Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surabaya – Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, Muhammadiyah mendorong pemaknaan baru terhadap ibadah kurban. Tidak hanya sebagai ritual keagamaan yang berlangsung setiap Iduladha, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih minim akses pembangunan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Dialog Publik TVMu bertema “Kurban Muhammadiyah Berdampak untuk Negeri” yang digelar Kamis (4/6/2026). Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Muhammadiyah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan Lazismu untuk membahas bagaimana kurban dapat menjadi bagian dari solusi sosial yang berkelanjutan.

Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menjelaskan bahwa kurban memiliki dimensi spiritual dan sosial yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, Al-Qur’an menempatkan perintah kurban berdampingan dengan salat sebagai simbol keseimbangan hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesama.

“Kurban mengajarkan bahwa keimanan yang kuat harus melahirkan manfaat bagi sesama. Karena itu, kurban tidak boleh berhenti pada aspek ritual, tetapi harus mampu menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Kurban sebagai Jalan Dakwah dan Kemandirian Masyarakat

Bagi Muhammadiyah, distribusi hewan kurban bukan sekadar penyaluran bantuan pangan. Kurban juga menjadi sarana memperkuat dakwah, membangun solidaritas sosial, dan menghadirkan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman, perbatasan, maupun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Melalui jaringan dai yang tersebar di berbagai daerah, Muhammadiyah berupaya memastikan manfaat kurban dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh layanan sosial maupun keagamaan.

Arifin menjelaskan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan model dakwah pemberdayaan yang selama ini dijalankan LDK Muhammadiyah. Selain memberikan pembinaan keagamaan, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan berbagai program produktif berbasis potensi lokal seperti peternakan, pertanian, dan penguatan ekonomi keluarga.

“Semangat kurban harus terus hidup sepanjang tahun. Karena itu, dakwah pemberdayaan yang kami lakukan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kurban yang benar-benar berdampak bagi kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa nilai pengorbanan dalam kurban tidak berhenti pada proses penyembelihan hewan semata. Lebih dari itu, kurban dipandang sebagai energi sosial yang mampu menggerakkan perubahan, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan harapan bagi kelompok yang membutuhkan.

Melalui sinergi bersama Lazismu dan berbagai mitra strategis lainnya, Muhammadiyah terus mengembangkan model kurban yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat saat Iduladha, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa Ramadhan Membentuk Manusia Menjadi Insan Bertaqwa

    Puasa Ramadhan Membentuk Manusia Menjadi Insan Bertaqwa

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Farhan Choirullah, MA (Dosen, Praktisi dan Peneliti Bidang Hukum Islam) Kata takwa secara bahasa dapat diartikan sebagai bentuk rasa takut, hati-hati dan memelihara diri. Dalam bahasa Arab kata taqwa merupakan isim dari kata atqa yang dalam bentuk mashdarnya al-itqa yang diberasal dari kata waqa. al-wiqayah memiliki arti menjaga diri dari sesuatu yang dapat […]

  • Gandeng Education University of Hongkong dan TEFLIN, Muhammadiyah Perkuat Deep Learning Guru Bahasa Inggris

    Gandeng Education University of Hongkong dan TEFLIN, Muhammadiyah Perkuat Deep Learning Guru Bahasa Inggris

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan 6th International Knowledge Transfer Forum. Forum ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru-guru sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Agenda ini mendapatkan antusias yang tinggi dari para guru.  Sebanyak 1000 guru ikut bergabung […]

  • Kukuhkan 4 Doktor Baru Ilmu Hukum UMS, Soroti Dominasi Hukum Adat Perkawinan Muslim Tengger

    Kukuhkan 4 Doktor Baru Ilmu Hukum UMS, Soroti Dominasi Hukum Adat Perkawinan Muslim Tengger

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan empat doktor baru. Dengan demikian, Program Doktor Ilmu Hukum UMS telah melahirkan 107 doktor. Dalam sidang terbuka promosi doktornya, Senin (25/5), Fauziyah Putri Meilinda memaparkan disertasi yang berjudul “Hukum dan Mistisisme: Studi Tentang Perlindungan Hukum Bagi Perkawinan Muslim Tengger Berbasis Profetik”. Penelitian […]

  • Keren, mengenalkan Kepribadian Mahasiswa Muhammadiyah kepada Peserta Baitul Arqam sesi 2

    Keren, mengenalkan Kepribadian Mahasiswa Muhammadiyah kepada Peserta Baitul Arqam sesi 2

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Baitul Arqam diselenggarakan untuk memahami akan makna kader Muhammadiyah itu sendiri. Dan sebagai kader Muhammadiyah perlu adanya penguatan al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dan Baitul Arqam menjadi tempat bekalnya, agar kelak kepribadian sebagai kader Muhammadiyah semakin melekat dan dapat tercapai cita-cita Muhammadiyah yaitu agar terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sabtu-Ahad (28-29/12) agenda Baitul Arqam […]

  • Majelis Akhwat Progresif HMP IQT UMS: Tetap Tangguh Tanpa Kehilangan Identitas

    Majelis Akhwat Progresif HMP IQT UMS: Tetap Tangguh Tanpa Kehilangan Identitas

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta  — Bidang Kajian Qur’an dan Dakwah (KQD) Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Majelis Akhwat Progresif (MAP) pada Selasa, 27 Mei 2025. Acara ini berlangsung di Taman Djazman, Kampus 1 UMS, mengangkat tema “Menjadi Progresif tanpa Kehilangan Identitas: Refleksi Akhwat Zaman Now.” Kegiatan tersebut […]

  • Mahasiswa Asing Program BIPA Kunjungi Laboratorium Karawitan PGSD FKIP UMS, Belajar Gamelan hingga Sinden

    Mahasiswa Asing Program BIPA Kunjungi Laboratorium Karawitan PGSD FKIP UMS, Belajar Gamelan hingga Sinden

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Sebanyak 19 mahasiswa asing peserta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) melakukan kunjungan budaya ke Laboratorium Karawitan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) ums.ac.id pada Senin, 29 Juni 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengenalan budaya dan kesenian tradisional […]

expand_less