Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

Rektor UMS: Pendidikan Hebat, Indonesia Kuat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar seminar nasional secara daring, Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting. Seminar ini menghadirkan pengamat pendidikan dari berbagai universitas serta pemangku kebijakan, termasuk Direktur Pendidikan Profesi Guru.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa peringatan hari seperti ini menunjukkan rasa hormat dan kepedulian kepada para pendahulu di bidang pendidikan yang dimotori oleh Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, kemajuan kualitas pendidikan akan menentukan kemajuan Indonesia.

“Saya menyampaikan hakikatnya pendidikan maju. Kalau pendidikannya maju, Indonesia akan maju. Kalau pendidikannya hebat, Indonesia akan kuat. Kalau pendidikannya maju dan kuat, kira-kira harapannya bangsa dan masyarakatnya menjadi bermartabat,” kata Harun.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan yang bermartabat bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga mencerahkan. Di dalamnya terdapat nilai, kemanfaatan, serta prinsip khairunnas anfa’uhum linnas. Selain itu, pendidikan bermartabat juga mengandung unsur keberlanjutan.

Lebih lanjut, Harun menyinggung pesan dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, tentang pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Teruslah belajar, teruslah sekolah. Tuntutlah ilmu pengetahuan di mana pun, dari mana pun, dan kapan pun. Jadilah guru, jadilah insinyur, jadilah master. Ketika itu kan belum menyebut jadilah dokter, belum ada; jadilah profesor, belum ada. Di-closing dengan kalimat, ‘Kembalilah ke rumah besar pendidikan’, dalam hal ini rumah besar Muhammadiyah,” ujar Harun mengutip perkataan pendiri Muhammadiyah itu.

Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa guru yang telah tersertifikasi tetap harus terus belajar. Begitu pula dosen, meskipun telah menyandang gelar profesor, harus terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., selaku direktur, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru, baik di sekolah negeri maupun swasta. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian tunjangan profesi serta sertifikasi melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Ia menjelaskan bahwa guru profesional setidaknya memiliki tiga kriteria utama, yaitu berpendidikan minimal S1, memiliki kompetensi, dan memiliki sertifikat pendidik.

“PPG sebagai bagian integral dari kerangka tata kelola guru nasional,” ujar Ferry.

Ferry juga sependapat dengan Rektor UMS bahwa sertifikasi bukanlah akhir dari proses peningkatan kompetensi guru.

“Betul sekali apa yang dikatakan Pak Rektor, guru yang bersertifikat itu baru awal sebagai guru, karena dia harus mengembangkan kompetensinya terus, terus mengembangkan kinerjanya. Karena di situlah mulai guru yang bersertifikat itu untuk segera meningkatkan kualitas, melakukan pengembangan kompetensi, kinerja, yang secara berkelanjutan,” kata dia.

Direktur Direktora Pendidikan Profesi Guru Ferry Maulana Putra menyampaikan materinya di seminar nasional

Selanjutnya, Dekan FKIP, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menekankan bahwa aspek digital tidak boleh ditinggalkan dalam membahas kompetensi guru profesional.

“Oleh karena itu, transformasi peran guru itu menjadi penting dan guru sebagai aktivator, guru sebagai kolaborator, sebagai pengembang budaya belajar, itu menjadi perhatian tersendiri. Sehingga guru sebagai aktivator itu menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dan kriteria kesuksesan dengan strategi yang beragam, termasuk pendekatan berbasis digital,” ungkap Anam.

Menurutnya, guru profesional di era digital bukanlah yang paling mahir teknologi, melainkan yang adaptif, konektif, kreatif, dan reflektif, serta mau terus belajar menggunakan berbagai alat dan platform baru.

Ia juga mengungkapkan bahwa data menunjukkan sebanyak 43% guru belum mahir digital, sehingga cenderung menjadi penonton dan kurang adaptif terhadap teknologi. Selain itu, beban administrasi yang mencapai 60% juga menjadi persoalan nasional.

“Jadi saya kira beban guru terkait dengan administrasi ini harus betul-betul menjadi perhatian dan perhatian yang besar. Ada miskonsepsi, bukan siswa dan salah gurui, sistemnya yang harus kita akselerasi,” tegas Anam.

Dalam seminar ini, hadir juga para pembicara dari berbagai kampus, yaitu Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., (FKIP Unismuh), Prof. Dr. Chandra Anugrah Putra (FKIP UMPR), dan Dr. Muhammad Nizaar, S.Pd., M.Pd. (FKIP UMMAT). (Maysali/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KABARMUHD.ID, SURAKARTA – Kolaborasi antara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan media Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id menggelar kegiatan Capacity Building Workshop Kepenulisan Journalist di Ruang Seminar Pondok Shabran, Jumat (23/5). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas kader dalam bidang kepenulisan berita dan esai di era media digital yang semakin berkembang pesat. Mengusung […]

  • SUMU Sukses Gelar Kopdar Venture Capital Academy, Bahas Strategi Menggalang Investasi

    SUMU Sukses Gelar Kopdar Venture Capital Academy, Bahas Strategi Menggalang Investasi

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menggelar Kopi Darat (Kopdar) Venture Capital Academy di Burza Hotel Yogyakarta pada Sabtu (19/4/25). Acara ini dihadiri oleh 50 pengusaha dari berbagai daerah yang tertarik untuk belajar lebih lanjut mengenai dunia venture capital dan menambah wawasan opsi pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka. Kopdar Venture Capital Academy ini […]

  • KKN MAs Kelompok 15 Edukasi Warga Koto Ringin Cegah DBD dengan Larvasida Alami

    KKN MAs Kelompok 15 Edukasi Warga Koto Ringin Cegah DBD dengan Larvasida Alami

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Koto Ringin, Siak – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar kegiatan edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Posyandu Sejahtra, Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini meliputi penyuluhan, praktik pembuatan larvasida alami berbahan daun pepaya dan daun kemangi, serta aksi bersih lingkungan untuk […]

  • LARI DARI NEGATIVE THINKING, MULAI DEKATI POSITIVE THINKING

    LARI DARI NEGATIVE THINKING, MULAI DEKATI POSITIVE THINKING

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Oleh : Saarah Salsabil POSITIVE THINKING, APA ITU? Membahas tentang positive thinking pastinya tak lepas dari perasaan dan logika manusia yang dapat mencerminkan sikap serta sifat manusia dalam melakukan sesuatu. Secara bahasa sendiri positive thinking dapat di artikan sebagai pola fikir manusia yang diproses secara positif sehingga dapat menghasilkan energi yang positif pula. Apa sih […]

  • Inovasi Kesehatan Berbasis AI, Mahasiswa UMS Sabet Gold Medal di YISF 2026

    Inovasi Kesehatan Berbasis AI, Mahasiswa UMS Sabet Gold Medal di YISF 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026 yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6–9 April 2026. Tim bernama Posturely berhasil meraih medali emas berkat inovasi aplikasi deteksi postur tubuh berbasis kecerdasan buatan. Tim Posturely mengusung produk bertajuk “Posturely: Smart […]

  • BIM University Gelar Kuliah Praktisi, Bahas Peluang Bisnis Global Bersama Sheikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma

    BIM University Gelar Kuliah Praktisi, Bahas Peluang Bisnis Global Bersama Sheikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DENPASAR – Bali International Muhammadiyah (BIM) University kembali menghadirkan program kuliah praktisi dengan tema “From Local Dreams to Global Impacts: Business Insights for a Changing World” yang berlangsung di Multipurpose Hall BIM University, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Sheikh Dr. Reza Abdul Jabbar dan Ustadzah Ummu Khadijah Peggy Melati Sukma, S.Sos., M.H., sebagai narasumber […]

expand_less