Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Deklarasi Damai di Halmahera Selatan, Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Lintas Iman

Deklarasi Damai di Halmahera Selatan, Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Lintas Iman

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Halmahera Selatan – Upaya memperkuat solidaritas dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Halmahera Selatan kembali ditegaskan melalui kegiatan Deklarasi Damai Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan pada Senin (6/4) di Kantor Urusan Haji dan Umrah Halmahera Selatan (Halsel).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan Forum Kerukunan Umat Beragama yang sebelumnya berlangsung pada 4 April 2026 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halmahera Selatan, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi masyarakat sipil, termasuk Eco Bhinneka Muhammadiyah yang turut mendukung upaya memperkuat harmoni sosial dan menjaga kebhinekaan di wilayah Halmahera Selatan.

Dalam momentum tersebut, seluruh peserta yang hadir menyampaikan Deklarasi Damai Kerukunan Umat Beragama sebagai bentuk komitmen bersama. Adapun isi deklarasi tersebut sebagai berikut:
DEKLARASI DAMAI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Kami warga Halmahera Selatan yang tergabung dalam bingkai Saruma Kerukunan Umat Beragama, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Kami bertekad menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Kami, umat Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi Obi, bertekad menciptakan suasana damai serta saling menghargai perbedaan pendapat, keyakinan, dan ajaran sesuai dengan kitab suci masing-masing, dalam rangka menjaga Kabupaten Halmahera Selatan yang damai, sejahtera, dan bermartabat.
3. Menegaskan komitmen para tokoh agama dan umat untuk bersama-sama menjalankan kehidupan keagamaan yang berlandaskan pada nilai-nilai kerukunan.
4. Berperan aktif dalam mencegah dan menangkal segala bentuk provokasi serta ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan kekerasan dan perselisihan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya nilai persatuan yang hidup dalam kearifan lokal masyarakat.

“Ada sebuah konsep universal yang mempersatukan kita semua dari berbagai ras dan agama. Secara personal maupun kelompok, kita mengenalnya sebagai ‘rasai dengan saruma’. Nilai ini tidak membedakan agama, karena sebagai manusia sosial, interaksi itu sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sejak dahulu,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Selatan, Hendra Gunawan, menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Tentunya kita tidak menginginkan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban di Halmahera Selatan. Deklarasi damai ini sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif serta menolak isu SARA yang dapat memecah belah. Sejalan dengan semangat ‘saruma’ sebagai satu rumah bagi semua,” tegasnya.

Di sisi lain, Fadila Syahril selaku Focal Point Program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah Halmahera Selatan menegaskan peran strategis pemuda dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial.

“Pemuda merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Deklarasi damai ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas iman dan mendorong aksi nyata di tengah masyarakat. Eco Bhinneka Muhammadiyah melalui Program SMILE siap mendukung dialog, kerja sama, serta aksi nyata lintas komunitas untuk menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa deklarasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebhinekaan serta memperkuat solidaritas lintas iman di Halmahera Selatan.

Kegiatan Deklarasi Damai ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pemangku kepentingan, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan kebhinekaan di Halmahera Selatan.

Melalui deklarasi ini, seluruh pihak yang hadir juga menegaskan komitmen untuk menjaga situasi yang kondusif, memperkuat toleransi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDM Tanggamus Lampung Restui Bikersmu Chapter Tanggamus Lampung Dibentuk.

    PDM Tanggamus Lampung Restui Bikersmu Chapter Tanggamus Lampung Dibentuk.

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tanggamus – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanggamus secara resmi mendukung pembentukan BikersMu Korwil Lampung Chapter Tanggamus. Dukungan ini disampaikan dalam acara Pengajian Bulanan PDM Tanggamus yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhamadiyah Tanggamus, Jalan Lintas Barat Pekon Kota Batu Kecamatan Kota Agung, Tanggamus Lampung, pada Minggu (15/06). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PDM Tanggamus M.Saleh, […]

  • Sekularisasi Agama Normatif: Transformasi Norma Agama dalam Dunia Kedistopiaan

    Sekularisasi Agama Normatif: Transformasi Norma Agama dalam Dunia Kedistopiaan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Ainur Hadi, Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya Sekuler adalah Istilah dalam bahasa Arab yang berarti laa diniyyah atau dunyawiyyah, yaitu sesuatu yang tidak berhubungan dengan agama atau keduniawiaan. Selain itu ada istilah sekularisasi dan sekularisme, sekularisme sendiri adalah proses pemisahan antara agama dan negara atau pemisahan diri dari kekuasaan institusi agama. Istilah […]

  • Dr. KH. M.Saad Ibrahim, MA: Pengukuhan PCM dan PCA Bumiayu Serasa PDM

    Dr. KH. M.Saad Ibrahim, MA: Pengukuhan PCM dan PCA Bumiayu Serasa PDM

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Ribuan Warga Persyarikatan ikuti Tausyiah Pencerahan Dr. KH. M.Saad Ibrahim, MA, Ketua PP Muhammadiyah di hadapan di Halaman Pesantren Modern MBS Bumiayu, Sabtu (2/9/2023). Acara pengukuhan diakhiri dengan Tausiah dan Doa Penutup yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. M.Saad Ibrahim, MA. Dr. KH. M.Saad Ibrahim, MA menyampaikan PCM Bumiayu […]

  • Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

    Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Oleh: Najihus Salam Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Bulan Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender islam yang disebut kalender hijriah. Bulan ini adalah salah satu bulan yang diistimewakan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak keutamaan-keutamaan di bulan ini, salah satunya dalam bulan ini juga Nabi Muhammad SAW banyak melakukan puasa sunnah. Banyak dalil-dalil syar’i yang […]

  • Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” di Ruang Pascasarjana UMS. Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada mahasiswa agar melek […]

  • Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (UKM PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo untuk mengembangkan program pencegahan stunting berbasis keluarga di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Program […]

expand_less