BeritaJatim

Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

KABARMUH.ID, Kediri – Upaya menghidupkan kembali budaya membaca dan berdiskusi terus dilakukan oleh Pegiat Seni Kampung Inggris (PSK). Komunitas yang berbasis di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, ini secara rutin menggelar forum diskusi terbuka bertajuk Bincang Buku Santai setiap dua pekan sekali.

Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi gagasan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga para tutor yang berada di kawasan Kampung Inggris. Diskusi berlangsung di Kedai Kopi Uni, sebuah kedai yang menyediakan ruang khusus bagi komunitas sekaligus menyimpan beragam koleksi buku yang dapat diakses para pengunjung.

Melalui kolaborasi antara Pegiat Seni Kampung Inggris dan Kedai Kopi Uni, agenda literasi ini kembali digelar pada Sabtu (4/7/2026). Pada kesempatan tersebut, peserta mendiskusikan buku Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan karya Herry Sutresna dengan menghadirkan Fajri sebagai pembicara.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan mengajak siapa saja yang memiliki ketertarikan terhadap dunia literasi untuk datang, membaca, berdiskusi, serta saling bertukar pandangan dalam suasana yang santai namun tetap bernas.

Salah satu penggerak komunitas, Rizal Firmansyah Putra Moka, yang juga merupakan kader Muhammadiyah dan saat ini menjadi tutor di salah satu lembaga kursus di Kampung Inggris Pare, menilai bahwa ruang-ruang diskusi semacam ini penting untuk memperkuat budaya intelektual di kawasan pendidikan tersebut.

“Kampung Inggris pada prinsipnya merupakan pusat pendidikan bahasa asing. Tetapi di saat yang sama, ia mesti dibarengi dengan wadah pengembangan keilmuan dan nalar kritis. Pegiat Seni Kampung Inggris dalam hal ini berupaya mengambil peran tersebut seolah turut melengkapi potongan puzzle yang hilang,” ungkap Rizal.

Menurutnya, kemampuan berbahasa seharusnya berjalan beriringan dengan kemampuan berpikir kritis dan kebiasaan membaca. Karena itu, Pegiat Seni Kampung Inggris berkomitmen menghadirkan ruang dialog yang inklusif, sehingga masyarakat tidak hanya belajar bahasa asing, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan melalui diskusi buku.

Melalui kegiatan Bincang Buku Santai yang diselenggarakan secara berkala, komunitas ini berharap budaya literasi di Kampung Inggris terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kehadiran ruang diskusi yang terbuka juga diharapkan mampu mempertemukan berbagai latar belakang peserta untuk saling bertukar ide, pengalaman, serta perspektif terhadap berbagai isu yang diangkat melalui buku-buku pilihan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button