PWM Kaltim: Lulusan UMKT Harus Jadi Kader Berilmu, Beriman, dan Berkemajuan
PWM Kalimantan Timur menegaskan, UMKT bukan sekadar kampus, melainkan ladang dakwah dan amal usaha strategis Muhammadiyah untuk mencetak kader umat dan bangsa yang berkemajuan.
Samarinda – Wisuda ke-13 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang digelar pada Selasa (14 Oktober 2025) di Convention Hall Sempaja Samarinda bukan hanya seremoni akademik, melainkan juga peristiwa dakwah yang penuh makna bagi Persyarikatan Muhammadiyah Kalimantan Timur.
Suasana khidmat wisuda ke-13 UMKT menjadi saksi kolaborasi antara dunia akademik dan semangat dakwah Muhammadiyah dalam membangun manusia Indonesia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

Dalam suasana penuh syukur dan kebahagiaan, sebanyak 1.433 lulusan dari berbagai program studi resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat UMKT Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah berdirinya UMKT, menandai kiprah kampus ini sebagai salah satu amal usaha pendidikan Muhammadiyah paling produktif di kawasan Kalimantan.
Ketua PWM Kalimantan Timur, KH. Siswanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian UMKT tidak hanya harus disyukuri, tetapi juga dimaknai sebagai amanah besar dalam gerakan dakwah pencerahan.
“Alhamdulillah atas pencapaian UMKT hingga sampai titik sekarang ini. Kepada para wisudawan, jagalah nama baik pribadi, orang tua, keluarga, dan almamater. Dan jangan pernah melupakan Muhammadiyah,” pesan KH. Siswanto.
Ia mengingatkan agar setiap keberhasilan dibalas dengan amal ihsan. “Karena banyak bantuan dari pihak lain, maka mesti dibalas dan disyukuri dengan berbuat ihsan,” ujarnya menekankan nilai keikhlasan dalam beramal.
Sementara itu, Rektor UMKT, Dr. Muhammad Musiyam, M.T., menyampaikan bahwa keberhasilan UMKT bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas seluruh civitas akademika. Tahun ini, UMKT menerima 3.896 mahasiswa baru, meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu hingga menjadi universitas unggul dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar ideologis dan nilai-nilai Islam berkemajuan,” ungkapnya.
Rektor juga berpesan kepada para wisudawan agar memperkuat spiritualitas dan profesionalitas dalam menapaki kehidupan. “IQ bukanlah satu-satunya penentu kesuksesan. Integritas, disiplin, dan kemampuan berinteraksi justru menjadi kunci keberhasilan,” katanya.

Dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hadir Prof. Dr. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang, yang menegaskan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada kualitas SDM. Ia mengajak para lulusan untuk terus belajar ke jenjang lebih tinggi dan memanfaatkan peluang beasiswa.
“Bangsa ini butuh kader yang berilmu dan berakhlak. Jangan berhenti di toga, lanjutkan perjuangan dengan ilmu dan iman,” pesannya.
Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Dr. Muhammad Akbar, menambahkan, lulusan UMKT adalah sarjana sejati yang lahir dari sistem pendidikan yang terstandar dan diakui. Ia juga mengingatkan agar alumni berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Wisuda kali ini menjadi cermin keberhasilan Muhammadiyah Kaltim dalam membangun amal usaha yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak sosial dan spiritual. UMKT menjadi model universitas Islam berkemajuan yang memadukan ilmu, iman, dan amal.
KH. Siswanto menutup dengan pesan dakwah yang menembus hati para lulusan:
“Jadilah kader Muhammadiyah yang membawa manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi umat dan bangsa. Karena ilmu tanpa iman akan kehilangan arah, dan iman tanpa amal tidak akan membawa kemajuan.” (ay.1)



