Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Ketika Masalah Menjadi Peluang: Belajar Problem Solving dari Al-Qur’an Melalui Kesabaran.

Ketika Masalah Menjadi Peluang: Belajar Problem Solving dari Al-Qur’an Melalui Kesabaran.

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Fitria Latifah

Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari berbagai masalah, baik dalam aspek personal, sosial, maupun spiritual. Dalam konteks modern, kompleksitas kehidupan justru meningkatkan tekanan psikologis seperti stres, kecemasan, hingga krisis identitas, terutama pada usia produktif (Suatin dkk. 2024). Fenomena ini menunjukkan bahwa manusia membutuhkan strategi problem solving yang tidak hanya rasional, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual. Dalam perspektif  Islam, Al-Qur’an menawarkan pendekatan yang komprehensif dalam menghadapi masalah. Salah satu konsep utama yang ditekankan adalah kesabaran. Kesabaran dalam Al-Qur’an bukan sekadar sikap menahan diri, melainkan sebuah kekuatan aktif yang mendorong individu untuk tetap teguh, optimis, dan berorientasi pada solusi (Adeko dkk. 2025). Hal ini sejalan dengan firman Allah Ta’aala dalam QS. Al-Baqarah ayat 153, yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah:153).

Ayat di atas menjelaskan bahwasanya Allah Ta’aala memerintahkan umat manusia untuk menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong dalam menghadapi kesulitan hidup.

Selain itu, penelitian empiris menunjukkan bahwa kesabaran memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis individu. Kesabaran berperan dalam mengendalikan emosi negatif dan membangun sikap positif terhadap kehidupan (Safaria 2018). Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana kesabaran dalam Al-Qur’an dapat menjadi landasan problem solving yang efektif.

Sabar secara etimologi berasal dari kata ash-shabr yang artinya al-man`u yaitu melarang  dan al-habs yaitu menahan. Jadi sabar memiliki makna menahan diri dari rasa gelisah dan membiasakan diri untuk menghadapi tantangan tanpa  mengeluh, merasa putus asa, atau melakukan hal yang sia-sia (Difani Nur Azizah 2025). Kesabaran dalam Al-Qur’an memiliki dimensi yang luas, Para ulama juga menyebutkan bahwa sabar dibagi menjadi tiga hal yakni sabar dalam ketaatan kepada Allah, sabar untuk meninggalkan kemaksiatan, dan sabar menghadapi ujian dari Allah (Komalasari dkk. 2025). Dalam kajian tafsir QS. Al-Baqarah ayat 153-157, kesabaran dipahami sebagai prinsip pedagogis yang membentuk ketahanan spiritual dan emosional manusia (Hayati 2025).

Kesabaran bukanlah sikap pasif atau menyerah pada keadaan, melainkan bentuk pengendalian diri yang aktif. Individu yang sabar mampu menahan dorongan negatif, tetap tenang, dan berpikir jernih dalam situasi sulit. Hal ini menjadikan kesabaran sebagai fondasi dalam proses pengambilan keputusan yang tepat. Kesabaran juga berkaitan dengan keyakinan bahwa setiap ujian memiliki hikmah dan tujuan tertentu. Perspektif ini mengubah cara pandang individu terhadap masalah, dari sesuatu yang harus dihindari menjadi sarana pembelajaran dan pertumbuhan diri.

Dalam konteks problem solving, kesabaran memiliki peran penting dalam membantu individu mengelola masalah secara sistematis. Proses ini melibatkan beberapa tahap, seperti identifikasi masalah, pengendalian emosi, perencanaan solusi, hingga evaluasi hasil. Pendekatan konseling berbasis kesabaran menunjukkan bahwa nilai sabar dapat membantu individu memahami akar masalah dan menyusun langkah perbaikan secara realistis (Adeko dkk. 2025). Kesabaran berfungsi sebagai mekanisme koping yang efektif dalam menghadapi tekanan hidup. Dalam studi tentang quarter life crisis, religiusitas (termasuk kesabaran) membantu individu mengatasi kecemasan, ketidakpastian, dan tekanan sosial (Suatin dkk. 2024). Dengan demikian, kesabaran tidak hanya berperan dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam kesehatan mental.

Kesabaran juga mendorong individu untuk tetap optimis dan tidak mudah putus asa. Sikap ini penting dalam proses problem solving karena memungkinkan individu untuk terus mencari solusi meskipun menghadapi kegagalan. Maka pendidikan karakter sabar sangat diperlukan sejak anak-anak agar nantinya bisa menjadi pribadi yang bijaksana, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, karena pribadi yang sabar akan mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, menyampaikan keputusan dengan lebih baik, dan tidak mudah terpengaruh (Komalasari dkk. 2025).

Kesabaran memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis atau subjective wellbeing. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang memiliki tingkat kesabaran tinggi cenderung lebih mampu mengelola emosi, memiliki sikap positif, dan merasa lebih puas dengan kehidupannya. Kesabaran membantu individu mengurangi emosi negatif seperti marah, kecewa, dan putus asa. Sebaliknya, kesabaran mendorong munculnya emosi positif seperti ketenangan, keikhlasan, dan optimisme (Safaria 2018). Hal ini menunjukkan bahwa kesabaran berperan sebagai faktor protektif terhadap gangguan psikologis. Kesabaran juga berkontribusi dalam membangun ketahanan psikologis. Individu yang sabar mampu bangkit dari kesulitan dan melihat masalah sebagai peluang untuk berkembang. Dengan demikian, kesabaran menjadi kunci dalam mengubah masalah menjadi peluang.

Transformasi Masalah Menjadi Peluan

Dalam perspektif Al-Qur’an, masalah bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter manusia. Kesabaran memungkinkan individu untuk memaknai ulang masalah sebagai peluang untuk belajar, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Pendekatan ini sejalan dengan konsep dalam psikologi Islam yang memandang krisis sebagai momentum pertumbuhan. Individu yang mampu bersabar dan bertawakkal dapat menjadikan masa sulit sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri (Suatin dkk. 2024). Dengan demikian, kesabaran berfungsi sebagai jembatan antara masalah dan solusi. Melalui kesabaran, individu tidak hanya mampu menyelesaikan masalah, tetapi juga memperoleh hikmah dan pengalaman berharga yang memperkaya kehidupannya.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya JagungMu, Muhammadiyah Pekalongan Perkuat Ketahanan Pangan

    Panen Raya JagungMu, Muhammadiyah Pekalongan Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; PEKALONGAN – Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar Panen Raya Tahap I Program JagungMu di area perkebunan JagungMu, Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Ahad (19/7/2026). Panen raya yang merupakan bagian dari program unggulan ketahanan pangan Muhammadiyah tersebut dihadiri Ketua MPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. M. Nurul Yamin, […]

  • Mahasiswa FEB UMS Jadi Fasilitator Duta Inspirasi Indonesia, Raih Best Program Nasional

    Mahasiswa FEB UMS Jadi Fasilitator Duta Inspirasi Indonesia, Raih Best Program Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad, mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keterlibatannya dalam ajang Duta Inspirasi Indonesia pada Jumat, (9/12). Syaban terpilih sebagai salah satu fasilitator terbaik setelah melalui proses seleksi ketat yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Duta Inspirasi […]

  • UMS dan UNISSA Brunei Darussalam Teken MoU Perkuat Kolaborasi Internasional

    UMS dan UNISSA Brunei Darussalam Teken MoU Perkuat Kolaborasi Internasional

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam. MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah antara kedua perguruan tinggi. Penandatanganan MoU berlangsung bersamaan dengan agenda ICON IMAD XIV (International […]

  • UMS Jadi Tuan Rumah Rakornas MPKSDI 2025, Siap Bina Kader Muhammadiyah

    UMS Jadi Tuan Rumah Rakornas MPKSDI 2025, Siap Bina Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipercaya sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Jumat-Minggu, 24-26 Oktober 2025. Mengusung tema “Muhammadiyah 2050: Profil Kader Islam Berkemajuan di Era Society 5.0”, Rakornas MPKSDI bertujuan memperkuat pergerakan dan gagasan anggota MPKSDI se-Indonesia. Rektor UMS […]

  • Be Champion, Be Different! Mahasiswa Bisnis Digital BIM University Raih Prestasi Gemilang di Bidang Startup IT dan Kepemudaan Kota Denpasar

    Be Champion, Be Different! Mahasiswa Bisnis Digital BIM University Raih Prestasi Gemilang di Bidang Startup IT dan Kepemudaan Kota Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DENPASAR – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital BIM University kembali menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat daerah. Kali ini, I Kadek Redi Sastrawan berhasil mengukir dua capaian bergengsi sekaligus pada awal tahun 2026, yakni di bidang kewirausahaan teknologi dan kepemudaan Kota Denpasar. Prestasi pertama diraih melalui ajang Wirausaha Muda Denpasar (WMD) Competition 2026 pada kategori […]

  • Ratusan Warga Antusias Hadiri Halal bi Halal Muhammadiyah Grogol, 500 Porsi Sarapan Soto Ludes

    Ratusan Warga Antusias Hadiri Halal bi Halal Muhammadiyah Grogol, 500 Porsi Sarapan Soto Ludes

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Baitul Makmur, Grogol, saat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol menggelar Pengajian dan Halal bi Halal pada Ahad (27/4). Acara ini mempertemukan seluruh unsur Muhammadiyah di Kecamatan Grogol, mulai dari PCM, PCA, PRM, PRA, AUM, hingga Ortom. Dalam sambutannya, Ketua PCM Grogol, Agus Komarudin, mengapresiasi antusiasme warga yang […]

expand_less