditekan. Serta ketika mengalami kusta, penderita dapat mengonsumsi paket obat gratis Puskesmas yakni, Multi Drug Therapy (MDT) yang dapat digunakan selama 6-12 bulan. Paket ini dapat mengurangi risiko tingkat penularan kusta dan disembuhkan secara menyeluruh.

“Banyak masyarakat di sekitar kita, karena penyakit itu terlalu menakutkan, dan terlalu membuat kondisi kulitnya menjadi berbeda daripada yang lain, itu jadi menjauh terus dikucilkan dari lingkungan,” tuturnya.

Menanggulangi penyakit kusta memerlukan partisipasi banyak pihak bukan hanya dokter kulit saja. Mahasiswa kedokteran berperan sebagai agen edukasi dalam memberikan informasi yang bersifat netral dan mendukung kesembuhan penderita kusta.

Menutup sesi diskusi, Flora menegaskan, pada tahun 2030 FK UMS memiliki cita-cita dalam mewujudkan Triple Zero yakni, Zero New Cases, Zero Disabilities, dan Zero Stigma.

“Jadi, gimana caranya supaya gak ada kasus baru, gimana caranya supaya gak ada kecacatan, gimana caranya supaya gak ada stempel. Itu yang paling susah,” ujar Flora.

Dengan pendekatan yang kolaboratif dan komunikatif, diskusi ini dapat menghapus stigma dan memperkuat penanganan kusta serta mengurangi angka kasus penderita kusta di Indonesia.

“Akhiri stigma sekarang juga, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” harapnya. (Roselia/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Er DudeSpin Casino Pålitelig for Norske Spillere?

    Er DudeSpin Casino Pålitelig for Norske Spillere?

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    For norske spillere som leter etter et nytt casino, er sikkerhet helt øverst på lista https://dudespino.com/no-no/. Å avdekke om DudeSpin Casino er et trygt valg, krever at man ser nærmere på flere ting: lisens, regelverk, datasikkerhet og hvordan de håndterer ansvarlig spill. Dette casinoet retter seg mot det norske markedet, og for å være pålitelig […]

  • Jaswadi: Pendidikan Muhammadiyah Harus Kembali pada Visi Besar KH. Ahmad Dahlan

    Jaswadi: Pendidikan Muhammadiyah Harus Kembali pada Visi Besar KH. Ahmad Dahlan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pendidikan Muhammadiyah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik atau banyaknya peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi instrumen dakwah yang melahirkan manusia beriman, berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan Drs. H. Jaswadi, M.Si. dalam Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Kalimantan Timur di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Sabtu (18/7/2026). […]

  • Kuliah di UM Bandung, Lebih dari Sekadar Menimba Ilmu dan Pengetahuan

    Kuliah di UM Bandung, Lebih dari Sekadar Menimba Ilmu dan Pengetahuan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Stadium Generale Fakultas Agama Islam (FAI) karena sebagai momen berharga bagi mahasiswa baru untuk memperdalam ilmu dan wawasan. Acara ini berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Gedung UM Bandung, pada Senin (30/09/2024), dengan dihadiri oleh ratusan […]

  • Waspadalah dari Sengkuni Zaman Now!

    Waspadalah dari Sengkuni Zaman Now!

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 7.633
    • 0Komentar

    Waspadalah dari Sengkuni Zaman Now! | Oleh: M. Andhim | Editor: AM | Semasa kecil, saya suka mendengarkan cerita dari ayah.  Namun, tidak seperti teman-teman  pada umumnya.  Kebanyakan mereka diberikan cerita oleh orang tuanya tentang dongeng “kancil mencuri timun”, “ayam dan elang” ataupun “kisah mulia para nabi dan rasul yang penuh keteladanan”. Sebelum tidur, saya […]

  • Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya tanggung jawab moral manusia dalam penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 yang diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Selasa […]

  • Semnas di UMS, dr. Gia Pratama Soroti Penyakit Jantung dan Stroke sebagai Penyebab Kematian Tertinggi

    Semnas di UMS, dr. Gia Pratama Soroti Penyakit Jantung dan Stroke sebagai Penyebab Kematian Tertinggi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan ‘Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026’ bertema Empowering Health: From Pharmaceutical Innovation to Public Awareness, Selasa (14/7/2026), di Ruang Seminar Lantai 8 Gedung Ahmad Syafii Maarif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS. Salah satu sesi seminar menghadirkan dokter […]

expand_less