Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim FKG UMS Raih Silver Medal di YISF 2026 Hadirkan Karya DentAware untuk Skrining Gigi Berbasis AI

Tim FKG UMS Raih Silver Medal di YISF 2026 Hadirkan Karya DentAware untuk Skrining Gigi Berbasis AI

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih medali perak di kejuaraan Youth International Science Fair (YISF) yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6–9 April 2026, dengan kategori Innovation Science. Tim FKG UMS membawa inovasi DentAware sebagai solusi dari masalah kesehatan gigi dan mulut.

Inovasi yang diangkat oleh tim adalah pengembangan sebuah prototipe berbasis Artificial Intelligence diberi nama DentAware, berfungsi sebagai sistem screening intraoral untuk mendeteksi plak dan kavitas karies secara dini. Melalui prototipe ini, pengguna dapat melakukan pemindaian kondisi gigi hanya dengan mengambil atau mengunggah foto gigi mereka. Kemudian, sistem akan menganalisis citra tersebut menggunakan teknologi AI untuk mengidentifikasi adanya plak maupun indikasi awal karies.

DentAware: AI-Based Prototype for Oral Health Screening Using Intraoral Images and Digital Visual Analysis Technology to Support Early Awareness merupakan karya inovasi dari Aryabima Aulia Nuswantoro bersama tim yang beranggotakan Hasna Faiha Tazkiya, Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani, Raihan Priyanto, dan Ridha Naura Triviana yang dibimbing oleh drg. Morita Sari, MPH, Dr.PH.

Aryabima menerangkan, prototipe mereka tidak hanya berhenti tetapi juga diintegrasikan dengan fitur lanjutan seperti rekomendasi klinik gigi terdekat berbasis lokasi, serta oral care reminder yang membantu pengguna menjaga rutinitas perawatan gigi.

“Dengan menggabungkan seluruh fitur tersebut, kami berharap DentAware dapat menjadi solusi skrining yang praktis, mudah digunakan oleh masyarakat awam di rumah, namun tetap terhubung dengan layanan kesehatan profesional sebagai tindak lanjut,” kata Aryabima, Selasa (21/4).

Inovasi ini berangkat dari fakta bahwa permasalahan kesehatan gigi dan mulut, khususnya plak dan karies, masih sangat tinggi, namun kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini masih rendah. Berdasarkan data yang telah didapatkan oleh tim, sekitar 57% masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut, tetapi hanya sekitar 11,2% yang mencari pengobatan.
“Ini menunjukkan adanya kesenjangan besar antara kebutuhan dan tindakan perawatan,” tekan Aryabima.

Di sisi lain, tambahnya, metode deteksi plak yang saat ini digunakan di dunia kedokteran gigi masih bergantung pada penggunaan disclosing agent, yang memerlukan bantuan tenaga medis seperti dokter gigi dan perawat gigi serta tidak praktis untuk dilakukan secara mandiri. Selain itu, proses evaluasi tingkat plak maupun diagnosis awal karies juga masih membutuhkan analisis langsung oleh dokter gigi.

DentAware bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alat bantu skrining awal berbasis AI, agar masyarakat dapat mendeteksi kondisi gigi mereka secara mandiri sejak dini sebelum melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter gigi.

Dalam prototipe DentAware, terdapat beberapa fitur unggulan yang saling terintegrasi. Pertama, Dental Scan, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna mengambil atau mengunggah foto gigi melalui kamera atau galeri. Gambar tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknologi digital visual analysis berbasis Artificial Intelligence dengan metode Convolutional Neural Network atau CNN untuk mendeteksi indikasi plak dan tanda awal karies berdasarkan pola warna dan tekstur permukaan gigi.

Kedua, Plaque Detection, di mana sistem AI akan mengidentifikasi dan menandai area yang terindikasi adanya plak dengan highlight visual, sehingga pengguna dapat melihat lokasi plak secara jelas. Selain itu, sistem juga menghitung estimasi luas plak dan mengklasifikasikan tingkat risikonya menjadi rendah, sedang, atau tinggi, dengan integrasi data dari kuesioner kebiasaan kesehatan mulut.

Ketiga, Caries Detection, yang berfokus pada identifikasi tanda klinis karies seperti white spots, perubahan warna kecoklatan atau kehitaman, hingga adanya kavitas. Hasil deteksi ditampilkan dalam bentuk visualisasi area terdampak serta estimasi tingkat keparahan, yang kemudian dikombinasikan dengan data kebiasaan pengguna untuk menghasilkan advice and treatment plan.

Keempat, Nearest Location, yaitu fitur berbasis Location-Based Service yang merekomendasikan klinik atau dokter gigi terdekat lengkap dengan informasi lokasi, jam operasional, dan akses navigasi langsung, sehingga memudahkan pengguna untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Kelima, Oral Care Reminder, yang berfungsi sebagai pengingat kontrol atau perawatan gigi secara berkala, sehingga pengguna dapat menjaga kontinuitas perawatan mereka. Keunggulan utama dari DentAware adalah integrasi antara deteksi dini berbasis AI, edukasi, serta akses layanan kesehatan dalam satu sistem yang praktis dan user-friendly, sehingga tidak hanya membantu identifikasi masalah, tetapi juga mendorong tindakan lanjutan.

Dengan keunggulan DentAware, ia berharap DentAware tidak hanya berhenti sebagai sebuah prototipe atau karya kompetisi, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi aplikasi nyata yang dapat digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia.

“Kami juga berharap inovasi ini dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama dalam mendeteksi plak dan karies sejak dini, karena keduanya merupakan faktor awal dari berbagai penyakit gigi yang lebih serius seperti penyakit periodontal maupun periapikal,” harap Aryabima.

Selain itu, tim berharap DentAware juga dapat membantu tenaga medis, khususnya dokter gigi, dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, baik dalam proses skrining awal maupun dalam pengelolaan data pasien.

Dekan FKG Dr. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG., mengungkapkan rasa bangganya atas torehan prestasi yang dibawa oleh tim FKG UMS di ajang bergengsi Youth International Science Fair 2026 dalam kategori Innovation Science.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, serta kemampuan akademik dan inovatif yang unggul di tingkat internasional,” ungkap Noor Hafida.

Menurutnya, karya DentAware merupakan bentuk kepedulian dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berprestasi, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi gemilang berikutnya di kancah nasional maupun internasional. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Raker, BWI Akan Putuskan Langkah Konkret Pengembangan Wakaf Nasional

    Gelar Raker, BWI Akan Putuskan Langkah Konkret Pengembangan Wakaf Nasional

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar Rapat Kerja dengan tema ”Penguatan Kelembagaan BWI” di Bogor pada 6-7 Juni 2024. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua BWI Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin. Pada kegiatan itu, Prof. Kamaruddin memberikan arahan agar kedepan BWI bicara strategi pengembangan wakaf di Indonesia dengan menjalankan program yang sifatnya implementasi dan […]

  • Mahasiswa UMS Kenalkan Budaya Batik Nusantara kepada Anak Sanggar Bimbingan di Malaysia

    Mahasiswa UMS Kenalkan Budaya Batik Nusantara kepada Anak Sanggar Bimbingan di Malaysia

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa delegasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam program KKN Internasional: Mangunsari Goes Abroad kembali melaksanakan program kerja edukatif di Sanggar Bimbingan (SB) Kampung Melayu Sungai Buloh, Malaysia, Selasa (12/5). Melalui praktik membatik sederhana, mahasiswa UMS memperkenalkan budaya batik Nusantara kepada anak-anak usia 6 hingga 12 tahun. Kegiatan yang berlangsung di […]

  • MCCC Balikpapan Terus Bergerak Untuk Berbagi

    MCCC Balikpapan Terus Bergerak Untuk Berbagi

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Kegiatan bertajuk “Ahad berbagi dan bahagia” ini merupakan wujud nyata warga Muhammadiyah Kota Balikpapan untuk membantu masyarakat di Kota Balikpapan yang ekonominya terdampak corona. Bersama dengan Lazismu, hari ini (19/4/2020) MCCC kembali membagikan 400 paket nasi kotak kepada masyarakat, dan ini merupakan kali ke-3 program ini dilaksanakan. Ketua MCCC Kota Balikpapan, Akhmad […]

  • Muhammadiyah se-Cabang Bumiayu Brebes Gelar Shalat Idul Adha 1445 di 27 Tempat

    Muhammadiyah se-Cabang Bumiayu Brebes Gelar Shalat Idul Adha 1445 di 27 Tempat

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Ribuan Warga dan Simpatisan Muhammadiyah se-Cabang Bumiayu Brebes menunaikan Shalat Idul Adha 1445 pada hari Senin, 17 Juni 2024 di 27 Titik. Menurut Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1445 Hijriyah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha 2024 jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Menindaklanjuti maklumat […]

  • Tim Abdimas FK UMS Wujudkan Edukasi Kesehatan Terpadu di SD Musamba Boyolali

    Tim Abdimas FK UMS Wujudkan Edukasi Kesehatan Terpadu di SD Musamba Boyolali

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melaksanakan program edukasi kesehatan terpadu di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sambon (Musamba), Banyudono, Boyolali. Kegiatan ini berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 dan dilanjutkan dengan monitoring pada bulan-bulan berikutnya. Program bertajuk “Edukasi Personal Hygiene dan Penyediaan Sarana Sanitasi Dasar untuk […]

  • Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Pasca diberlakukannya kebijakan bahwa TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Jakarta meluncurkan buku panduan lingkungan berjudul “Jakarta Indah Tanpa Sampah: Buku Panduan Mengurangi Sampah dari Sumbernya”. Buku ini menjadi upaya edukasi publik untuk mendorong pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah. […]

expand_less