HUT ke-81 RI, Asy-Syifa’ Tanamkan Makna Kemerdekaan sebagai Rahmat Allah

KABARMUH.ID, Jepara— Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengangkat semangat kebangsaan sekaligus menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari pertolongan dan rahmat Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di lingkungan Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo. Momentum kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa serta mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Allah SWT.
Dalam sambutannya, Ustadz Heri Huzairy menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia sesungguhnya merupakan bagian dari rahmat Allah kepada bangsa Indonesia.
“Bahwa kemerdekaan sesungguhnya atas berkat rahmat Allah, kasih sayang Allah kepada bangsa Indonesia. Yang di mana bangsa Indonesia adalah mayoritas kaum muslimin.”
Beliau juga mengingatkan bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidaklah singkat. Bangsa Indonesia pernah mengalami masa penjajahan dan penderitaan yang panjang sebelum akhirnya memperoleh kemerdekaan.
“Allah memberikan rahmatnya dari keterjajahan, dari ketidakbebasan, dari penderitaan selama 3,5 abad, di mana Indonesia dulu pernah dijajah oleh Portugis, pernah dijajah oleh Belanda, dijajah oleh Jepang, dan pernah dijajah oleh tentara sekutu. Oleh karena itu bahwa kemerdekaan sesungguhnya berkat atas Rahmat Allah,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh santri bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga merupakan amanah yang harus disyukuri dan diisi dengan kebaikan. Generasi muda, khususnya santri, memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menuntut ilmu, memperkuat akhlak, serta memberikan kontribusi positif bagi agama dan bangsa.
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah kehidupan pesantren. Semangat nasionalisme diharapkan dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Sebagaimana tema yang terpampang dalam media peringatan kemerdekaan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sejarah, tetapi terus dilanjutkan dengan perjuangan membangun bangsa yang berdaulat, berkeadilan, dan sejahtera.
Kemerdekaan adalah nikmat.
Kemerdekaan adalah amanah.
Dan bagi generasi santri, kemerdekaan adalah kesempatan untuk terus belajar, berjuang, berkhidmat, serta memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
(Fasichu Thoriqul Haq)



