SMK Muhammadiyah Sangkulirang Lepas 90 Siswa Kelas XII Tahun 2026
Sebanyak 90 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Sangkulirang resmi dilepas dalam seremoni khidmat di BPU Kantor Camat Sangkulirang, Rabu (6/5/2026), sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru para lulusan.

Suasana haru bercampur bangga mewarnai prosesi pelepasan siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Sangkulirang yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 90 siswa dari empat kompetensi keahlian resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Mereka berasal dari jurusan Agribisnis, Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Akuntansi, serta Administrasi Perkantoran.
Acara ini dihadiri Sekretaris Camat Sangkulirang Suwandi, M.Pd yang mewakili Camat Sangkulirang, anggota DPRD Kutai Timur Sabarudin, S.Ag, jajaran kepala sekolah tingkat SMP dan SMA se-Sangkulirang, unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), para orang tua siswa, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala SMK Muhammadiyah Sangkulirang, H.Samsuddin Haddadde SH.i. dalam sambutannya menegaskan bahwa pelepasan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum awal memasuki kehidupan nyata.
“Kepada seluruh lulusan, apabila memiliki kesempatan hendaknya melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Namun jika memilih masuk dunia kerja, jadilah pekerja profesional dan tetap menjaga nama baik sekolah serta Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa sekolah selama ini berkomitmen menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat.
Prosesi pelepasan berlangsung tertib dan penuh khidmat. Para siswa tampil mengenakan seragam kebanggaan masing-masing jurusan lengkap dengan medali kelulusan.
Tangis haru sejumlah orang tua pecah saat para siswa berdiri berjajar menerima penghormatan dari para guru.
Ketua PCM Sangkulirang, Ustadz Hasyim Abdullah, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai-nilai Pelajar Muhammadiyah.
“Ingat janji Pelajar Muhammadiyah, jangan pernah dikhianati kapan pun dan di mana pun. Jika enam janji itu dijaga dan diamalkan, insyaallah menjadi jalan menuju keberkahan hidup,” katanya.
Menurutnya, karakter adalah modal utama menghadapi tantangan zaman.
Sekretaris Camat Sangkulirang, Suwandi, turut memberikan apresiasi atas kontribusi sekolah dalam mencetak sumber daya manusia daerah.
“SMK Muhammadiyah Sangkulirang telah menunjukkan peran strategis dalam pendidikan vokasi. Kami berharap para lulusan mampu menjadi generasi produktif yang membangun daerah,” tuturnya.
Kegiatan pelepasan juga diisi penampilan seni siswa serta penyematan penghargaan bagi siswa berprestasi.
Bagi para lulusan, momen ini menjadi penanda akhir perjalanan sekaligus awal babak baru untuk melanjutkan cita-cita.(ay.1)



