Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
  • visibility 314
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Rambo

Lahir dipelukan Sang Fajar

“From Palu, My Story Begins”

ini adalah awal dari sebuah petualangan,  abadi dalam gambar peristiwa yang akan jadi kenangan. dalam dekapan fajar Kota Palu, dipeluk sunyi di depan rumah sakit ibu dan anak, lahir seorang anak yang bertubuh mungil, dengan tangis lalu menggigil. Sekali lagi, ini awal dari sebuah petualangan. Nyaris dilahirkan di rumah sakit, tapi kenyataan selalu punya warnanya sendiri, maka lahirlah tubuh mungil itu di dalam kendaraan mobil tepat di depan rumah sakit. Itulah sebabnya, ada nama kecil yang dinobatkan padanya, “Topanjayo” yang dalam bahasa Suku Kaili Ledo yang mendiami wilayah teluk Palu berarti penjelajah, pengembara.

“Topanjayo, dengan harapan, kelak akan menjadi pengembara, menjelajahi sudut-sudut Indonesia,” Kata Wanita cantik yang melahirkannya.

Perkataan adalah doa, apalagi diucapkan oleh sosok perempuan yang dengan ketulusan hati, mengandung lalu melahirkan. Terbukti, sudut-sudut Indonesia itu di usia topanjayo yang masih terbilang muda, hampir semua sudah terjamah olehnya. Hanya tersisa satu sudut, yaitu sudut paling timur Indonesia, Pulau Cendrawasih.

Dibesarkan di “Surga” lalu diberi nama Yojo  sebagai bentuk terima kasih orang tua kepada sang pencipta karena telah dititipkan sosok mungil yang kelak menjadi tombak perjuangan keluarga. “Surga” itu adalah singkatan dari nama jalan tempat di mana ia tinggal. Sebab itulah, untuk melengkapi namanya yang hanya satu kata itu, disempurnakanlah menjadi dua kata, Yojo Baraka, yang berarti anak laki-laki yang berkah.  Si paling cepat menerka aroma, enggan untuk berkacamata, sebenarnya kacamata yang enggan padanya karena susah tegak dan nyangkut, ya hidungnya pesek. Tak mau menggantung cita-cita setinggi-tingginya, takut tidak bisa diambil lagi karena tinggi badannya tidak lebih dari seratus lima puluh senti.

Kalau soal fisik, tak mau berbisik-bisik, apa adanya saja. Hidup dalam keterbatasan, bukan hanya fisik, mungkin juga mental, Yojo mencoba keluar dari zona keterbatasan itu. Kemudian mengikrarkan diri sebagai orang yang bebas dan terbang bersama kreativitas untuk menanggalkan batas-batas pengelihatan orang terhadapnya.

Tentara di atas Awan

Berjalannya waktu, membawa manusia ke dalam angan dan cita-citanya masing-masing, tidak terkecuali Yojo. Tumbuh di kaki  gunung yang kerapkali dihantam dengan berbagai pengkerdilan. Dianggap tidak punya masa depan, tidak berhak mengenyam pendidikan, bahkan tidak berhak untuk menjadi sukses. Pengkerdilan itu Sudah menjadi makanan pokok dari pagi hingga petang. Namun, sebagai seorang manusia, yang dalam Al-Qur’an disebutkan punya derajat yang sama di mata Allah, Yojo menjadikan segala bentuk pengkerdilan itu sebagai satu kekuatan baru. Layaknya Nietzsche, seorang Filsuf dan Filolog Jerman yang menjadikan segala benturan dalam hidupnya termasuk rasa sakit yang ia alami sebagai satu inspirasi dan motivasi untuk melahirkan karya-karya yang di kemudian hari bisa mengubah dunia.

Tentara, ya, itu adalah cita-cita Yojo. Kurang lebih ketia ia berusia 11 tahun, dengan tegas mengutarakan cita-citanya itu di sebuah panggung acara wisuda tempat ia belajar membaca Al-Qur’an. Sangat berani dan lantang!. hal yang mengejutkan adalah respon tawa yang menggelegar dari mulut-mulut mereka yang merasa punya. memenuhi ruang tenda terowongan yang panjanganya kurang lebih lima meter. Rasa-rasanya tidak keberetan jika tawa itu merujuk pada postur tubuhnya yang sangat mungil yang tidak memungkinkan untuk menjadi tentara. Lagi-lagi sangat disayangkan, ternyata gelegar tawa itu dilanjutkan dengan kata yang untuk anak usia 11 tahun sangat tidak baik bagi kesehatan mental.

“memangnya mampu, punya apa untuk bisa menjadi tentara?” Suara sumbang dari pojok tenda.

wisuda yang bagi banyak orang adalah momen bahagia, tapi tidak bagi Yojo yang pada waktu itu  dalam keadaan terpuruk, kedua orang tuanya pisah ditambah lagi perkataan yang kurang mengenakkan, Hanya bisa berdiri tegak dengan pandangan kosong di situasi-situasi sulit itu. Sejak saat itu, Yojo menganggap tentara adalah cita-cita yang utopis, sebagaimana Plato dengan pemikiran alam idenya yang beranggapan bahwa yang nyata itu hanya ada di sana, di alam ide.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    Gagas program Holistik IMM Care, IMM Jateng dan IMM DIY Gandeng MPKU PP Muhammadiyah Perkuat Respons Kesehatan dan Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah dan IMM DIY mengadakan pertemuan dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat (MPKU PP) Muhammadiyah. Pertemuan ini membahas integrasi program Medical First Respon (MFR) dan Psychological First Aid (PFA) dalam lingkup agenda Holistik IMM Care. Kabid Kesehatan DPD IMM Jateng, Fu’ad Minan […]

  • Mahasiswa PLP UMS Bimbing Praktikum Ingenhousz di SMA Muhammadiyah PK Kotabarat

    Mahasiswa PLP UMS Bimbing Praktikum Ingenhousz di SMA Muhammadiyah PK Kotabarat

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dalam upaya mewujudkan pembelajaran sains yang interaktif dan berbasis pengalaman, siswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Biologi membimbing langsung kegiatan praktikum fotosintesis Ingenhousz bagi siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kotabarat Surakarta pada Kamis (30/7/2026). Keterlibatan mahasiswa PLP UMS tersebut menjadi bagian […]

  • BAZNAS RI Dukung Pembinaan Mualaf LDK Muhammadiyah di Kulon Progo

    BAZNAS RI Dukung Pembinaan Mualaf LDK Muhammadiyah di Kulon Progo

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah kembali menguatkan komitmennya dalam pendampingan mualaf melalui kegiatan pembinaan rutin yang dilaksanakan di wilayah Kulon Progo. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari BAZNAS RI melalui Program Kemitraan Dakwah untuk Mualaf. Pembinaan mualaf tersebut dilaksanakan secara rutin sepekan sekali, dengan pelaksanaan perdana terdokumentasi pada pekan pertama […]

  • Total Casino – Votre propre divertissement à votre façon au Canada

    Total Casino – Votre propre divertissement à votre façon au Canada

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Total Casino offre un fort contraste entre les jeux traditionnels et l’environnement en ligne moderne. Face à la augmentation de la demande de divertissement disponible, Total Casino propose une vaste gamme de bandits manchots, de jeux de table et de jeux avec croupiers en direct, adaptés à tous les goûts. Grâce à son interface intuitive […]

  • KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 Siap Digelar, Perkuat Ekosistem Usaha Berkemajuan untuk Mendorong Industrialisasi Indonesia

    KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 Siap Digelar, Perkuat Ekosistem Usaha Berkemajuan untuk Mendorong Industrialisasi Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DKI JAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Lembaga Pengembang UMKM PWM DKI Jakarta, dan Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 pada Sabtu, 8 Agustus 2026 di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta. Mengusung tema “Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia”, […]

  • KonPiDa PD IPM Sukoharjo: Setengah perjalanan, semangat pembaharuan, simbol langkah yang terus berputar, meneguhkan arah, dan menorehkan makna.

    KonPiDa PD IPM Sukoharjo: Setengah perjalanan, semangat pembaharuan, simbol langkah yang terus berputar, meneguhkan arah, dan menorehkan makna.

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO — Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Konferensi Pimpinan Daerah (KonPiDa) pada Sabtu, 13 September 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban tengah periode, evaluasi kinerja kepemimpinan, serta penataan ulang struktur kepemimpinan organisasi. Konpicab dihadiri oleh Guntur Subiyantoro, M.Si selaku Wakil Ketua PDM Sukoharjo, H. […]

expand_less