Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muallaf Learning Center Muhammadiyah: Menyemai Dakwah Inklusif dari Sekadau untuk Indonesia

Muallaf Learning Center Muhammadiyah: Menyemai Dakwah Inklusif dari Sekadau untuk Indonesia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sekadau, Kalimantan Barat – Di tengah upaya memperluas jangkauan dakwah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, Muhammadiyah melalui Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat resmi menggelar agenda kick off bertajuk Muallaf Learning Center.

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 19 April 2026, bertepatan dengan 2 Zulqaidah 1447 H, di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat—sebuah wilayah yang dinilai strategis dalam penguatan pembinaan keislaman bagi para muallaf.

Program ini tidak berdiri sendiri. Agenda tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LDK PP Muhammadiyah dengan LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat. Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin menegaskan, pendampingan mualaf merupakan agenda strategis dakwah Muhammadiyah yang tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup penguatan sosial, ekonomi, dan psikologis.

“MLC Muhammadiyah hadir sebagai pusat pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Mualaf perlu didampingi secara utuh agar mampu menjalani kehidupan barunya dengan penuh keyakinan, kemandirian, dan martabat,” ujarnya.

Ketua LDK PP Muhammadiyah itu menyebut, program pendampingan mualaf melalui MLC ini merupakan program nasional yang digagas oleh LDK PP Muhammadiyah.”Program ini dirancang untuk memberikan pembinaan komprehensif, mulai dari penguatan akidah, praktik ibadah, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas,” jelasnya.

Hingga saat ini, MLC Muhammadiyah telah berdiri di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, mencakup wilayah pedalaman, daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), komunitas suku terpencil, hingga kawasan perkotaan. “Kehadiran MLC di Sekadau menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan bagi para mualaf,” tambah Arifin.

Senada dengan itu, Ketua LDK PWM Kalimantan Barat Aswan Bahri, S.E. menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung berbagai inisiatif dakwah berbasis komunitas, khususnya dalam pembinaan para mualaf.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran Mualaf Learning Center yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Nanga Taman merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi dan diperkuat secara berkelanjutan.

“Aspek pembinaan komunitas, terutama bagi para mualaf, adalah bagian penting dari gerakan dakwah Muhammadiyah. LDK PWM Kalbar tentu memberikan dukungan penuh terhadap program-program seperti Mualaf Learning Center ini, karena disinilah proses pendampingan keislaman dilakukan secara lebih terarah, humanis, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sekadau Drs. Sapto Utomo, M. Si menekankan bahwa pembinaan terhadap muallaf tidak boleh bersifat sesaat, melainkan harus dirancang dalam kerangka jangka panjang yang sistematis. Menurutnya, para mualaf menghadapi tantangan yang tidak ringan, baik dari sisi pemahaman keagamaan, lingkungan sosial, maupun aspek psikologis.

“Pembinaan mualaf membutuhkan keseriusan dan kesinambungan. Kita tidak bisa hanya hadir di awal mereka masuk Islam, lalu melepas begitu saja. Ada tantangan yang mereka hadapi, tetapi juga peluang besar untuk melahirkan kader-kader umat yang tangguh,” ungkapnya.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai refleksi nyata dari proses tersebut. “Saya memiliki pengalaman langsung, di mana istri saya sendiri adalah seorang mualaf. Dari situ saya memahami betul bagaimana proses adaptasi itu tidak mudah, sehingga kehadiran pembinaan yang intens dan penuh empati menjadi sangat penting,” tambahnya.

Apa yang dilakukan LDK PP Muhammadiyah bersama LDK PWM Kalimantan Barat ini menjadi jawaban atas pertanyaan mendasar: bagaimana dakwah seharusnya hadir di tengah realitas sosial yang kompleks? Dengan memilih Sekadau sebagai titik awal, Muhammadiyah secara tidak langsung menegaskan bahwa wilayah-wilayah yang selama ini dianggap perifer justru menjadi episentrum penting dalam gerakan dakwah transformatif.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari pengurus Muhammadiyah setempat, relawan dakwah, hingga para muallaf yang menjadi subjek utama program. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa gerakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan berbasis pada kolaborasi dan keterlibatan komunitas.

Sebagai penutup, agenda ini ditandai dengan penyantunan buku panduan pembelajaran Muallaf Learning Center. Buku tersebut diharapkan menjadi instrumen utama dalam proses pembinaan, sekaligus standar awal dalam memastikan materi yang diberikan kepada muallaf tidak parsial, melainkan komprehensif dan kontekstual.

Dengan langkah ini, Muhammadiyah tampak tidak hanya menjalankan program dakwah, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan yang berorientasi jangka panjang. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi penting—bahwa dakwah bukan sekadar menyapa, tetapi juga merawat, membimbing, dan memastikan setiap individu menemukan pijakan yang kokoh dalam perjalanan spiritualnya.

 Kontributor: Anas Asy’ari Nasuha

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Daerah Lampung Timur resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana pada awal tahun 2026. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga tersebut sejak pertama kali didirikan pada tahun 2018 silam. Bertempat di pusat kegiatan Muhammadiyah Lampung Timur pada 1 Februari 2026, agenda […]

  • Musyker IMM PBII UAD: Optimalisasi Peran IMM sebagai Wadah Perkaderan

    Musyker IMM PBII UAD: Optimalisasi Peran IMM sebagai Wadah Perkaderan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 416
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat PPkn, Bahasa Inggris, dan Indonesia (PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Muskyer) Pada 12 Maret 2024 bertempat di Ruang Sidang Kampus 2A Lantai 3 Kampus 2 UAD. Mengusung tema “Eksplorasi bersama menuju pimpinan yang progresif dan adaptif”. Musyker IMM PBII merupakan agenda rutin tahunan di […]

  • Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN – Suasana Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mendadak teduh sekaligus membakar semangat pada Ahad (26/7/2026). Ribuan perempuan berkebaya dan berkerudung rapi—mulai dari tingkatan Daerah hingga Ranting se-Kabupaten Lamongan—berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi. Mereka hadir untuk memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-109, sebuah perjalanan panjang organisasi perempuan yang tak pernah lelah merawat peradaban. Acara yang berlangsung […]

  • Orientasi Ijtihad Ikatan: IMM Harus Kembali ke Jalan Dakwah!

    Orientasi Ijtihad Ikatan: IMM Harus Kembali ke Jalan Dakwah!

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Oleh: IMMawan Albi Almahdy, Ketua Korps Mubaligh PC IMM Kota Surakarta Fenomena arak arakan DPP IMM mengantarkan diaspora mantan ketua umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemarin, memang menimbulkan pro dan kontra di berbagai lini, mulai dari viralnya video arak arakan sekelompok kader yang dengan bangganya membawa bawa atribut IMM, […]

  • ORMAWA FAI UMS Sukses Gelar Pelantikan, HMP IQT UMS 2024 Resmi Menjabat!

    ORMAWA FAI UMS Sukses Gelar Pelantikan, HMP IQT UMS 2024 Resmi Menjabat!

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 347
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelantikan Ormawa Periode 2024 yang mengambil tema “Membangun Generasi Ormawa FAI yang Islami, aktif, dan kolaboratif” pada Senin,(29/01) yang dilaksanakan di Gedung Audutorium Mohamad Dzajman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa FAI yang berperan aktif dalam kepengurusan Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) […]

  • UMS dan Badilag Mahkamah Agung RI Perkuat Sinergi Reformasi Hukum dan Peradilan Agama

    UMS dan Badilag Mahkamah Agung RI Perkuat Sinergi Reformasi Hukum dan Peradilan Agama

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional Mahkamah Islam Tinggi (MIT) dengan mengangkat tema “Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama dalam Reformasi Hukum dan Peradilan di Indonesia”, Kamis (23/10). Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang dan Universitas […]

expand_less