BeritaJatim

MI MULA Sambut Mahasiswa KKN UMLA, Perkuat Kolaborasi Kader Persyarikatan

KABARMUH.ID, LAMONGAN –  Suasana Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) terasa jauh lebih istimewa pada Rabu (15/7/2026). Di tengah keceriaan dan tawa anak-anak yang baru memulai langkah pertamanya di sekolah, sebuah kunjungan hangat hadir membawa semangat baru.

Pintu madrasah terbuka lebar menyambut kedatangan para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Pertemuan ini buAkan sekadar kunjungan formalitas akademis, melainkan sebuah momen bertemunya sesama kader persyarikatan yang dipenuhi rasa kekeluargaan yang mendalam.

Pelukan Hangat dari Lembaga untuk Sang Penerus

Dengan senyum ramah yang khas, Kepala MI MULA, Ma’in, S.HI., menyambut langsung para mahasiswa di ruang kerjanya. Suasana hangat langsung mencairkan kecanggungan. Di ruangan yang sederhana namun penuh khidmat itu, perwakilan mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan mereka.

Syifa, salah satu mahasiswa KKN UMLA, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan terima kasihnya atas sambutan yang begitu tulus dari pihak madrasah.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak lembaga yang telah berkenan menerima kunjungan ini dengan sangat baik. Selama satu bulan ke depan, kami akan mengabdi di Desa Labuhan, khususnya di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM),” ujar Syifa dengan mata berbinar.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran mereka membawa misi pengabdian yang berfokus pada empat pilar utama: kesehatan, pendidikan, wisata, dan sosial kemasyarakatan.

Harapan Besar untuk Pengabdian yang Bermakna

Mendengar ketulusan niat para mahasiswa, Kepala Madrasah, Ma’in, S.HI., memberikan restu dan doa terbaiknya. Beliau menyapa mereka dengan panggilan akrab dan penuh bapak asuh.

“Selamat datang para mahasiswa KKN UMLA di MI MULA. Semoga perjalanan tugas kampus ini berjalan lancar, sukses, dan yang terpenting membawa keberkahan serta manfaat nyata bagi kalian pribadi, kampus, dan seluruh masyarakat Desa Labuhan,” tutur Ma’in tulus.

Lebih dari sekadar teori di bangku kuliah, Ma’in berharap para mahasiswa dapat menyentuh langsung kehidupan anak-anak di MI MULA. Beliau mengajak mereka untuk berperan aktif mengedukasi wali murid tentang kesehatan lingkungan, sekaligus menjadi mentor bagi anak-anak dalam kegiatan kepanduan Hizbul Wathan, seni Qiroah, hingga seni tari.

Sinergi dan Langkah Nyata untuk Masa Depan

Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi oase di tengah masa transisi siswa baru. Dengan ilmu dan kreativitas yang mereka bawa, proses adaptasi anak-anak dalam program MATAMUDA diyakini akan menjadi jauh lebih menyenangkan, interaktif, dan membekas di hati.

Pertemuan yang singkat tersebut akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama. Kilatan kamera mengabadikan senyum simpul yang terukir di wajah guru, kepala sekolah, dan para mahasiswa. Foto tersebut bukan sekadar dokumentasi atau kenang-kenangan belaka, melainkan simbol dari bersatunya tekad, pengabdian, dan cinta sesama kader Muhammadiyah demi mencerdaskan kehidupan bangsa di ujung Desa Labuhan.

Penulis: Marmulik Hidayah, S.Pd

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button