Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim)

 

Memasuki abad kedua Muhammadiyah, muncul berbagai gagasan mengenai model kepemimpinan yang dibutuhkan Persyarikatan. Sebagian menekankan pentingnya profesionalisme, tata kelola modern, dan kompetensi bisnis seiring berkembangnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM). Pandangan tersebut patut diapresiasi, karena Muhammadiyah memang dituntut mengelola aset umat secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun demikian, profesionalisme tidak boleh dipahami sebagai orientasi baru yang menggeser hakikat Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, tajdid, dan pelayanan umat.

 

Dalam berbagai kesempatan, Prof. Dr. Haedar Nashir menegaskan bahwa Islam Berkemajuan bukan sekadar kemajuan material, melainkan kemajuan yang berlandaskan tauhid, melahirkan keadaban, menghadirkan kemaslahatan, dan berpihak kepada kepentingan umat serta kemanusiaan. Karena itu, ukuran kemajuan Muhammadiyah tidak cukup dihitung dari besarnya aset, pertumbuhan usaha, atau surplus keuangan, tetapi juga dari sejauh mana Persyarikatan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

 

Atas dasar itulah, usaha ekonomi Muhammadiyah semestinya dipandang sebagai instrumen dakwah. Orientasinya bukan mengejar keuntungan sebesar-besarnya sebagaimana korporasi, melainkan menciptakan kemaslahatan sebesar-besarnya. Sebuah unit usaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan, memberikan penghidupan yang layak bagi para karyawan, menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka, sekaligus menopang dakwah dan amal usaha Muhammadiyah, sesungguhnya telah mewujudkan nilai Islam Berkemajuan. Keuntungan tetap penting, tetapi ia adalah sarana untuk memperluas manfaat, bukan tujuan akhir.

 

Pemikiran tersebut sejalan dengan penegasan Prof. Haedar Nashir bahwa Muhammadiyah harus menjadi organisasi yang unggul dalam tata kelola, tetapi tidak kehilangan ruh gerakan. Profesionalisme, efisiensi, dan manajemen modern harus selalu berada dalam bingkai amanah, keikhlasan, kolektivitas, dan orientasi ibadah. Muhammadiyah tidak boleh terjebak dalam logika korporasi yang mengukur keberhasilan semata-mata dengan angka-angka finansial, sebab kekuatan utamanya tetap terletak pada misi dakwah pencerahan.

 

Karena itu, kepemimpinan Muhammadiyah pada abad kedua tidak perlu dipertentangkan antara kepemimpinan ideologis dan kepemimpinan profesional. Yang dibutuhkan adalah kepemimpinan amanah berbasis kemaslahatan. Kepemimpinan yang teguh menjaga nilai-nilai Persyarikatan, sekaligus mampu membangun tata kelola yang modern. Kepemimpinan yang memahami bahwa profesionalisme adalah amanah, bukan ambisi; efisiensi adalah ikhtiar, bukan tujuan; dan seluruh amal usaha adalah wasilah untuk menghadirkan kemajuan yang mencerahkan.

Ir. H. Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim)

Muktamar ke-49 hendaknya menjadi momentum untuk memperteguh jati diri Muhammadiyah. Persyarikatan ini tidak dibangun untuk menjadi konglomerasi, melainkan menjadi gerakan Islam yang memajukan kehidupan. Selama setiap kebijakan, setiap aset, dan setiap usaha dikelola dengan amanah demi memperluas kemaslahatan umat, selama itu pula Muhammadiyah akan tetap setia pada cita-cita KH. Ahmad Dahlan dan tetap relevan menghadapi tantangan zaman. Sebab, sebagaimana sering diingatkan Prof. Haedar Nashir, kemajuan Muhammadiyah bukan sekadar menjadi besar, tetapi menjadi besar dalam memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Milad Muhammadiyah Ke-108, Lazismu Kantor Layanan Balikpapan Utara Bagikan 108 Paket Bingkisan Peduli Pendidikan

    Peringati Milad Muhammadiyah Ke-108, Lazismu Kantor Layanan Balikpapan Utara Bagikan 108 Paket Bingkisan Peduli Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, BALIKPAPAN- Sore hari (18/11/2020) sekelompok pemuda-pemudi berseragam putih-oranye nampak sedang membagikan paket bingkisan. Tepat di hari milad Muhammadiyah itu, Lazismu Kantor Layanan Balikpapan Utara menyalurkan bantuan tersebut kepada pihak-pihak yang berhak menerima. Sebanyak 108 paket alat tulis sekolah ditasarufkan kepada para pelajar dan pendidik yang terkena dampak dari pandemi. Acara ini diadakan dalam rangka […]

  • LDK PWM Jawa Tengah Hadirkan Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf

    LDK PWM Jawa Tengah Hadirkan Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah terus berkomitmen dalam memberikan pendampingan bagi para mualaf di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membentuk Muhammadiyah Mualaf Learning Center (MLC), dengan pendekatan berbasis keagamaan yang penuh syukur, ketenangan, dan kebahagiaan. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Amil Zakat, […]

  • KOKAM Cabang Bumiayu terjunkan 40 Perosnil untuk Pengamanan Pengajian Jum’at Kliwon di Lapangan Pruwatan Bumiayu

    KOKAM Cabang Bumiayu terjunkan 40 Perosnil untuk Pengamanan Pengajian Jum’at Kliwon di Lapangan Pruwatan Bumiayu

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – 40 Personil KOKAM Cabang Bumiayu melaksanakan pengamanan Pengajian Rutin PCM Bumiayu di Lapangan SDN 1-3 Pruwatan Bumiayu, Jum’at, (12/7/2024). Komandan KOKAM Daerah Brebes, Edi Rifa’i yang hadiri di Lokasi Pengajian Jum’at Kliwon menyatakan bahwa salah satu tugas KOKAM adalah menjaga semua asset dan kegiatan Muhammadiyah & Aisyiyah dan mengawal dan mendampingi para […]

  • Dosen UMS Soroti Pembangunan IKN: “Jangan Sampai Jadi Legasi Politik yang Dipaksakan”

    Dosen UMS Soroti Pembangunan IKN: “Jangan Sampai Jadi Legasi Politik yang Dipaksakan”

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat, dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyoroti urgensi evaluasi kritis terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai berjalan dalam irama politik yang terlalu terburu-buru. Assoc. Prof. Zilhardi Idris, Ir., MT., DR., dosen Teknik Sipil UMS, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur […]

  • Tim PPK Ormawa IMM Averroes UMS Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan dan Pertanian Cerdas di Desa Jati

    Tim PPK Ormawa IMM Averroes UMS Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan dan Pertanian Cerdas di Desa Jati

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan dua program unggulan di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Kegiatan ini menandai grand launching “Sekolah Perempuan Smartani” dan “Rumah Kebun Farm Pot” yang menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat desa. Acara peresmian […]

  • Kritik atas Kapitalisme-Religius Muhammadiyah

    Kritik atas Kapitalisme-Religius Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Oleh: Agiel Laksamana Putra (Mahasiswa Pascasarjana Studi Agama dan Mistisisme di Iran dan Ketua Bidang Kader PCLN IMM Asia Barat) Tulisan ini adalah kritik terhadap artikel yang dimuat pada media ibtimes.id berjudul “Ideologi Kesejahteraan Muhammadiyah”, terutama mengenai kontradiksi antara semangat religius dan kapitalisme yang diusung sebagai etos Muhammadiyah. Penulis dalam artikel tersebut, secara jujur mengakui […]

expand_less