Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Dampingi Guru PAUD Susun Modul PHBS, Wujudkan Sekolah Sehat Berbasis Nilai Islami

Dosen UMS Dampingi Guru PAUD Susun Modul PHBS, Wujudkan Sekolah Sehat Berbasis Nilai Islami

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Stratifikasi Sekolah Sehat melalui Pendampingan Integratif Penyusunan Modul Ajar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Aisyiyah Laweyan.” Kegiatan berlangsung pada Sabtu (1/8/2026), di KB-TK Aisyiyah Program Unggulan Karangasem, Laweyan, Surakarta dengan diikuti oleh 20 guru dari TK Aisyiyah mitra di wilayah Laweyan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) yang bertujuan meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi Stratifikasi Sekolah Sehat melalui penguatan kapasitas guru dalam menyusun modul ajar PHBS yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Program ini dilaksanakan melalui kemitraan dengan dua satuan PAUD Aisyiyah, yaitu KB-TK Aisyiyah Program Unggulan Karangasem, Laweyan dan TK Aisyiyah Tunggulsari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kedua sekolah dipilih berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan yang menunjukkan bahwa implementasi PHBS telah berjalan dengan baik, namun belum terdokumentasi secara sistematis dalam perangkat pembelajaran maupun dokumen pendukung Stratifikasi Sekolah Sehat. Kondisi tersebut mendorong perlunya pendampingan agar praktik baik yang telah dilakukan sekolah dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sekaligus memenuhi indikator penilaian sekolah sehat.

Ketua Tim P2M, Dr. Junita Dwi Wardhani, M.Ed., menjelaskan bahwa pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai sejak usia dini melalui proses pembelajaran yang terencana dan berkelanjutan.

“Guru PAUD memerlukan perangkat pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek kesehatan, penguatan karakter, serta nilai-nilai keislaman sehingga budaya hidup sehat tidak hanya menjadi kebiasaan sesaat, tetapi tertanam dalam kehidupan sehari-hari anak,” jelas Junita, Kamis (6/8/2026).

Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Junita menyampaikan materi mengenai desain penyusunan Modul Ajar PHBS Berbasis Nilai Islam sebagai strategi implementasi pembelajaran sekaligus pemenuhan dokumen pendukung Stratifikasi Sekolah Sehat. Materi diawali dengan pemaparan mengenai urgensi pendidikan kesehatan sejak usia dini yang perlu dibangun melalui proses pembiasaan, bukan sekadar penyampaian pengetahuan. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran PHBS di PAUD harus dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), kegiatan bermain yang bermakna (meaningful play), serta penguatan karakter Islami.

Guru-guru dikenalkan dengan indikator Sekolah Sehat yang dapat diterjemahkan ke dalam tujuan pembelajaran, aktivitas bermain, proyek sederhana, hingga asesmen perkembangan anak. Dengan demikian, implementasi PHBS tidak lagi bersifat insidental, tetapi menjadi budaya sekolah yang dirancang secara sistematis melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Guru juga diarahkan mengembangkan proyek mingguan bertajuk “Duta PHBS Cilik”, melibatkan orang tua melalui Paspor PHBS, serta menyusun instrumen asesmen autentik berupa observasi, unjuk kerja, portofolio, dan catatan anekdot. Modul yang disusun tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pembelajaran, tetapi juga dirancang menjadi dokumen pendukung penilaian Stratifikasi Sekolah Sehat sehingga mampu menjawab kebutuhan akademik sekaligus administrasi sekolah.

Sebagai bagian dari penguatan implementasi, Junita memperkenalkan berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di satuan PAUD, seperti Sudut PHBS Interaktif, Pohon Amal Sehat, QR Code Edukasi PHBS, Dashboard Sekolah Sehat, serta Gerakan Jumat Sehat Aisyiyah. Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk memperkuat pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, kolaboratif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Selain melibatkan seluruh anggota tim P2M PG-PAUD UMS, kegiatan juga menghadirkan dua narasumber dari UMS, yaitu Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., yang menyampaikan materi mengenai implementasi PHBS serta indikator Sekolah Sehat di PAUD, dan Dr. drg. Ana Riolina, MPH, yang memberikan pemaparan mengenai indikator penilaian Stratifikasi Sekolah Sehat. Kehadiran kedua narasumber tersebut memperkuat substansi pengabdian melalui perspektif kesehatan masyarakat dan kesehatan gigi, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi sekolah sehat di lingkungan PAUD.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan penerapan PHBS di sekolah masing-masing. Guru-guru berbagi pengalaman tentang pembiasaan cuci tangan, pengelolaan sanitasi lingkungan, penguatan karakter hidup sehat, hingga strategi menyusun modul ajar yang sesuai dengan indikator Stratifikasi Sekolah Sehat.

Usai pelatihan, peserta memperoleh pendampingan teknis dalam menyusun struktur modul ajar secara komprehensif. Junita memandu guru menyusun berbagai komponen modul mulai dari identitas modul, tujuan pembelajaran, integrasi ayat Al-Qur’an dan hadis tentang kebersihan, indikator PHBS, pemilihan media pembelajaran yang inovatif, pendekatan Project Based Learning (PjBL), STEAM, experiential learning, hingga penyusunan alur kegiatan pembelajaran memerlukan kurang lebih selama lima hari. (Maysali/Humas)

Editor: Muhamma Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

    Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, Muhammadiyah mendorong pemaknaan baru terhadap ibadah kurban. Tidak hanya sebagai ritual keagamaan yang berlangsung setiap Iduladha, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih minim akses pembangunan. Gagasan tersebut mengemuka […]

  • Ketua PRM Langkap Terpilih Berkomitmen Bangun Sinergi dan Kolaborasi Menuju Dakwah Berkemajuan

    Ketua PRM Langkap Terpilih Berkomitmen Bangun Sinergi dan Kolaborasi Menuju Dakwah Berkemajuan

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Langkap Cabang Bumiayu Daerah Brebes mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) secara bersamaan di MI Muhammadiyah Langkap, Ahad, (8/10/2023 M/22 Rabi’ul Awal 1445 H). Musyran yang mengusung tema “Memajukan Langkap Mencerahkan Semesta” dibuka langsung Ketua PCM Bumiayu, Drs.H.Sukmono dan diikuti oleh 350 peserta. Ketua terpilih […]

  • Prof. Rushami Ikuti Kegiatan Susur Sungai Mahakam Mahasiswa MM UMKT

    Prof. Rushami Ikuti Kegiatan Susur Sungai Mahakam Mahasiswa MM UMKT

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 428
    • 1Komentar

    SAMARINDA, KABARMUH.ID – Wisata susur sungai Mahakam menjadi salah satu daya tarik wisata bagi masyarakat. Tak terkecuali civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT) di Samarinda. Apalagi mereka sedang kedatangan dosen tamu asal negeri jiran Malaysia. Tamu tersebut adalah Prof. Dr. Rushami Zien Yusoff. Beliau merupakan salahsatu Dosen fakultas ekonomi bisnis dan politik magister manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan […]

  • TAHNI’AH BI MAWLIDI RASŪLILLĀH ﷺ

    TAHNI’AH BI MAWLIDI RASŪLILLĀH ﷺ

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.666
    • 0Komentar

    Oleh: Fathurrahman Kamal, Lc., M.S.I, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Peringatan maulid Nabi Agung Muhammad ﷺ merupakan peristiwa budaya, dan bukan ibadah mahdlah. Peristiwa ini mengingatkan kita tentang pencahayaan Ilahi atas kemanusiaan yang tampak dalam risalah kenabian Muhammad ﷺ sebagai penutup dan penyempurna seluruh risalah kenabian yang diturunkanNya di semesta ini. Dengannya Allah Ta’ala […]

  • Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tulungagung menggelar acara Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 pada Ahad (17/5/2026) di Hall Walidah Tulungagung. Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, momentum ini menjadi bukti nyata konsistensi gerakan perempuan berkemajuan yakni ‘Aisyiyah dalam menjawab tantangan zaman melalui aksi-aksi sosial yang konkret. Dihadiri oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang […]

  • Pakar Geofisika Geografi UMS Dorong Tata Ruang Berbasis Risiko Bencana

    Pakar Geofisika Geografi UMS Dorong Tata Ruang Berbasis Risiko Bencana

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ancaman bencana alam di Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor alam, tetapi juga oleh cara manusia menata ruang dan wilayah. Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Annisa Trisnia Sasmi, S.Si., M.T., menegaskan pentingnya penataan ruang berbasis tingkat kerawanan bencana wilayah untuk menekan risiko korban jiwa dan kerugian material di masa depan. Menurutnya, kawasan […]

expand_less