Dosen FEB UMS Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Literasi Akuntansi UMKM

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi pelaku UMKM di Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Integrasi Tri Dharma (HIT) FEB UMS.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Meeting Room Lantai 3 Gedung FEB UMS ini mengangkat tema “Peningkatan Literasi Akuntansi dan Relevansi Informasi Akuntansi untuk Mendukung Keberlanjutan UMKM di Era Digital.” Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pengelola UMKM dari 25 komunitas UMKM di Surakarta.
Ketua tim pengabdian, Dr. Yuni Pristiwati Noer Widianingsih, S.E., M.Si., Dosen FEB Prodi Akuntansi menyampaikan bahwa kegiatan menghadirkan empat narasumber dengan materi yang berfokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM.
Maliyana Nur Wijayanti, Ketua Komisi Tetap UMKM, Kewirausahaan, dan Koperasi KADIN Surakarta sekaligus pelaku usaha, menyampaikan materi “UMKM Cerdas Financial”.
“Penting untuk melakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha serta kebiasaan pencatatan transaksi secara konsisten untuk menjaga kesehatan bisnis,” ujar Yuni, Senin (25/5).
Yuni juga memberikan materi yang membahas urgensi literasi akuntansi bagi UMKM. “Akuntansi tidak hanya sebatas pencatatan, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan, perencanaan modal, pengendalian biaya, dan evaluasi usaha,” ungkapnya.
Selanjutnya, Heppy Purbasari, S.E., Akt., M.M., Dosen FEB Prodi Akuntansi, menyampaikan materi terkait pencatatan akuntansi EMKM berdasarkan PSAK EMKM. Peserta diberikan pemahaman mengenai pencatatan sederhana, pengelompokan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan sesuai standar entitas mikro, kecil, dan menengah.
Sementara itu, Dr. Rochmi Widayanti, S.E., M.Si., Dosen FEB Prodi Bisnis Digital, memaparkan materi “UMKM Naik Kelas dan Berkelanjutan”. Ia menekankan pentingnya adaptasi digital, penguatan model bisnis, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
“Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang terlihat dari aktifnya diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta juga menyampaikan berbagai pengalaman terkait kendala pencatatan keuangan yang selama ini dihadapi. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kebutuhan UMKM yang memiliki karakteristik usaha berbeda-beda,” tambah Yuni.
Melalui kegiatan ini, peserta berharap adanya pelatihan lanjutan yang lebih teknis dan aplikatif agar pelaku UMKM dapat menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara lebih sederhana dan sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata FEB UMS dalam memperkuat literasi akuntansi, pengelolaan keuangan, serta keberlanjutan UMKM di era digital,” pungkasnya.
Kontributor: Fika/Humas
Editor: Nurul Fahri



