Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Apa yang Salah dari Belajar Online?

Apa yang Salah dari Belajar Online?

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
  • visibility 1.014
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andi Rezti Maharani*

 

Tahun ini kelak akan dikenang sebagai tahun yang banyak memakan korban. Mulai korban dari pandemi, bencana alam, PHK, demo RUU Cipta Kerja, sekolah online dan masih banyak lagi. Tentu kita berharap agar pandemi ini segera berlalu dan semuanya dapat kembali seperti sedia kala.

Di balik kesedihan dan kesulitan selau ada kemudahan. Allah sendiri yang menjanjikannya. Ingatkah kita surah al-Insyirah ayat 5-6? “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. Istimewa! Kalimat ini diulang sebanyak dua kali sebagai wujud penegasan dari Allah Ta’ala. Then, hikmah yang dapat kita ambil dari pandemi kali ini adalah adanya “The Power of Shabr”. Ketika kesabaran dan keikhlasan kita ditempa dan diuji agar menjadi insan yang lebih kuat. Harapku semoga dengan adanya pandemi ini dapat menaikkan derajat kita di hadapan Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Aamiin Allahumma Aamiin.

Fokus ku kali ini membahas tentang belajar online. Tatap yang tak tetap dan tak tangkap, begitulah kira-kira. Dunia pendidikan ini sedang tak baik-baik saja. Semua seakan nampak salah di mata kita. Maju kena mundur pun lagi-lagi kena. Sampai-sampai dilema antar guru dan siswa. Termasuk dilema sekolah kembali dibuka. Aku pun merasa kinerjaku di rumah tak sebaik kinerja di sekolah. Banyak hal yang menimbulkan pro-kontra. Memicu perdebatan dimana-mana. Beberapa sudut pandang saling berlawanan. Tak mau kalah tapi tak ada juga yang salah. Pada akhirnya semua pihak mencoba mengalah sehingga timbul kalimat “Ya sudah”. Bukan lelah namun mencoba ikhlas dan pasrah.

Kawan, kamu tak sendirian! Aku di sini juga pernah merasa bahwa belajar online itu tak efisien. Banyak di antara teman-temanku yang merasakan pahitnya belajar online. Materi yang diberikan oleh guru tak ada satupun yang mereka pahami. Ketika pembelajaran online dimulai untuk pertama kali, memang berat rasanya. Iya kan? Mulai dari telat absen, telat bangun, telat mengerjakan tugas, sampai terlena dengan banyak hal yang tak bermanfaat. Waktu berjalan begitu cepat meninggalkan kita yang masih dalam problematika yang ada. Tak terasa pula, sekarang sudah masuk bulan ke-8 sistem ini diterapkan.

By the way, aku bersyukur karena di sekolahku sendiri menggunakan sarana aplikasi google classroom, zoom dan google meeting. Pembelajaran tetap dilakukan sama seperti pada hari sekolah. Seluruh siswa dan guru wajib mengikuti, kecuali jika ada uzur yang pasti. Pemerintah pun telah memberikan kemudahan untuk mengakses sarana-sarana tersebut dengan memberikan bantuan  berupa paket data. Tidak hanya untuk para pendidik, anak didik pun turut menerimanya. Anyway, apapun sarana yang diberikan untuk menunjang agar pembelajaran jarak jauh ini berhasil  kita patut mensyukurinya.

But when you feel,

“Kok aku gini-gini terus ya? Pelajarannya kok gak ada yang kupahami? Palajaran gak ada yang masuk di otak! Tugas sama ujian aja aku minta contekan”

Nah, ini waktunya kamu untuk berbenah diri. “Kira-kira apa ya penyebabnya? Apa ada yang salah ya dari cara belajarku?” mari tanyakan pada nuranimu! Kawanku, setelah kutelusuri penyebab dari pertanyaan-pertanyaanmu itu. Aku menangkap satu kesimpulan bahwa di samping niat yang lurus karena Allah.  Terdapat adab yang sangat diperlukan dalam menuntut ilmu. Ya, ADAB! Barangkali ketika proses transfer ilmu antara kamu dan gurumu. Kamu malah asyik makan, tidur-tiduran, main handphone, chattingan dengan teman, tak mendengarkan gurumu, dan tak menggubris perintah gurumu untuk on-cam. Sangat disayangkan, proses transfer ilmu dari gurumu ke kamu gagal hanya karena kamu yang kurang memperhatikan adabmu. For your information nih, bahwasannya ulama-ulama kita terdahulu sebelum mempelajari ilmu, mereka lebih mengutamakan untuk belajar adab. “Al-adabu fauqa al-ilmi”. Ibnul Mubarok rahimahullah -seorang ulama besar yang menghabiskan umur di medan ilmu dan medan perang- pernah mengutarakan “Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun sedangkan mempelajari ilmu selama 20 tahun.”

Berkaca dari ulama-ulama terdahulu tentunya sekarang kita akan merasa bahwa adab sangatlah penting. Terlebih jika ilmu yang kita dapatkan dari guru dapat kita amalkan dengan baik. Ulama 1000 guru di abad 21, yaitu Syaikh Shalih Al ‘Ushaimy juga pernah berkata, “Dengan memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu. Sedikit perhatian pada adab, maka ilmu akan disia-siakan.” Semoga Allah senantiasa menjaga beliau dan memberkahi beliau.

Untuk kesekian kalinya kita tak perlu menganggap pembelajaran online ini suatu kesalahan atau kekeliruan apalagi dalam kondisi seperti ini. Tak ada yang salah dari belajar online meski sebenarnya tak ada yang menginginkannya. Allah Ta’ala bukan tanpa alasan menurunkan bencana serta wabah ini. “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik” (al-Ma’arij ayat 5).

Tugas kita sekarang adalah bersabar dan menaati pemerintah dengan mengikuti sekolah online ini. Sembari tetap dan terus melakukan instrospeksi diri.  Lebih-lebih tatkala terdapat hambatan dalam proses belajar online ini. Tunjukkanlah adab seorang penuntut ilmu dengan cara diam ketika guru menjelaskan. Memperhatikan apa yang disampaikan mereka. Berusaha untuk memahami dan taklupa berikhtiyar untuk mengamalkannya. Kita juga harus menyalakan kamera agar guru mengetahui perkembangan pembelajaran. Jangan lupa untuk mengikat ilmu dengan tulisan. Meminta izin ketika meninggalkan ruang pembelajaran online. Selalu berbaik sangka kepada guru. Jangan malu untuk bertanya dengan memperhatikan tetap memperhatikan adab-adabnya. Eh iya, kalau masuk ruang belajar dan absen usahakan tepat waktu ya.

Kabar yang ku dengar tak lama lagi tepatnya awal tahun 2021, everything’s gonna be back to normal. Kamu pasti sudah sangat merindukan teman-temanmu, ruang kelas dan pastinya kantin. Guru-gurumu juga sudah tak sabar ingin segera bertatap muka langsung denganmu. Jaga kesehatan dan sampai ketemu di sekolah kawan! InsyaaAllah J

*Penulis merupakan santriwati dan anggota IPM pondok pesantren Al-Mujahidin Balikpapan

Editor: MA

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakaf Fenomenal: 388 Juta Rupiah Diterima di Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains!

    Wakaf Fenomenal: 388 Juta Rupiah Diterima di Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains!

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 430
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sragen – Pada Ahad, 31 Maret 2024, suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Dalam acara yang penuh makna ini, tidak hanya menjadi momentum penutup tahun ajaran, tetapi juga menyaksikan keajaiban solidaritas dan kecintaan akan pendidikan. Dengan semangat membara, para tokoh pendidikan seperti “Selamat telah menyelesaikan masa […]

  • Mahasiswa KKNMAS Kelompok 89 Gelar Penyuluhan dan Berbagi Makanan Bergizi di TK Ar-Rahmah

    Mahasiswa KKNMAS Kelompok 89 Gelar Penyuluhan dan Berbagi Makanan Bergizi di TK Ar-Rahmah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan Aisyiyah (KKNMAS) kelompok 89 Desa Maredan Barat mengadakan penyuluhan sekaligus berbagi makanan sehat di TK Ar-Rahmah. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menjelaskan kepada anak-anak perbedaan antara makanan sehat dan tidak sehat. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana melalui metode belajar sambil bermain agar mudah dipahami oleh siswa-siswi […]

  • Penuh Harmoni, Pengajian Pekanan PRM Sidomulyo Anggana Pererat Silaturahmi dan Gelorakan Meneladani Sifat Nabi

    Penuh Harmoni, Pengajian Pekanan PRM Sidomulyo Anggana Pererat Silaturahmi dan Gelorakan Meneladani Sifat Nabi

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 165
    • 0Komentar

        ANGGANA – Suasana khidmat, hangat, dan penuh kekhusyukan mewarnai kegiatan Pengajian Pekanan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidomulyo, Kecamatan Anggana, pada Selasa malam (25/08/2026). Berlokasi di Masjid Mujahiddin Desa Sidomulyo, acara keagamaan ini berlangsung di antara jeda waktu usai Sholat Maghrib hingga menjelang Sholat Isya. Kegiatan ini menjadi momentum berharga yang […]

  • Ramadhan 1442 H: Momentum Aktifnya Kembali Koperasi Thoyyibah Ponpes Al-Mujahidin

    Ramadhan 1442 H: Momentum Aktifnya Kembali Koperasi Thoyyibah Ponpes Al-Mujahidin

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 850
    • 1Komentar

    KABARMUH, Balikpapan – Tepat pada pertengahan Ramadhan 1442 H, bertempat di SMPM 3 Al-Mujahidin diadakan dua agenda  secara bersamaan. Pertama, Pengajian Ramadhan yang diadakan rutin setiap tahunnya oleh Ponpes Al-Mujahidin. Kedua, Sosialisasi kembalinya operasional Koperasi Serba Usaha (KSU) Syariah Thoyyibah. Duduk di tengah-tengah hadirin sekalian, KH. Mas’ud Asyhadi Pimpinan Ponpes Al-Mujahidin. Beliau yang didaulat memberikan […]

  • Kaderisasi? Kebutuhan atau Keharusan ?

    Kaderisasi? Kebutuhan atau Keharusan ?

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    *Oleh : Naufal Febrian Dalam sebuah kisah diterangkan seorang kakek yang sudah tua renta menanam sebuah pohon kurma. Kebetulan pada saat itu, seorang raja lewat dan melihat kakek yang sedang menanam tersebut. Dengan rasa penasaran sang raja bertanya kepada si kakek tentang alasan atau motivasi menanam pohon. Sang raja bertanya seperti itu karena semua orang […]

  • UMS Dorong Perpustakaan Menjadi Pusat Literasi Modern dan Humanis

    UMS Dorong Perpustakaan Menjadi Pusat Literasi Modern dan Humanis

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi unggulan yang menjadikan literasi sebagai fondasi kemajuan. Dalam sambutan hangat saat kunjungan tim asesor dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum., menyampaikan pandangan strategis UMS dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan digital dan […]

expand_less