67 Warga Kedungsoko Dapat Pengobatan Gratis, KKN 3 UMSura Gandeng PKU Muhammadiyah Kertosono

KABARMUH.ID, NGANJUK — Balai Desa Kedungsoko, Kecamatan Sukomoro, tampak lebih ramai dari biasanya pada Minggu (2/8) pagi. Sejak sebelum kegiatan dimulai, puluhan warga, yang didominasi kelompok lanjut usia (lansia), telah berdatangan untuk mengikuti layanan pengobatan gratis.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Klinik PKU Muhammadiyah Kertosono dengan Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSura) sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Desa Kedungsoko.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB. Setelah pembukaan oleh pembawa acara, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Suasana kemudian semakin khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Jauza Abbiyah, salah satu anggota KKN Kelompok 3.
Memasuki sesi sambutan, kegiatan diawali oleh Ketua Kelompok 3 KKN UMSura, Basman Ubudy. Sambutan berikutnya disampaikan Sekretaris Desa Kedungsoko, Muhammad Taufik, yang hadir mewakili Kepala Desa karena sedang berhalangan.
Sementara itu, dr. Alifah Hasna selaku dokter penanggung jawab dari PKU Muhammadiyah Kertosono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Semoga kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bentuk amalan yang bermanfaat secara sosial dan kesehatan bagi Klinik PKU Muhammadiyah, teman-teman KKN, dan seluruh warga Kedungsoko di dunia, tetapi juga menjadi amalan yang mengalir hingga ke akhirat kelak,” ungkapnya.
Enam Tahapan Pemeriksaan
Setelah acara pembukaan selesai, pelayanan kesehatan langsung dimulai. Sepuluh nomor antrean pertama diproses untuk mengikuti pemeriksaan. Sempat terjadi kendala teknis pada sistem penomoran di awal kegiatan, tetapi panitia KKN Kelompok 3 UMSura segera mengatasinya sehingga pelayanan kembali berjalan tertib.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, setiap warga mengikuti tahapan pemeriksaan secara sistematis, mulai dari:
- Registrasi administratif, berupa pendataan KTP, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat domisili.
- Skrining antropometri, meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar lengan, dan lingkar pinggang.
- Pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui kondisi dan mendeteksi risiko hipertensi.
- Konsultasi medis bersama dokter mengenai keluhan dan kondisi kesehatan warga.
- Pemeriksaan laboratorium dasar, seperti cek darah, apabila terdapat rekomendasi dari dokter.
- Pelayanan farmasi, berupa pemberian obat sesuai resep dokter secara gratis.
Tidak hanya menunggu antrean, mahasiswa KKN juga memanfaatkan waktu dengan memberikan edukasi kesehatan kepada warga. Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran yang tergabung dalam Kelompok 3 KKN UMSura mendatangi warga di ruang tunggu dan berbincang secara langsung mengenai pentingnya menjaga pola makan, mematuhi aturan minum obat, serta menerapkan pola hidup sehat.
Pendekatan tersebut membuat suasana ruang tunggu menjadi lebih interaktif sekaligus memberikan pengetahuan tambahan bagi warga, khususnya para lansia.
Layani 67 Warga
Pelayanan kesehatan dikawal langsung oleh tim medis PKU Muhammadiyah Kertosono yang terdiri atas dr. Alifah Hasna, Akh Fadhil Arsyani, A.Md.Kep., Susi Endah Rahayu, A.Md.Kep., dan tenaga farmasi Intania Cahya Putri, A.Md.Farm.
Hingga pelayanan berakhir, tercatat sebanyak 67 warga mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Sebagian besar peserta merupakan warga lanjut usia.
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kedungsoko, Siti Widayati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai keberadaan mahasiswa KKN UMSura selama kurang lebih satu bulan telah memberikan kontribusi positif dalam berbagai kegiatan masyarakat.
“Terima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah berkolaborasi mengadakan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini. Selama satu bulan ini, adik-adik sudah sangat membantu mengaktifkan kegiatan baik dari pemerintah desa, PKK, hingga Posyandu,” tuturnya.
Siti juga menyampaikan permohonan maaf apabila jumlah peserta dalam kegiatan tersebut belum sesuai harapan. Ia berharap hubungan baik antara mahasiswa KKN dan masyarakat Kedungsoko tetap terjaga.
“Kami sangat senang sudah didatangi oleh adik-adik KKN UMSura. Semoga ke depannya adik-adik semakin sukses dan berhasil menyelesaikan pendidikannya,” pungkasnya.
Tepat pukul 11.45 WIB, seluruh rangkaian pengobatan gratis resmi ditutup. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama tim medis PKU Muhammadiyah Kertosono dan mahasiswa KKN Kelompok 3 UMSura.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa sekaligus upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Kedungsoko.
Editor: Muhammad Farhan



