Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surabaya – Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, Muhammadiyah mendorong pemaknaan baru terhadap ibadah kurban. Tidak hanya sebagai ritual keagamaan yang berlangsung setiap Iduladha, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih minim akses pembangunan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Dialog Publik TVMu bertema “Kurban Muhammadiyah Berdampak untuk Negeri” yang digelar Kamis (4/6/2026). Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Muhammadiyah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan Lazismu untuk membahas bagaimana kurban dapat menjadi bagian dari solusi sosial yang berkelanjutan.

Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menjelaskan bahwa kurban memiliki dimensi spiritual dan sosial yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, Al-Qur’an menempatkan perintah kurban berdampingan dengan salat sebagai simbol keseimbangan hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesama.

“Kurban mengajarkan bahwa keimanan yang kuat harus melahirkan manfaat bagi sesama. Karena itu, kurban tidak boleh berhenti pada aspek ritual, tetapi harus mampu menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Kurban sebagai Jalan Dakwah dan Kemandirian Masyarakat

Bagi Muhammadiyah, distribusi hewan kurban bukan sekadar penyaluran bantuan pangan. Kurban juga menjadi sarana memperkuat dakwah, membangun solidaritas sosial, dan menghadirkan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman, perbatasan, maupun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Melalui jaringan dai yang tersebar di berbagai daerah, Muhammadiyah berupaya memastikan manfaat kurban dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh layanan sosial maupun keagamaan.

Arifin menjelaskan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan model dakwah pemberdayaan yang selama ini dijalankan LDK Muhammadiyah. Selain memberikan pembinaan keagamaan, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan berbagai program produktif berbasis potensi lokal seperti peternakan, pertanian, dan penguatan ekonomi keluarga.

“Semangat kurban harus terus hidup sepanjang tahun. Karena itu, dakwah pemberdayaan yang kami lakukan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kurban yang benar-benar berdampak bagi kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa nilai pengorbanan dalam kurban tidak berhenti pada proses penyembelihan hewan semata. Lebih dari itu, kurban dipandang sebagai energi sosial yang mampu menggerakkan perubahan, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan harapan bagi kelompok yang membutuhkan.

Melalui sinergi bersama Lazismu dan berbagai mitra strategis lainnya, Muhammadiyah terus mengembangkan model kurban yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat saat Iduladha, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Minimnya Monitoring Pascastroke, Mahasiswa UMS Sabet Silver Award di MTE 2026

    Atasi Minimnya Monitoring Pascastroke, Mahasiswa UMS Sabet Silver Award di MTE 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Minimnya sistem pemantauan berkelanjutan bagi pasien pascastroke masih menjadi tantangan serius dalam dunia kesehatan. Keterbatasan kontrol terapi di luar fasilitas medis kerap berdampak pada lambatnya pemulihan, rendahnya kepatuhan minum obat, hingga tingginya risiko kondisi darurat yang tidak tertangani dengan cepat. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menghadirkan inovasi digital […]

  • Resmi Dilantik, Pengurus BEM, HIMA, dan UKM FPST UM Kuningan Siap Mengabdi

    Resmi Dilantik, Pengurus BEM, HIMA, dan UKM FPST UM Kuningan Siap Mengabdi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kuningan – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) secara resmi melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi (BEM FPST), Himpunan Mahasiswa FPST (HIMA FPST), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk masa jabatan periode 2025–2026. Acara pelantikan berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Gedung Djarnawi Hadikusuma, Kampus 1 UM Kuningan, dengan dihadiri […]

  • Kembalikan Fungsi Masjid, Mahasiswa HES UMS Ajak Warga Celep Senam dan Menanam

    Kembalikan Fungsi Masjid, Mahasiswa HES UMS Ajak Warga Celep Senam dan Menanam

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Optimalisasi fungsi masjid tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga melalui sebuah aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Tim Program Penelitian dan Pengabdian Ormawa (PPO) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui kegiatan senam dan […]

  • Dukung Gerakan Zero Waste, Tim Pengabdian UMS dan BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan

    Dukung Gerakan Zero Waste, Tim Pengabdian UMS dan BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan” yang berhasil menyulap limbah makanan […]

  • Pakar Bahasa dan Sastrawan Sambut Baik Penjurusan Kembali di SMA

    Pakar Bahasa dan Sastrawan Sambut Baik Penjurusan Kembali di SMA

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan bahwa penjurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa kembali diberlakukan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini dilakukan guna menunjang program Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) sebagai alat ukur capaian pembelajaran siswa yang akurat. […]

  • Sambut Musyda IMM ke-XV, Adityawarman : IMM Milik Bersama!

    Sambut Musyda IMM ke-XV, Adityawarman : IMM Milik Bersama!

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 506
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sulteng – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar Musyawarah Daerah (Musyda)  pada 19 – 21 Juli 2024 mendatang. Perhelatan dua tahunan ini tentu menjadi momen penting, bukan hanya pergantian kepemimpinan formalitas , melainkan  untuk silatulfiqr, bertukar piker dan gagasan. Musyda ke-XV akan dilaksanakan di Kabupaten Donggala Sulawesi […]

expand_less