Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim FKG UMS Raih Silver Medal di YISF 2026 Hadirkan Karya DentAware untuk Skrining Gigi Berbasis AI

Tim FKG UMS Raih Silver Medal di YISF 2026 Hadirkan Karya DentAware untuk Skrining Gigi Berbasis AI

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih medali perak di kejuaraan Youth International Science Fair (YISF) yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6–9 April 2026, dengan kategori Innovation Science. Tim FKG UMS membawa inovasi DentAware sebagai solusi dari masalah kesehatan gigi dan mulut.

Inovasi yang diangkat oleh tim adalah pengembangan sebuah prototipe berbasis Artificial Intelligence diberi nama DentAware, berfungsi sebagai sistem screening intraoral untuk mendeteksi plak dan kavitas karies secara dini. Melalui prototipe ini, pengguna dapat melakukan pemindaian kondisi gigi hanya dengan mengambil atau mengunggah foto gigi mereka. Kemudian, sistem akan menganalisis citra tersebut menggunakan teknologi AI untuk mengidentifikasi adanya plak maupun indikasi awal karies.

DentAware: AI-Based Prototype for Oral Health Screening Using Intraoral Images and Digital Visual Analysis Technology to Support Early Awareness merupakan karya inovasi dari Aryabima Aulia Nuswantoro bersama tim yang beranggotakan Hasna Faiha Tazkiya, Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani, Raihan Priyanto, dan Ridha Naura Triviana yang dibimbing oleh drg. Morita Sari, MPH, Dr.PH.

Aryabima menerangkan, prototipe mereka tidak hanya berhenti tetapi juga diintegrasikan dengan fitur lanjutan seperti rekomendasi klinik gigi terdekat berbasis lokasi, serta oral care reminder yang membantu pengguna menjaga rutinitas perawatan gigi.

“Dengan menggabungkan seluruh fitur tersebut, kami berharap DentAware dapat menjadi solusi skrining yang praktis, mudah digunakan oleh masyarakat awam di rumah, namun tetap terhubung dengan layanan kesehatan profesional sebagai tindak lanjut,” kata Aryabima, Selasa (21/4).

Inovasi ini berangkat dari fakta bahwa permasalahan kesehatan gigi dan mulut, khususnya plak dan karies, masih sangat tinggi, namun kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini masih rendah. Berdasarkan data yang telah didapatkan oleh tim, sekitar 57% masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut, tetapi hanya sekitar 11,2% yang mencari pengobatan.
“Ini menunjukkan adanya kesenjangan besar antara kebutuhan dan tindakan perawatan,” tekan Aryabima.

Di sisi lain, tambahnya, metode deteksi plak yang saat ini digunakan di dunia kedokteran gigi masih bergantung pada penggunaan disclosing agent, yang memerlukan bantuan tenaga medis seperti dokter gigi dan perawat gigi serta tidak praktis untuk dilakukan secara mandiri. Selain itu, proses evaluasi tingkat plak maupun diagnosis awal karies juga masih membutuhkan analisis langsung oleh dokter gigi.

DentAware bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alat bantu skrining awal berbasis AI, agar masyarakat dapat mendeteksi kondisi gigi mereka secara mandiri sejak dini sebelum melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter gigi.

Dalam prototipe DentAware, terdapat beberapa fitur unggulan yang saling terintegrasi. Pertama, Dental Scan, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna mengambil atau mengunggah foto gigi melalui kamera atau galeri. Gambar tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknologi digital visual analysis berbasis Artificial Intelligence dengan metode Convolutional Neural Network atau CNN untuk mendeteksi indikasi plak dan tanda awal karies berdasarkan pola warna dan tekstur permukaan gigi.

Kedua, Plaque Detection, di mana sistem AI akan mengidentifikasi dan menandai area yang terindikasi adanya plak dengan highlight visual, sehingga pengguna dapat melihat lokasi plak secara jelas. Selain itu, sistem juga menghitung estimasi luas plak dan mengklasifikasikan tingkat risikonya menjadi rendah, sedang, atau tinggi, dengan integrasi data dari kuesioner kebiasaan kesehatan mulut.

Ketiga, Caries Detection, yang berfokus pada identifikasi tanda klinis karies seperti white spots, perubahan warna kecoklatan atau kehitaman, hingga adanya kavitas. Hasil deteksi ditampilkan dalam bentuk visualisasi area terdampak serta estimasi tingkat keparahan, yang kemudian dikombinasikan dengan data kebiasaan pengguna untuk menghasilkan advice and treatment plan.

Keempat, Nearest Location, yaitu fitur berbasis Location-Based Service yang merekomendasikan klinik atau dokter gigi terdekat lengkap dengan informasi lokasi, jam operasional, dan akses navigasi langsung, sehingga memudahkan pengguna untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Kelima, Oral Care Reminder, yang berfungsi sebagai pengingat kontrol atau perawatan gigi secara berkala, sehingga pengguna dapat menjaga kontinuitas perawatan mereka. Keunggulan utama dari DentAware adalah integrasi antara deteksi dini berbasis AI, edukasi, serta akses layanan kesehatan dalam satu sistem yang praktis dan user-friendly, sehingga tidak hanya membantu identifikasi masalah, tetapi juga mendorong tindakan lanjutan.

Dengan keunggulan DentAware, ia berharap DentAware tidak hanya berhenti sebagai sebuah prototipe atau karya kompetisi, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi aplikasi nyata yang dapat digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia.

“Kami juga berharap inovasi ini dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama dalam mendeteksi plak dan karies sejak dini, karena keduanya merupakan faktor awal dari berbagai penyakit gigi yang lebih serius seperti penyakit periodontal maupun periapikal,” harap Aryabima.

Selain itu, tim berharap DentAware juga dapat membantu tenaga medis, khususnya dokter gigi, dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, baik dalam proses skrining awal maupun dalam pengelolaan data pasien.

Dekan FKG Dr. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG., mengungkapkan rasa bangganya atas torehan prestasi yang dibawa oleh tim FKG UMS di ajang bergengsi Youth International Science Fair 2026 dalam kategori Innovation Science.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, serta kemampuan akademik dan inovatif yang unggul di tingkat internasional,” ungkap Noor Hafida.

Menurutnya, karya DentAware merupakan bentuk kepedulian dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berprestasi, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi gemilang berikutnya di kancah nasional maupun internasional. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCM Candipuro Lampung Selatan Buka Posko Peristirahatan untuk Peserta LPCR CRM Award 2024

    PCM Candipuro Lampung Selatan Buka Posko Peristirahatan untuk Peserta LPCR CRM Award 2024

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Selatan – Dalam rangka menyambut peserta LPCR CRM Award 2024 yang diadakan di PCM Ilir Timur Palembang. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candipuro Lampung Selatan berinisiatif mendirikan Posko Peristirahatan khusus bagi peserta dari berbagai daerah di pulau Jawa  yang melakukan perjalanan darat menuju lokasi. Posko ini dibuka mulai dari hari Rabu, 30  Oktober 2024 […]

  • Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding ke Malaysia, Presentasikan Inovasi Program IMAM di University Malaya

    Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding ke Malaysia, Presentasikan Inovasi Program IMAM di University Malaya

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah pada 26–29 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pustakawan UMS untuk memperluas jejaring internasional sekaligus berbagi praktik baik pengelolaan perpustakaan di tingkat Asia Tenggara. Rombongan […]

  • Kuliah S2 dan S3 di UMS dengan Beasiswa LPDP, Ini Pilihan Program Studinya

    Kuliah S2 dan S3 di UMS dengan Beasiswa LPDP, Ini Pilihan Program Studinya

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bagi sebagian orang, melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktor bukan sekadar tentang meraih gelar akademik. Ada harapan untuk memperdalam ilmu, mengembangkan karier, hingga membawa perubahan bagi lingkungan sekitar. Namun, perjalanan menuju pendidikan tinggi juga membutuhkan kesiapan, termasuk dalam merencanakan pembiayaan studi. Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu peluang […]

  • Kolaborasi PPTQ Shirathun Najah dan Imam Syuhodo Full day School Sukses menggelar kegiatan Berbagi daging Qurban “ZERO PLASTIK”

    Kolaborasi PPTQ Shirathun Najah dan Imam Syuhodo Full day School Sukses menggelar kegiatan Berbagi daging Qurban “ZERO PLASTIK”

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Polokarto – Miri, Jum’at, 6 Juni 2025 Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar desa Bulu, Polokarto, Sukoharjo.  Dengan mengadakan kegiatan Berbagi daging Qurban tanpa menggunakan Plastik ( Zero Plastik ), kegiatan berbagi daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 H. dengan membawa […]

  • DPP IMM Apresiasi Langkah Tegas Menteri Pertanian Bongkar Skandal 212 Merek Beras Oplosan

    DPP IMM Apresiasi Langkah Tegas Menteri Pertanian Bongkar Skandal 212 Merek Beras Oplosan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, dalam mengungkap skandal besar 212 merek beras oplosan yang melibatkan 13 laboratorium di berbagai daerah, (20/7). Temuan ini menegaskan bahwa praktik mafia pangan bukanlah sekadar […]

  • Dari Latihan ke Lapangan: Kokam Wijayakusuma Marda Cilacap Tunjukkan Kelas di Jambore Jateng 2025

    Dari Latihan ke Lapangan: Kokam Wijayakusuma Marda Cilacap Tunjukkan Kelas di Jambore Jateng 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, – TEGAL Sebanyak 51 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Wijayakusuma Kabupaten Cilacap sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah, Kota Tegal, Jumat–Ahad (17–19/10/2025). Mengusung tema “Kokam Tanggap, Indonesia Berdaya”, ajang ini menjadi wadah penguatan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan kader Kokam […]

expand_less