Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja
- account_circle Choiril Amirah Farida
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya dipersiapkan untuk berkarier di bidang pendidikan, tetapi juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai sektor profesional. Pesan tersebut mengemuka dalam Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Moh. Djazman UMS, Kamis (24/9/2026).
Mengusung tema “Menjadi Profesional Masa Depan yang CAKAP: Menguasai Teknologi, Hebat Berinovasi, dan Berkarakter Islami”, kegiatan tersebut diikuti calon wisudawan dari 11 program studi sarjana di lingkungan FKIP UMS.
Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyampaikan bahwa lebih dari 50 persen calon wisudawan pada periode ini meraih predikat cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50. Menurutnya, capaian akademik perlu diimbangi dengan karakter, pengalaman, portofolio, serta kemampuan membangun jejaring.
“Prestasi akademik itu penting, tetapi harus didukung dengan karakter yang kuat, portofolio kerja yang nyata, dan kemampuan membangun kolaborasi,” ungkapnya, Jumat, (25/9/2026).
Ia menjelaskan, jejaring alumni FKIP UMS saat ini telah melampaui 100.000 orang. Sekitar 85 persen di antaranya berkiprah di bidang pendidikan, sedangkan 15 persen lainnya bekerja di berbagai sektor publik dan profesional, termasuk legislatif, kewirausahaan, TNI, dan Polri.
Menurut Anam, keberagaman kiprah alumni tersebut menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FKIP dapat menjadi bekal untuk memasuki berbagai bidang pekerjaan.
Pesan tersebut turut diperkuat oleh alumni Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS angkatan 2021, Muhsin Abdurrahman, S.Pd., yang kini bertugas di Korps Brimob Mabes Polri sekaligus melanjutkan studi magister di UMS.
Dalam pembekalan kepada calon wisudawan, Muhsin mengajak para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang dinamis. Menurutnya, transisi dari kehidupan kampus menuju dunia profesional membutuhkan perubahan pola pikir sekaligus kesiapan untuk terus belajar.
Ia menekankan lima kemampuan yang perlu dimiliki lulusan, yakni komunikasi, kepemimpinan, berpikir kritis berbasis data, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Selain kompetensi tersebut, integritas menjadi fondasi penting dalam menjalankan profesi.

Pemberian Sertifikat kepada Alumni Berdedikasi dan Berprestasi oleh Dekan FKIP UMS, Prof. Anam Sutopo, M.Hum
Sementara itu, Wakil Rektor IV UMS, Prof. Dr. Em Sutrisna, M.Kes., mengingatkan para calon wisudawan agar menjadikan ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi sebagai sarana untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia mencontohkan keteladanan sahabat Nabi Muhammad SAW, seperti Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf, yang meninggalkan manfaat melalui wakaf dan kedermawanan. Menurutnya, ilmu dan kemampuan yang dimiliki seseorang akan memiliki nilai yang lebih panjang ketika digunakan untuk memberikan kemanfaatan bagi orang lain.
“Jangan melihat kelulusan ini sebagai akhir dari perjuangan, tetapi sebagai awal untuk mengabdikan ilmu dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pesannya.
Em Sutrisna juga mengingatkan bahwa lulusan perlu menjaga hubungan dengan orang tua dan menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai bagian dari amal yang terus memberikan manfaat. Pesan tersebut sejalan dengan hadis tentang tiga amal yang pahalanya terus mengalir setelah seseorang meninggal dunia, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.
Dalam kesempatan tersebut, FKIP UMS juga menandai pelepasan calon wisudawan dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan orang tua. Dekan FKIP UMS menyerahkan kembali calon wisudawan kepada Haji Prayitno, ayah dari Zulfa Bayu Indra, lulusan terbaik Program Studi Pendidikan Jasmani asal OKU Timur, Sumatra Selatan.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan berbagai persembahan mahasiswa dan calon wisudawan. Di antaranya Tari Gambyong oleh mahasiswi PGSD, pembacaan Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 103–104, serta atraksi Pencak Silat oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani.
Dua mahasiswa kembar sekaligus atlet Pencak Silat UMS, Dika Dwi Pratama Putra dan Dicky Tri Nugroho Putro, turut tampil dalam atraksi tersebut. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan duet dosen Pendidikan Biologi, Dra. Haryatmi, M.Si., bersama calon wisudawan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Mochammad Khoirul Anwar.
FKIP UMS saat ini juga terus memperluas kesempatan pengembangan akademik melalui enam program magister. Salah satunya S2 Pendidikan Jasmani yang baru diluncurkan pada September 2026.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) secara simbolis, refleksi dan pesan dari wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Biologi, Widya Gita, S.Pd., serta sesi foto bersama calon wisudawan dari masing-masing program studi. (Luth/Fika/Humas)
Editor: Choiril Amirah
- Penulis: Choiril Amirah Farida
Saat ini belum ada komentar