Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah.
Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati isu kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia, serta aktif dalam kerja-kerja advokasi dan studi tentang agama, demokrasi, dan konflik sosial.
Sesi yang bertajuk ‘Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan sebagai Pilar Pluralisme’ ini, dilaksanakan pada 1 Mei 2026, di Aula Asrama Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta.
Dalam sesi ini, peserta berbagi pengalaman dari daerah masing-masing. Ada yang bercerita tentang penolakan tempat ibadah, ada juga yang mengalami pelarangan kegiatan keagamaan. Dari situ, Ihsan mengajak peserta untuk memahami bahwa setiap orang punya hak untuk memilih dan menjalankan keyakinannya.
“Kalau Tuhan mau, semua orang bisa dijadikan satu agama. Tapi tidak begitu. Karena keyakinan adalah pilihan pribadi,” ujarnya.
Koordinator Sekretariat Bersama Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (Sekber KBB) ini menjelaskan bahwa kebebasan ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga diatur dalam hukum. Salah satunya melalui International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Dalam Pasal 18, disebutkan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, hati nurani, dan beragama atau berkeyakinan.
Sebagai negara yang sudah menyepakati aturan ini, Indonesia seharusnya melindungi hak tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Ihsan, yang juga Direktur Eksekutif PUSAD Paramadina, menjelaskan bahwa kebebasan beragama punya dua bagian: kebebasan dalam hati dan pikiran yang tidak boleh dibatasi, serta praktik keagamaan di ruang publik yang dalam kondisi tertentu bisa diatur.
“Pembatasan boleh ada, tapi tidak boleh melanggar. Harus jelas aturannya, adil, dan tidak pilih-pilih,” tegasnya.
Masalahnya, di lapangan sering terjadi ketidakadilan. Tekanan dari kelompok mayoritas kadang membuat kegiatan kelompok lain dibatasi atau dihentikan. Ini yang kemudian memicu konflik.
Ia juga mengingatkan tentang “perukunan”, yaitu kondisi ketika orang dipaksa untuk terlihat rukun.
“Kalau orang dipaksa rukun, itu bukan kerukunan, tapi perukunan,” ujarnya.
Menurut Ihsan, konflik sebenarnya tidak bisa dihindari dalam masyarakat yang beragam.
“Konflik itu pasti ada. Yang penting adalah bagaimana kita mengelolanya,” tambahnya.
Sesi ini memperkaya pemahaman peserta melalui tiga hal penting. Pertama, kebebasan beragama adalah hak setiap individu yang harus dihormati, tanpa terkecuali. Kedua, pembatasan dalam praktik keagamaan harus dilakukan secara adil dan tidak diskriminatif. Dan ketiga, dalam masyarakat yang beragam, konflik tidak bisa dihindari—tetapi harus dikelola dengan cara yang adil, bukan dengan memaksakan kerukunan.
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi dan Dakwah: Safari Ramadhan PCM Muara Aman Semarakkan PRM Embong

    Silaturahmi dan Dakwah: Safari Ramadhan PCM Muara Aman Semarakkan PRM Embong

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Setelah sukses menggelar Safari Ramadhan perdana di Mushola Al Faruq, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman melanjutkan perjalanan dakwahnya ke Masjid Al-Jihad Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Embong pada Senin, 3 Maret 2025. Safari Ramadhan kali ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, dipimpin oleh koordinator kegiatan, Hambali. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCM […]

  • Dialog Publik Kupas Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial di Era Politik Dinamis

    Dialog Publik Kupas Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial di Era Politik Dinamis

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Dalam upaya menjaga dan merawat nalar kebangsaan dalam kehidupan sosial dan politik, Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP) Jawa Tengah menggelar dialog publik bertajuk “Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial: Deteksi Dini dan Pencegahan Polarisasi di Era Politik yang Dinamis.” Acara yang digelar pada Jumat Selasa, (9/12/2025) di Tentrem Coffee Solo ini menghadirkan sejumlah pembicara […]

  • SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – Setiap kampus memiliki program agar mahasiswanya dapat berguna bagi masyarakat luas. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) merupakan salah satu program yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Malang, program yang menjadi wadah bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah kepada masyarakat dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) yang berada […]

  • Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – 21 Juni 2025, Dalam upaya memperkuat ideologi dan peran strategis kader perempuan muda Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Candipuro menggelar Pelatihan Darul Arqom 1,dengan mengusung tema Optimalisasi Peran Kader untuk Nasyiatul ‘Aisyiyah Berkemajuan. Pada 21–22 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren MBS Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. dalam […]

  • Difabel Ambil Peran dalam Aksi Damai Lintas Iman untuk Keadilan Iklim

    Difabel Ambil Peran dalam Aksi Damai Lintas Iman untuk Keadilan Iklim

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam semangat kesetaraan dan keberlanjutan, kaum muda lintas iman bersama penyandang disabilitas mengambil langkah nyata menuntut keadilan iklim dalam kegiatan Walk for Peace and Climate Justice yang digelar Sabtu (5/7) di Jakarta. Aksi yang diinisiasi oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah, HIDIMU (Himpunan Difabel Muhammadiyah) Pusat, dan GreenFaith ini menegaskan bahwa keadilan iklim bukan […]

  • Resmi Dikukuhkan, 34 Tahun Berkiprah Pimpinan Daerah Aisyiah Kutai Timur Siap Berkontribusi Untuk Masyarakat Luas

    Resmi Dikukuhkan, 34 Tahun Berkiprah Pimpinan Daerah Aisyiah Kutai Timur Siap Berkontribusi Untuk Masyarakat Luas

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SANGATTA – Pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2022 – 2027 dibawah kepemimpinan Maya Meysi Susanti sebagai Ketua, Mardawati MZ sebagai Sekretaris dan Neny Kurniawati sebagai bendahara resmi dikukuhkan oleh Pengurus Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan surat keputusan (SK) nomor 019/SK-PWA/VII/2023. Pengukuhan berlangsung di Ruang Meranti Kantor […]

expand_less