Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menyemai Harapan di MI MULA: Ketika Yayasan, Guru dan Wali Murid Bersatu pada Upacara Bendera HUT RI ke-81

Menyemai Harapan di MI MULA: Ketika Yayasan, Guru dan Wali Murid Bersatu pada Upacara Bendera HUT RI ke-81

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabarmuh.ID, LABUHAN PAGI — Suasana halaman Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 09 Labuhan pagi itu tampak berbeda dari biasanya. Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih yang berkibar gagah di udara segar pesisir, ratusan pasang mata mungil menatap khidmat ke arah tiang bendera. Senin (17/8/2026), upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia digelar penuh haru, ketulusan, dan semangat kolaborasi yang mendalam.

Acara ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana kebersamaan terasa sangat kental karena upacara kali ini melibatkan seluruh elemen madrasah secara langsung. Para Bapak dan Ibu Guru MI MULA mengambil peran penuh dedikasi sebagai petugas upacara, sementara alunan lagu-lagu kebangsaan membumbung tinggi dari barisan paduan suara yang dibawakan oleh pengurus Ikatan Wali Murid Madrasah (Ikwama). Bertindak sebagai pembina upacara yakni Bapak Afid Ali dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Labuhan.

Dalam amanatnya yang menyentuh hati, Bapak Afid Ali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Madrasah, jajaran guru, serta pengurus Ikwama yang telah bekerja keras menyelenggarakan upacara bendera memperingati HUT RI ke-81 ini.

Beliau memantik imajinasi dan mimpi anak-anak dengan pandangan jauh ke depan. Bapak Afid Ali mengajak para siswa untuk senantiasa mengenang dan mengambil pelajaran berharga dari jasa serta pengorbanan para pahlawan bangsa. Berkat perjuangan suci merekalah, generasi hari ini dapat menghirup udara kemerdekaan dengan lapang.

“Dalam mengisi kemerdekaan ini, jagalah api semangat belajar kalian. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk menjadi penerus perjuangan bangsa. Sebab tidak ada yang tahu, mungkin 20 hingga 30 tahun yang akan datang, di antara murid-murid MI MULA yang berdiri di halaman ini, ada yang ditakdirkan menjadi insinyur hebat, dokter dermawan, guru mulia, hingga pejabat publik yang amanah,” tutur Bapak Afid Ali membakar semangat para murid.

Kepala MIM 09 Labuhan, Bapak Ma’in, S.HI, tak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas kelancaran upacara spesial ini. Menurutnya, menyatukan guru, orang tua murid (Ikwama), yayasan, dan seluruh siswa dalam satu barisan khidmat merupakan nikmat yang luar biasa.

“Ini adalah nikmat luar biasa dalam mewujudkan sinergitas nyata untuk membangun madrasah yang lebih baik di masa mendatang. Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dikdasmen & PNF PRM Labuhan, pengurus Ikwama, serta Bapak/Ibu guru yang berpartisipasi aktif dengan dedikasi tinggi demi suksesnya acara ini,” ujar Ma’in penuh rasa bangga.

Pentingnya Generasi Muda Mengisi Kemerdekaan

Mengisi kemerdekaan bagi generasi muda, khususnya para murid Madrasah Ibtidaiyah, bukan lagi tentang mengangkat senjata di medan perang, melainkan bertarung melawan kebodohan dan rasa malas. Pada momen peringatan HUT RI ke-81 ini, kesadaran akan pentingnya menuntut ilmu harus terus ditanamkan sejak dini. Setiap lembar halaman buku yang dibaca dan setiap soal yang diselesaikan merupakan wujud nyata pengorbanan modern untuk menjaga agar panji-panji kemerdekaan tetap berkibar tinggi di tengah tantangan zaman.

Selain tekad belajar yang kuat, pembentukan karakter dan akhlak mulia menjadi benteng utama dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Para siswa dituntut untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa kepedulian sosial, kedisiplinan, dan integritas yang tinggi. Menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, serta berbakti kepada orang tua dan guru adalah langkah konkrit dalam melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa demi melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.

Sinergi antara lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memfasilitasi potensi anak-anak bangsa menuju era Indonesia Emas. Dengan memupuk rasa cinta tanah air dan semangat pantang menyerah di bangku madrasah, para murid sedang disiapkan untuk mengambil peran strategis di berbagai bidang di masa depan. Kemerdekaan yang telah diraih dengan pertumpahan darah ini akan menemukan makna seutuhnya ketika generasi penerus berhasil membawa bangsa Indonesia menjadi lebih maju, beradab, dan bermartabat di mata dunia.

Melalui momentum bersejarah ini, mari bersama-sama memperkuat kolaborasi dan dedikasi dalam mendidik generasi penerus agar api semangat kemerdekaan tak pernah padam di hati para siswa MI MULA.

Penulis: Marmulik Hidayah

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa yang Salah dari Belajar Online?

    Apa yang Salah dari Belajar Online?

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani*   Tahun ini kelak akan dikenang sebagai tahun yang banyak memakan korban. Mulai korban dari pandemi, bencana alam, PHK, demo RUU Cipta Kerja, sekolah online dan masih banyak lagi. Tentu kita berharap agar pandemi ini segera berlalu dan semuanya dapat kembali seperti sedia kala. Di balik kesedihan dan kesulitan selau ada […]

  • Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    Tingkatkan Budaya Keilmuan, IMM Shabran Bedah Buku ‘Laut Bercerita’

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 282
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pimpinan Komisariat Pondok Hajjah Nuriah Shabron mengadakan bedah buku “Biru Laut”yang di tulis oleh Laila Salikha Chudori, acara tersebut berlangsung di Kedai Karta Universitas Muhammmadiya Surakarta (UMS), Sukoharjo, pada Minggu, 3/03/2024. Alfin Nur Ridwan, sebagai pemantik bedah buku berpesan untuk merefleksikan kembali diri kita sebagai […]

  • Bikersmu Chapter Wonosobo Resmi Dikukuhkan

    Bikersmu Chapter Wonosobo Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Wonosobo – Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olah raga (LSBO) PDM Wonosobo Drs. H. Solahudin Honi mengukuhkan Pengurus Bikersmu Charter. Wonosobo disaksikan oleh para penasehat, anggota Pleno PDM, UPP PDM, PCM/PRA se-Kab. wonosobo dan ratusan peserta Pengajian Hari Ber-Muhammadiyah PDM Kabupaten Wonosobo di Gedung Pertemuan AR Fahrudin/GOR SMA Muhammadiyah Wonoskbo pada Ahad Pon (24/8). […]

  • Bikersmu Chapter Kabupaten Tegal : Refleksi Kemerdekaan ke 80 dg Safari Subuh dan Touring Tadabur Alam

    Bikersmu Chapter Kabupaten Tegal : Refleksi Kemerdekaan ke 80 dg Safari Subuh dan Touring Tadabur Alam

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tegal – Dalam rangka peringatan HUT RI ke 80, pada tanggal 17 Agustus 2025, Bikersmu Chapter Kab. Tegal mengadakan safari Qiyamul lail dan sholat subuh Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus muhasabah diri dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan sehari hari yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat secara umum. Kegiatan ini diawali dari […]

  • Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro Sebagai refleksi Milad ke-111 Muhammadiyah, penting untuk merenungkan peran dakwah Muhammadiyah dalam menyentuh akar rumput masyarakat. Organisasi ini, yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912, telah menjalankan peran yang signifikan dalam mengarahkan umat Islam menuju kehidupan yang lebih baik, berlandaskan prinsip-prinsip Islam yang moderat dan inklusif. Dakwah Muhammadiyah bukan […]

  • PWM Bengkulu Gelar Konsolidasi dan Safari Ramadhan di Lebong

    PWM Bengkulu Gelar Konsolidasi dan Safari Ramadhan di Lebong

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu menggelar konsolidasi yang diikuti oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Lebong. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Jihad Muhammadiyah, Muara Aman, pada Rabu, 19 Maret 2025. Konsolidasi ini bertujuan […]

expand_less