Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pendidikan Jasmani FKIP UMS Perkuat Kaderisasi Muhammadiyah melalui Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci

Pendidikan Jasmani FKIP UMS Perkuat Kaderisasi Muhammadiyah melalui Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meneguhkan perannya sebagai ruang strategis pengkaderan Muhammadiyah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di Kampus II UMS, Sabtu (20/6).

Kegiatan yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Jasmani bekerja sama dengan UKM Unit 03 Tapak Suci UMS itu diikuti 213 peserta yang terdiri atas mahasiswa Pendidikan Jasmani semester II dan IV serta anggota UKM Tapak Suci UMS. UKT tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan pesilat, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kaderisasi Muhammadiyah melalui aktivitas akademik dan kemahasiswaan.

Pelaksanaan UKT mencakup tiga aspek utama, yakni ujian ragawi, ujian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta ujian fisik. Ketiga aspek tersebut dirancang secara terpadu untuk membentuk peserta yang tidak hanya unggul dalam keterampilan bela diri, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua Panitia, Afif Dana Maulana, menjelaskan bahwa UKT merupakan bagian penting dalam proses pembinaan dan pengkaderan Tapak Suci.

“UKT ini merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengkaderan Tapak Suci. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengukur kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga membentuk karakter kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak yang baik,” ujarnya, Selasa, (23/6/2026).

Menurut Afif, Tapak Suci tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri semata, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi muda yang berintegritas, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

Senada dengan itu, Dewan Kader Tapak Suci, Ulin Niam An Nashir, menegaskan bahwa seorang pesilat dituntut memiliki karakter yang unggul.

“Kita diingatkan bahwa menjadi seorang pesilat tidak hanya dituntut unggul dalam kemampuan bela diri, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, mental yang kokoh, serta akhlak yang mulia,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP UMS, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., P.Mdy., menegaskan bahwa keberadaan Prodi Pendidikan Jasmani tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan Tapak Suci di lingkungan UMS.

“Berdirinya Program Studi Pendidikan Olahraga yang saat ini menjadi Program Studi Pendidikan Jasmani dipelopori oleh Tapak Suci. Amanah yang dititipkan kepada Pendidikan Jasmani adalah menjadi laboratorium Tapak Suci. Oleh karena itu, UKT ini telah dipersiapkan sejak awal berdirinya program studi sebagai bagian dari proses pengkaderan Muhammadiyah,” jelasnya.

Menurutnya, Prodi Pendidikan Jasmani memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk menjaga serta mengembangkan eksistensi Tapak Suci sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang seni bela diri sekaligus pembinaan karakter generasi muda.

Apresiasi juga disampaikan Ketua LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H. Ia menilai UKT Tapak Suci memiliki nilai strategis karena sejalan dengan arah pengembangan UMS yang menekankan aspek kebermanfaatan dan keberdampakan.

“UKT Tapak Suci menjadi kegiatan yang penting di UMS. Kegiatan ini sejalan dengan program UMS pada periode ini, yaitu mampu memberikan dampak. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga oleh mahasiswa. Proses pengkaderan ini sangat penting, terlebih jika melihat bahwa embrio Pendidikan Jasmani di UMS adalah Tapak Suci,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan pengkaderan semacam ini berkontribusi dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kedisiplinan, semangat pengabdian, serta identitas kemuhammadiyahan yang kuat.

Ketua Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UMS sekaligus dosen pengampu mata kuliah Tapak Suci, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., P.Mdy., menjelaskan bahwa UKT merupakan program yang dirancang secara sistematis sebagai luaran pembelajaran mata kuliah Tapak Suci.

Ketua Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UMS sekaligus dosen pengampu mata kuliah Tapak Suci, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., P.Mdy

“Proses pengkaderan Muhammadiyah yang dilaksanakan di Pendidikan Jasmani merupakan program yang kami susun sebagai luaran mata kuliah. Selain itu, melalui Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci ini diharapkan menjadi salah satu upaya melestarikan budaya bangsa melalui pencak silat, di mana pencak silat merupakan mata kuliah penciri di Program Studi Pendidikan Jasmani,” tegasnya.

Eko menambahkan bahwa integrasi antara proses pembelajaran, pengkaderan Muhammadiyah, dan pelestarian budaya bangsa menjadi karakteristik khas Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UMS.

“Program ini sejalan dengan proses perkuliahan, pengkaderan Muhammadiyah, dan pelestarian budaya bangsa. Dengan pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat ini, kami berharap Program Studi Pendidikan Jasmani dapat menjadi salah satu kawah candradimuka pengkaderan Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta,” imbuhnya.

Menurutnya, pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah diakui dunia mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dengan pembentukan karakter mahasiswa. Nilai disiplin, keberanian, ketangguhan, sportivitas, dan persaudaraan yang diajarkan dalam Tapak Suci diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, serta siap menjadi kader umat, kader bangsa, dan kader Persyarikatan Muhammadiyah. (Fika/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pasuruan – Meski hanya dihadiri kurang dari sepuluh kader, Rapat Kerja I Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gempol yang digelar pada 29–30 November 2025 di SD Muhammadiyah 2 Kejapanan berlangsung penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan progresif untuk kemajuan persyarikatan. Undangan resmi kegiatan ini telah diedarkan sejak 19 November 2025 sebagai bentuk penegasan pentingnya […]

  • Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar agenda Pembekalan Purnastudi Angkatan 2021 pada Jumat (25/4) di Gedung Kampus 2 UMS. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya fase pengabdian para wisudawan pondok di medan dakwah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) […]

  • Dorong Studi Lanjut, Teknik Mesin UMS Terima Kunjungan Edukatif Siswa SMK Negeri 1 Sidayu

    Dorong Studi Lanjut, Teknik Mesin UMS Terima Kunjungan Edukatif Siswa SMK Negeri 1 Sidayu

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan edukatif dari 140 siswa kelas X SMK Negeri 1 Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana Lantai 5 UMS tersebut menjadi bagian dari upaya pengenalan pendidikan tinggi sekaligus pembekalan siswa dalam merencanakan studi lanjut. […]

  • PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK PETANI BIBIT JAMUR BANGUN HARJO, SRAGEN

    PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK PETANI BIBIT JAMUR BANGUN HARJO, SRAGEN

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 462
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Sragen – TIM pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang diketuai oleh Dr. Ambarwati, MSi (pendidikan Biologi FKIP UMS) beserta anggota tim yang terdiri dari: Prof. Muhtadi (Fakultas Farmasi) dan Dra. Suparti, MSi (Pendidikan Biologi FKIP UMS), serta melibatkan  5 mahasiswa dari Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS, melaksanakan pendampingan dan pelatihan digital marketing pada kelompok petani […]

  • Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

    Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ilmu menjadi dasar utama dalam membangun iman, karakter, dan peradaban. Tanpa ilmu, manusia tidak akan mengenal siapa Tuhannya, dan tidak akan mampu membedakan kebenaran dari kebatilan. Penegasan itu disampaikan oleh Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dalam Kajian Tafsir Surat Al-Qalam ayat 17–28. Menurutnya, ilmu harus mengantarkan manusia pada pengakuan terhadap kekuasaan Allah […]

  • Izin Tambang, Upaya Menjebak Ormas Keagamaan

    Izin Tambang, Upaya Menjebak Ormas Keagamaan

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh: Bagas, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Dampak sosial dari perizinan tambang yang akan terjadi akibat Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Batubara pada 30 Mei 2024. Lewat aturan itu, organisasi masyarakat atau ormas keagamaan dapat diprioritaskan sebagai penerima penawaran izin tambang. Sebagaimana yang kita tahu bahkan […]

expand_less